Tips Parenting: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Kepada Anak Bayi Usia 2 Bulan

AKURAT.CO JATENG - Tips Parenting: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Kepada Anak Bayi Usia 2 Bulan.
Di Indonesia, kematian anak sering dijumpai pada usia neonatal (bayi muda berusia 1 hari hingga 2 bulan) di mana rasionya 19 dari 1.000 anak.
Umumnya penyebabnya adalah masalah medis saat bayi lahir dan juga terserang penyakit. Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk selalu waspada jika bayi menunjukkan tanda bahaya.
Ada berbagai hal yang tidak boleh dilakukan pada bayi 2 bulan, karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan intelegensinya. Apa saja? Simak penjabarannya di bawah ini.
Simak 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Kepada Anak Bayi Usia 2 Bulan.
1. Tidak Memberikan Stimulasi yang Sesuai
Bayi usia 2 bulan sudah memiliki kontrol motorik yang lebih baik dari sebelumnya. Jika Mama perhatikan, ia sudah mulai bisa mendekatkan tangannya ke mulut, sebagai refleks mengisap.
Baca Juga: Jangan Bersedih Hati, Ini 6 Tips Move On Setelah Mengalami Putus Cinta
Perutnya juga semakin kuat saat tummy time lho, Ma. Secara kognitif bayi juga lebih sadar dengan apa yang terjadi di sekitar. Mereka juga mulai tersenyum ketika Mama mengajaknya berinteraksi.
Kemampuan sosial/emosional dan komunikasi si Kecil juga mulai berkembang. Untuk itu, yuk ajak ia berinteraksi dan melakukan kontak mata.
2. Memberikan Makanan Padat
ASI merupakan makanan pokok pada enam bulan pertama kehidupan si Kecil.
Untuk itu meski tubuhnya tampak lebih besar dari sebelumnya, bukan berarti Mama bisa memberikannya makanan padat, ya.
Tenang saja, ASI saja cukup kok untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkannya
3. Melarang Memasukkan Tangannya ke Mulut
Mengapa melarang bayi memasukkan tangannya, merupakan hal yang tidak boleh dilakukan pada bayi 2 bulan.
Ternyata ini bagian dari perkembangan bayi yang meliputi eksplorasi bagian tubuhnya (mulut dan jari), oral teething (menggoyang-goyangkan rahang atau gusinya), dan cara dia menenangkan diri.
Jadi hal ini adalah normal, dan umumnya berlangsung hingga usia anak 3 tahun.
Baca Juga: 5 Tips Parenting Agar Dapat Meningkatkan Kemampuan dan Minat Membaca Anak Anda
4. Jarang Mengganti Popoknya
Ruam popok (diaper dermatitis) menjadi salah satu masalah kulit yang paling umum dialami bayi dan batita.
Itulah mengapa, Mama jangan pernah mengabaikan hal ini dan mengganti popok bayi jika dirasa sudah terlalu basah (BAK) atau segera setelah bayi BAB.
Bayi usia 2 bulan setidaknya butuh mengganti popoknya sebanyak 8 - 10 kali selama 24 jam.
Baca Juga: 5 Tips Parenting Agar Dapat Meningkatkan Kemampuan dan Minat Membaca Anak Anda
5. Melewatkan Imunisasi
Salah satu hal penting yang tidak boleh dilakukan pada bayi 2 bulan adalah melewatkan jadwal imunisasi.
Setiap anak wajib mendapatkan imunisasi sebagai perlindungan dasar dari berbagai risiko penyakit kecuali karena kondisi tertentu.
Di bulan kedua kehidupannya ini, dokter anak mewajibkan vaksinasi bayi. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








