Jateng

Seruduk Dua Mahasiswi di Semarang, WNA China Sah Jadi Tersangka

Theo Adi Pratama | 13 Desember 2025, 10:27 WIB
Seruduk Dua Mahasiswi di Semarang, WNA China Sah Jadi Tersangka

Wu Lili

JATENG.AKURAT.CO, Warga Negara Asing (WNA) asal China bernama Wu Lili telah ditetapkan tersangka.

Seperti diketahui, Wu Lili menabrak dua mahasiswi di Jalan Abdulrahman Saleh, Kalibanteng, Semarang Barat, pada 3 Desember 2025 sekitar pukul 22.15 WIB. 

Sempat kesulitan menginterogasi Wu Lili karena kendala bahasa, Polrestabes Semarang mengundang penerjemah bahasa mandarin dan berhasil melakukan pemeriksaan. 

Wu Lili bekerja di Indonesia dengan tidak memiliki kemampuan bahasa Indonesia dan bahaaa inggris. Hal ini menjadi kendala dalam pemeriksaan. 

Namun, Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan setelah penerjemahan rampung dalam proses pemerikaaan, Wu Lili sah ditetapkan sebagai tersangka. 

"Sudah tersangka," kata Yunaldi, Jumat (12/12/2025).

Kepala Kanwil Ditjen imigrasi Jawa Tengah Hartono Agus Setiawan mengatakan sudah mencabut izin tinggal Wu Lili WNA Asal China.

Dalam kasus tersebut Ditjen imigrasi hanya memproses izin tinggal, untuk masalah pidana akan tetap dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Di stop dulu izin tinggalnya," ujar Haryono.

"Hukumnya tetap berjalan," sambungnya.

Data yang dia peroleh Wu Lili mempunyai izin tinggal untuk bekerja. Namun dia tak menyebutkan tempat kerja WNA tersebut.

"Dia bekerja, mungkin lagi pengen ke semarang," kata Haryono.

Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang Iptu Novita Candra mengatakan, bahwa WNA Asal China tersebut di duga dalam pengaruh minuman keras sehingga menyebabkan kecelakaan.

"Diduga berkendara dalam pengaruh minuman keras atau ber alkohol dan tidak berkonsentrasi," ucap Novita.

Novita menyebut bahwa mobil yang dikendarai Wu Lili sempat oleng ke kanan sebelum menabrak 2 kendaraan mahasiswi. Dalam kecelakaan itu mahasiswi bernama Putri meninggal dunia.

"Mengalami luka pada dada, meninggal dunia dalam perawatan di RS Samsoe Hidajat, Kota Semarang," jelasnya.

Selain itu, Mahasiswi lain bernama Mei asal Kabupaten Pemalang juga menjadi korban kecelakaan tersebut. Beruntung Mei masih bisa selamat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.