Jateng

Sakit Kepala, Kenali 3 Jenisnya yang Sering Menyerang Manusia

Theo Adi Pratama | 8 September 2023, 15:00 WIB
Sakit Kepala, Kenali 3 Jenisnya yang Sering Menyerang Manusia

AKURAT.CO Kesehatan - Sakit kepala adalah rasa sakit atau nyeri di kepala yang bisa muncul secara bertahap atau mendadak.

Nyeri akibat sakit kepala dapat muncul di salah satu sisi kepala, terpusat di titik tertentu, atau menyebar hingga ke seluruh bagian kepala.

Sakit kepala bisa terasa ringan hingga berat dan dapat berlangsung beberapa jam hingga berhari-hari.

Karakteristik nyeri pada sakit kepala bisa dari nyeri tajam yang menusuk, nyeri tumpul, nyeri konstan, sampai nyeri yang disertai dengan sensasi berdenyut.

Berikut ada beberapa jenis sakit kepala yang sebaiknya kamu perlu tahu:

Baca Juga: Dirlantas Polda Jateng Siapkan Hadiah Helm Bagi Pengguna Jalan Yang Tertib

A. Sakit Kepala Primer

Sakit kepala primer adalah sakit kepala tanpa terdapat kelainan struktural pada jaringan otak dan jaringan di dalamnya. Macam-macam sakit kepala primer adalah:

Sakit Kepala Tegang (Tension Type Headache)

Jenis sakit kepala ini merupakan jenis yang paling umum.

Sakit kepala tegang cenderung lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.

Durasi dari sakit kepala ini biasanya berlangsung dari 30 menit hingga tujuh hari.

Sifat dari sakit kepala ini terasa berat dan menekan pada seluruh kepala dengan intensitas ringan sampai sedang namun tidak bertambah berat karena aktivitas fisik rutin.

Migrain

Sakit kepala ini merupakan jenis kedua yang paling umum.

Sakit kepala migrain dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa.

Gejala migrain bersifat sakit kepala yang berdenyut-denyut pada satu sisi kepala dengan intensitas sedang sampai berat, juga disertai dengan mual dan muntah.

Baca Juga: Membangun Karir Bersama, Berikut 3 Tips Bisa Bekerja dengan Orang Asing

Sakit Kepala Cluster (Cluster Headache)

Sakit kepala cluster yang termasuk dalam Trigeminal Autonomic Cephalalgias (TACs) juga termasuk ke dalam sakit kepala primer.

Jenis sakit kepala ini jarang terjadi dan biasanya lebih cenderung menyerang pria di akhir usia 20-an, meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa wanita dan anak-anak juga dapat mengalaminya.

Sakit kepala cluster adalah sakit kepala hebat pada mata, atas mata atau samping kepala (satu sisi), atau kombinasi dari ketiga tempat tersebut.

Baca Juga: Bagi yang Ingin Bekerja di Australia, Ada Baiknya Ikuti 3 Tips Berikut Ini

B. Sakit Kepala Sekunder

Sakit kepala sekunder adalah sakit kepala yang terjadi berhubungan dengan gangguan pada otak atau struktur di dalamnya, seperti:

  • Infeksi
  • Trauma kepala dan leher
  • Gangguan pembuluh darah otak dan leher
  • Peningkatan atau penurunan tekanan cairan otak, peradangan non infeksi di dalam kepala, atau tumor di dalam kepala
  • Akibat suatu zat (pajanan, kelebihan, penurunan atau pemberhentian suatu zat)
  • Gangguan metabolisme seperti sakit kepala yang berkaitan dengan kurang O2 dan atau berlebih O2 (hypercapnia). Contohnya pada sleep apnea headache, hipotiroid, hipertensi arteri, serta dialisis dari jantung (cardiac headache)
  • Sakit kepala yang berhubungan dengan gangguan pada kepala, leher, mata, telinga, hidung, sinus, gigi, mulut, dan struktur wajah serta leher lainya. Contohnya Cervicogenic Headache, yaitu sakit kepala yang berhubungan dari nyeri fascia otot, tulang leher (cervical) dan komponennya, diskus (bantalan tulang belakang), dan atau jaringan lunak yang tidak selalu disertai dengan nyeri leher
  • Sakit kepala pada gangguan psikiatri

Baca Juga: Semarang Ambyar 2023 Siap Menghibur Warga Semarang

C. Trigeminal Neuralgia

Trigeminal Neuralgia adalah sakit kepala akibat lesi saraf otak dan nyeri saraf lainnya.

Nyeri yang dicirikan seperti sengatan listrik singkat pada satu sisi wajah dan berulang.

Nyeri berlangsung dalam hitungan detik hingga dua menit, dengan intensitas hebat seperti sengatan listrik, menembak, menusuk, dan tajam dengan frekuensi yang bervariasi dari 1-50 kali per hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.