Seruduk Dua Mahasiswi di Semarang, WNA China Sah Jadi Tersangka

Wu Lili
JATENG.AKURAT.CO, Warga Negara Asing (WNA) asal China bernama Wu Lili telah ditetapkan tersangka.
Seperti diketahui, Wu Lili menabrak dua mahasiswi di Jalan Abdulrahman Saleh, Kalibanteng, Semarang Barat, pada 3 Desember 2025 sekitar pukul 22.15 WIB.
Sempat kesulitan menginterogasi Wu Lili karena kendala bahasa, Polrestabes Semarang mengundang penerjemah bahasa mandarin dan berhasil melakukan pemeriksaan.
Wu Lili bekerja di Indonesia dengan tidak memiliki kemampuan bahasa Indonesia dan bahaaa inggris. Hal ini menjadi kendala dalam pemeriksaan.
Namun, Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan setelah penerjemahan rampung dalam proses pemerikaaan, Wu Lili sah ditetapkan sebagai tersangka.
"Sudah tersangka," kata Yunaldi, Jumat (12/12/2025).
Kepala Kanwil Ditjen imigrasi Jawa Tengah Hartono Agus Setiawan mengatakan sudah mencabut izin tinggal Wu Lili WNA Asal China.
Dalam kasus tersebut Ditjen imigrasi hanya memproses izin tinggal, untuk masalah pidana akan tetap dilakukan oleh pihak kepolisian.
"Di stop dulu izin tinggalnya," ujar Haryono.
"Hukumnya tetap berjalan," sambungnya.
Data yang dia peroleh Wu Lili mempunyai izin tinggal untuk bekerja. Namun dia tak menyebutkan tempat kerja WNA tersebut.
"Dia bekerja, mungkin lagi pengen ke semarang," kata Haryono.
Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang Iptu Novita Candra mengatakan, bahwa WNA Asal China tersebut di duga dalam pengaruh minuman keras sehingga menyebabkan kecelakaan.
"Diduga berkendara dalam pengaruh minuman keras atau ber alkohol dan tidak berkonsentrasi," ucap Novita.
Novita menyebut bahwa mobil yang dikendarai Wu Lili sempat oleng ke kanan sebelum menabrak 2 kendaraan mahasiswi. Dalam kecelakaan itu mahasiswi bernama Putri meninggal dunia.
"Mengalami luka pada dada, meninggal dunia dalam perawatan di RS Samsoe Hidajat, Kota Semarang," jelasnya.
Selain itu, Mahasiswi lain bernama Mei asal Kabupaten Pemalang juga menjadi korban kecelakaan tersebut. Beruntung Mei masih bisa selamat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










