Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Dewi Madrim, Permaisuri Bijaksana dan Ibu yang Penuh Cinta

AKURAT.CO Sejarah, Dewi Madrim, putri dari Prabu Mandrapati, raja negara Mandaraka, dan permaisuri Dewi Tejawati, adalah sosok yang kisahnya mempesona dalam mitologi Jawa.
Ia memiliki seorang kakak kandung yang bernama Narasoma, yang kemudian menjadi raja Mandaraka dengan gelar Prabu Salya.
Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu, raja negara Astina, dan menjadi permaisuri kedua yang mendampingi Dewi Kunti.
Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai dua orang putra kembar yang bernama Nakula dan Sadewa.
Dewi Madrim dikenal sebagai wanita yang penuh belas kasih, setia, sabar, dan penuh perhatian terhadap keluarganya.
Akhir dari riwayat Dewi Madrim sangat mengharukan.
Ketika suaminya, Prabu Pandu, meninggal dunia, ia memilih untuk mengikuti tradisi bela pati dengan terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenazah).
Keputusan tersebut menunjukkan kesetiaannya yang tidak tergoyahkan terhadap suaminya.
Setelah kepergiannya, kedua putra kembar Dewi Madrim, Nakula dan Sadewa, yang masih bayi, diasuh oleh Dewi Kunti, ibu mereka yang lain.
Meskipun tak lagi berada di sisi mereka, semangat cinta dan pengabdian Dewi Madrim tetap hidup dalam ingatan dan warisan keluarga kerajaan Astina.
Kisah tentang Dewi Madrim menginspirasi dengan kepribadiannya yang mulia dan pengorbanannya yang besar bagi keluarga.
Sebagai seorang permaisuri, ibu, dan wanita, Dewi Madrim memberikan contoh tentang pentingnya kesetiaan, belas kasih, dan pengabdian dalam menjalani kehidupan.
Ia tidak hanya dikenang sebagai bagian dari mitologi Jawa, tetapi juga sebagai simbol kekuatan wanita yang tangguh dan penuh kasih.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 10Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah








