Sejarah Organisasi Pemuda Jong Java yang Sebelumnya Bernama Tri Koro Dharmo, Cikal Bakal Indonesia Muda

AKURAT.CO, Solo, sebuah kota yang penuh dengan sejarah gemilang, juga menyimpan cerita menarik tentang perkembangan organisasi kepemudaan.
Salah satu organisasi yang memberi warna dalam lembaran sejarah kepemudaan di Solo adalah “Tri Koro Dharmo”, yang kemudian dikenal dengan nama Jong Java.
Baca Juga: Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional, Mbak Ita Dorong Pemberdayaan SDM Unggul yang Bermoral
Awal Mula Berdirinya Jong Java
Tanggal 7 Maret 1915 menjadi tonggak berdirinya Tri Koro Dharmo, sebuah organisasi yang diprakarsai oleh Dr. Satiman Wirjosandjojo, yang kemudian menjabat sebagai ketua.
Misi utama organisasi ini adalah menciptakan tempat latihan bagi calon-calon pemuda nasional.
Mereka dipandang sebagai harapan bangsa, yang akan memimpin Indonesia di masa depan.
Keberanian, semangat patriotisme, dan cinta akan tanah air menjadi pendorong utama di balik pembentukan organisasi ini.
Selain itu, Jong Java juga berupaya mempererat hubungan antarsuku bangsa Indonesia dan memperkukuh persaudaraan di antara mereka.
Baca Juga: Berikut Jadwal Film Baru di Bioskop Semarang Minggu 22 Oktober 2023
Perubahan Nama Menjadi Jong Java
Meskipun awalnya dihadiri oleh murid-murid sekolah menengah dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, organisasi ini kemudian mengalami perubahan signifikan.
Pada kongres I di Solo, 12 Juni 1918, nama organisasi diubah menjadi Jong Java.
Perubahan ini bertujuan agar Jong Java dapat merangkul anggota dari berbagai suku bangsa Indonesia, termasuk Sunda, Madura, dan Bali.
Dengan perubahan ini, Jong Java semakin memperkuat misinya dalam membangun persatuan di Jawa-Raya dan menciptakan rasa cinta akan kebudayaan sendiri di kalangan pemuda.
Baca Juga: Berikut Prakiraan Cuaca Kota Salatiga yang Berlaku Hingga Senin 23 Oktober 2023 Pukul 07.00 WIB
Melahirkan Indonesia Muda
Perjalanan Jong Java tidak berhenti di sana. Setelah setahun menjalankan tugasnya, Komisi Besar Indonesia Muda mengadakan kongres bersejarah pada 30 Desember – 2 Januari 1931, di Gedung Pertemuan Habiprojo, Solo.
Pada upacara yang berlangsung tengah malam, Indonesia Muda resmi didirikan.
Upacara ini menjadi penanda berakhirnya peran Komisi Besar Indonesia Muda.
Nama-nama seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bonds, Pemuda Indonesia, Jong Celebes, dan Sekar Rukun tidak lagi digunakan.
Indonesia Muda menjadi payung besar yang melindungi semangat dan cita-cita organisasi kepemudaan sebelumnya.
Baca Juga: PT ASI Pudjiastuti Aviation Mmebuka Lowongan Pekerjaan, Ditutup Tanggal 31 Oktober 2023
Peninggalan dan Inspirasi
Hingga saat ini, jejak perjalanan Jong Java dan kemudian Indonesia Muda tetap menjadi inspirasi bagi generasi muda Solo.
Semangat persatuan, cinta tanah air, dan kecintaan terhadap kebudayaan sendiri terus ditanamkan dalam hati para pemuda.
Sejarah gemilang ini mengajarkan kita tentang pentingnya kebersamaan, semangat berkarya, dan keinginan untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Dengan mengenang perjalanan gemilang ini, kita diingatkan akan tanggung jawab kita sebagai generasi penerus untuk terus memajukan bangsa, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh para pemuda hebat di masa lalu.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


