Jateng

Sejarah Organisasi Pemuda Jong Java yang Sebelumnya Bernama Tri Koro Dharmo, Cikal Bakal Indonesia Muda

Theo Adi Pratama | 22 Oktober 2023, 11:31 WIB
Sejarah Organisasi Pemuda Jong Java yang Sebelumnya Bernama Tri Koro Dharmo, Cikal Bakal Indonesia Muda

AKURAT.CO, Solo, sebuah kota yang penuh dengan sejarah gemilang, juga menyimpan cerita menarik tentang perkembangan organisasi kepemudaan.

Salah satu organisasi yang memberi warna dalam lembaran sejarah kepemudaan di Solo adalah “Tri Koro Dharmo”, yang kemudian dikenal dengan nama Jong Java.

Baca Juga: Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional, Mbak Ita Dorong Pemberdayaan SDM Unggul yang Bermoral

Awal Mula Berdirinya Jong Java

Tanggal 7 Maret 1915 menjadi tonggak berdirinya Tri Koro Dharmo, sebuah organisasi yang diprakarsai oleh Dr. Satiman Wirjosandjojo, yang kemudian menjabat sebagai ketua.

Misi utama organisasi ini adalah menciptakan tempat latihan bagi calon-calon pemuda nasional.

Mereka dipandang sebagai harapan bangsa, yang akan memimpin Indonesia di masa depan.

Keberanian, semangat patriotisme, dan cinta akan tanah air menjadi pendorong utama di balik pembentukan organisasi ini.

Selain itu, Jong Java juga berupaya mempererat hubungan antarsuku bangsa Indonesia dan memperkukuh persaudaraan di antara mereka.

Baca Juga: Berikut Jadwal Film Baru di Bioskop Semarang Minggu 22 Oktober 2023

Perubahan Nama Menjadi Jong Java

Meskipun awalnya dihadiri oleh murid-murid sekolah menengah dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, organisasi ini kemudian mengalami perubahan signifikan.

Pada kongres I di Solo, 12 Juni 1918, nama organisasi diubah menjadi Jong Java.

Perubahan ini bertujuan agar Jong Java dapat merangkul anggota dari berbagai suku bangsa Indonesia, termasuk Sunda, Madura, dan Bali.

Dengan perubahan ini, Jong Java semakin memperkuat misinya dalam membangun persatuan di Jawa-Raya dan menciptakan rasa cinta akan kebudayaan sendiri di kalangan pemuda.

Baca Juga: Berikut Prakiraan Cuaca Kota Salatiga yang Berlaku Hingga Senin 23 Oktober 2023 Pukul 07.00 WIB

Melahirkan Indonesia Muda

Perjalanan Jong Java tidak berhenti di sana. Setelah setahun menjalankan tugasnya, Komisi Besar Indonesia Muda mengadakan kongres bersejarah pada 30 Desember – 2 Januari 1931, di Gedung Pertemuan Habiprojo, Solo.

Pada upacara yang berlangsung tengah malam, Indonesia Muda resmi didirikan.

Upacara ini menjadi penanda berakhirnya peran Komisi Besar Indonesia Muda.

Nama-nama seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bonds, Pemuda Indonesia, Jong Celebes, dan Sekar Rukun tidak lagi digunakan.

Indonesia Muda menjadi payung besar yang melindungi semangat dan cita-cita organisasi kepemudaan sebelumnya.

Baca Juga: PT ASI Pudjiastuti Aviation Mmebuka Lowongan Pekerjaan, Ditutup Tanggal 31 Oktober 2023

Peninggalan dan Inspirasi

Hingga saat ini, jejak perjalanan Jong Java dan kemudian Indonesia Muda tetap menjadi inspirasi bagi generasi muda Solo.

Semangat persatuan, cinta tanah air, dan kecintaan terhadap kebudayaan sendiri terus ditanamkan dalam hati para pemuda.

Sejarah gemilang ini mengajarkan kita tentang pentingnya kebersamaan, semangat berkarya, dan keinginan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Dengan mengenang perjalanan gemilang ini, kita diingatkan akan tanggung jawab kita sebagai generasi penerus untuk terus memajukan bangsa, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh para pemuda hebat di masa lalu.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.