Budaya Klaten yang Penuh Pesona: Fakta Unik tentang Klaten yang Jarang Diketahui dan Bikin Kamu Ingin Mengunjunginya!

JATENG.AKURAT.CO, Sebagai salah satu daerah yang terletak di Jawa Tengah, Klaten menyimpan sejumlah pesona yang mampu membuat kagum siapa pun yang menginjakkan kaki di sana, terutama bagi para pendatang baru.
Berikut adalah sederet fakta unik tentang Klaten yang mungkin tidak banyak diketahui oleh orang-orang, berdasarkan pengalaman seorang warga Klaten yang berbagi di forum Quora:
Etika Parkir yang Mulia:
Meskipun UMR (Upah Minimum Regional) rendah, tidak ada orang yang menjadi tukang parkir di minimarket seperti Indomaret dan Alfamart di Klaten.
Semua pihak menghormati aturan, bahwa parkir di sana adalah gratis, dan tidak ada yang berani mengambil keuntungan dari hal tersebut.
Niat Kerja Tukang Parkir:
Sebagian besar tukang parkir di Klaten adalah orang-orang yang benar-benar memiliki niat untuk bekerja.
Mereka mengamalkan filosofi Jawa "Narimo Ing Pandum Ngalap Berkah", dengan memberikan pelayanan yang ramah dan membantu para pengendara, seperti memberi aba pada mobil saat parkir dan membantu mengeluarkan motor dari tempat parkir yang sempit.
Budaya Ramah Pedagang:
Pedagang di Klaten dikenal ramah dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggannya, baik yang ingin berbelanja atau makan di tempat.
Kehidupan Minggu di Kota Klaten:
Di Klaten Kota, mayoritas penduduknya adalah umat Kristiani. Oleh karena itu, pada hari Minggu pagi gereja ramai dan sebagian besar toko tutup.
Baca Juga: Mencengangkan! Fakta Unik Terungkap di Balik Kisah Monumen Berbahasa Jepang di Candi Mendut
Warung Tetap Buka di Bulan Puasa:
Menariknya, warung makan tetap buka seperti biasa tanpa menutup tirai selama bulan puasa.
Semua orang di sana menghormati pilihan berpuasa atau tidak berpuasa.
Transformasi Plasa Klaten Menjadi Klaten Town Square:
Tempat mejeng para anak muda di Klaten, Plasa Klaten, kini telah direnovasi menjadi Klaten Town Square, menjadi sebuah mal yang bisa dibanggakan.
Tawar-Menawar di Pasar:
Tawar-menawar di pasar Klaten adalah hal yang lumrah, namun strategi yang tepat dibutuhkan untuk mendapatkan harga yang diinginkan.
Kedalaman Bahasa Jawa:
Bahasa Jawa Krama masih menjadi bahasa utama di Klaten, terutama bagi orang-orang dari kalangan priyayi.
Nongkrong di Warung HIK:
Warung HIK (Hidangan Istimewa Klaten) atau angkringan menjadi tempat nongkrong favorit masyarakat Klaten.
Toleransi Beragama yang Tinggi:
Di Klaten, toleransi beragama sangatlah tinggi, dengan keluarga-keluarga yang memiliki beragam keyakinan.
Tradisi Lebaran Jawa:
Lebaran dirayakan oleh sebagian besar penduduk Klaten, tak terbatas pada umat Muslim saja, mengikuti tradisi Lebaran Jawa atau Bakdan.
Keragaman Agama dalam Keluarga:
Keturunan Jawa asli yang menganut agama Katolik atau Protestan pasti memiliki kerabat yang beragama Islam, mengingat leluhur mereka biasanya beragama Muslim atau Hindu.
Kentalnya Budaya Jawa:
Budaya Jawa sangat kental di Klaten, sebagaimana wilayah-wilayah lain di Jawa dengan plat AD dan plat AB.
Dengan segudang fakta unik ini, terlihatlah bagaimana Klaten tidak hanya kaya akan budaya dan tradisi, tetapi juga memiliki masyarakat yang ramah dan memiliki nilai-nilai luhur yang patut diapresiasi.
Bagi siapa pun yang mengunjungi Klaten, pengalaman tak terlupakan akan tercipta di tengah kehangatan dan keramahan masyarakatnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










