Jateng

Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Anggisrana, Legenda Kepala Barisan Raksasa pada Masa Prabu Kalakarna

Theo Adi Pratama | 4 Maret 2024, 15:00 WIB
Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Anggisrana, Legenda Kepala Barisan Raksasa pada Masa Prabu Kalakarna

AKURAT.CO, Dalam mitologi dan legenda Indonesia, terdapat banyak tokoh yang menjadi bagian dari cerita-cerita epik yang menghiasi sejarah nenek moyang kita.

Salah satu di antaranya adalah Anggisrana, kepala barisan raksasa dari negara Awangga pada masa pemerintahan Prabu Kalakarna.

Anggisrana dikenal sebagai sosok yang memiliki keberanian dan keterampilan dalam keprajuritan, namun juga ditakuti karena sifat kejam dan serakahnya.

Anggisrana sendiri digambarkan sebagai seorang raksasa dengan gigi tonggos yang berpangkat tumenggung.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Anila, Tokoh Senapati Perang yang Tangkas dan Gesit

Dia memiliki sifat yang tangkas, trengginas, dan pandai bicara, namun juga seringkali bertindak sesuai dengan kata hatinya sendiri dan cenderung ingin meraih kemenangan untuk dirinya sendiri.

Keterampilannya dalam seni bela diri, khususnya dalam menggunakan senjata gada dan keris, membuatnya menjadi sosok yang ditakuti di medan perang.

Namun, keberadaannya juga membawa ketakutan bagi penduduk di sekitarnya.

Anggisrana dikenal suka merampas harta penduduk dan mengganggu ketenteraman hidup para brahmana.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Dewi Anggraini, Lambang Kesetiaan dan Kebahagiaan Cinta

Kehidupannya yang lebih banyak di perbatasan membuatnya memiliki jiwa yang liar dan tidak terkendali.

Akhir riwayat Anggisrana menjadi sorotan ketika ia tewas dalam sebuah peperangan melawan Arjuna, salah satu tokoh dalam cerita Mahabharata.

Peristiwa itu terjadi ketika keluarga Pandawa membantu Basukarna menyerbu negara Awangga dalam upaya merebut Dewi Surtikanti, putri Prabu Salya, raja Mandaraka yang diculik oleh Prabu Kalakarna.

Kematian Anggisrana menjadi akhir dari kebiadaban dan kekejaman yang dilakukannya selama hidupnya.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Anggada, Kera Berbudaya dalam Epos Ramayana

Meskipun dalam legenda, tokoh ini mungkin hanya sebuah cerita, namun nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti keberanian, keadilan, dan konsekuensi dari perbuatan buruk, tetap menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua.

Anggisrana menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia yang kaya dan menginspirasi.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.