Jateng

Fakta Unik Vibes! Lonjakan Penumpang Turis Asing: Stasiun Yogyakarta Menjadi yang Favorit di Tahun 2024

Theo Adi Pratama | 11 Oktober 2024, 12:00 WIB
Fakta Unik Vibes! Lonjakan Penumpang Turis Asing: Stasiun Yogyakarta Menjadi yang Favorit di Tahun 2024

JATENG.AKURAT.CO, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang kereta api dari kalangan turis mancanegara sepanjang Januari hingga September 2024.

Angka ini menegaskan bahwa sektor transportasi kereta api menjadi pilihan utama bagi wisatawan asing yang menjelajahi Indonesia, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera.

Total turis asing yang menggunakan jasa kereta api mencapai 447.655 orang, meningkat sebesar 8,79% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana tercatat 411.469 penumpang.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Menara Air Bersejarah di Jantung Kota: Toren Lamongan, Jejak Warisan Kolonial yang Masih Berdiri Kokoh

Pertumbuhan Signifikan di Tahun 2024

Anne Purba, Vice President of Public Relations KAI, menyampaikan bahwa lonjakan terbesar terjadi pada bulan Agustus 2024, yang mencatat rekor sebanyak 83.521 penumpang turis asing.

Bulan Juli juga menjadi salah satu bulan dengan angka kunjungan tinggi, mencapai 82.913 penumpang.

Kedua bulan tersebut menandai puncak musim kunjungan turis internasional di Indonesia, bertepatan dengan masa liburan musim panas di banyak negara.

Dalam analisis ini, kenaikan jumlah turis asing yang menggunakan moda transportasi kereta api juga dipengaruhi oleh pemulihan sektor pariwisata pasca-pandemi, serta peningkatan layanan dan fasilitas kereta api di Indonesia.

KAI berhasil menghadirkan berbagai inovasi, mulai dari peningkatan kenyamanan kereta, aksesibilitas stasiun, hingga kemudahan pemesanan tiket secara online yang kini lebih terjangkau bagi turis asing.

Stasiun Yogyakarta Menjadi Primadona

Berdasarkan data yang dirilis, Stasiun Yogyakarta muncul sebagai stasiun dengan keberangkatan turis asing terbanyak di Indonesia pada tahun 2024.

Sebanyak 103.353 turis asing tercatat menggunakan jasa kereta api dari stasiun ini.

Hal ini tentu tak mengherankan mengingat Yogyakarta adalah salah satu destinasi wisata terpopuler di Indonesia, dengan daya tarik utama seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, serta pesona budaya dan sejarahnya yang kental.

Kota Yogyakarta juga dikenal sebagai pusat seni dan budaya, yang kerap menjadi destinasi utama para turis mancanegara.

Selain itu, posisinya yang strategis sebagai titik penghubung antara kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa menjadikan Stasiun Yogyakarta sangat ramai dikunjungi oleh turis, baik yang ingin berwisata maupun melanjutkan perjalanan ke tempat lain.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Menguak Perjalanan Sejarah dan Keunikan Stasiun Sidotopo: Simbol Kebangkitan Perkeretaapian Surabaya

Stasiun Gambir dan Bandung Mengikuti

Selain Yogyakarta, Stasiun Gambir di Jakarta dan Stasiun Bandung di Jawa Barat juga menjadi favorit di kalangan turis asing.

Stasiun Gambir mencatat sebanyak 82.997 penumpang, sementara Stasiun Bandung melayani 48.918 penumpang asing sepanjang tahun 2024.

Kedua stasiun ini berperan penting dalam mobilitas turis yang ingin mengunjungi ibu kota Indonesia dan kota-kota besar di sekitarnya.

Jakarta, sebagai pusat pemerintahan dan bisnis, memiliki daya tarik tersendiri bagi para pelancong asing.

Sedangkan Bandung, dengan udara sejuknya dan daya tarik alamnya, termasuk Lembang dan Kawah Putih, menjadi salah satu tujuan wisata terfavorit.

Dengan akses kereta api yang mudah dari Jakarta, Bandung semakin populer di kalangan turis asing.

Stasiun-Stasiun Penting Lainnya

Selain tiga stasiun besar tersebut, beberapa stasiun lainnya juga mencatat jumlah penumpang turis asing yang signifikan.

Stasiun Pasar Senen di Jakarta melayani 30.363 penumpang, disusul oleh Stasiun Surabaya Gubeng dengan 23.977 penumpang.

Stasiun Malang, yang terkenal dengan pesona alam dan suasana kota yang sejuk, melayani 17.137 turis asing.

Stasiun Semarang Tawang, salah satu pintu gerbang utama menuju Kota Semarang yang memiliki sejarah panjang serta situs-situs wisata seperti Kota Lama dan Lawang Sewu, juga tak ketinggalan mencatat kunjungan turis asing sebanyak 14.978 penumpang.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! 6 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia: Tantangan di Balik Pesona Perkotaan

Kontribusi Kereta Api terhadap Pariwisata

Pertumbuhan jumlah turis asing yang menggunakan kereta api di Indonesia menunjukkan betapa pentingnya moda transportasi ini dalam mendukung sektor pariwisata.

KAI terus berinovasi untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, dan menyenangkan, baik bagi penumpang domestik maupun internasional.

Dengan semakin banyaknya turis asing yang memanfaatkan transportasi kereta api, hal ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal di berbagai daerah.

Stasiun kereta api, terutama di kota-kota wisata seperti Yogyakarta, Bandung, dan Malang, kini tak hanya menjadi tempat transit, tetapi juga menjadi bagian penting dari perjalanan wisata yang menyenangkan.

Prospek di Tahun Mendatang

Melihat tren positif ini, KAI optimis akan terus mengalami peningkatan jumlah penumpang turis asing di masa mendatang.

Selain upaya peningkatan layanan, KAI juga bekerja sama dengan pemerintah dan industri pariwisata untuk mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang dapat diakses melalui jalur kereta api.

Dengan segala keunggulan yang dimiliki, transportasi kereta api di Indonesia semakin menjadi pilihan favorit bagi para wisatawan asing yang ingin menikmati keindahan Indonesia secara efisien, aman, dan nyaman.

Tahun 2024 menjadi tonggak baru bagi pertumbuhan sektor ini, dengan prospek yang cerah di masa mendatang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.