Modus Haji Furoda, Seorang Ibu Residivis Raup Ratusan Juta Hasil Menipu Jamaahnya di Purworejo

JATENG.AKURAT.CO, Seorang ibu residivis kasus penipuan meraup ratusan juta rupiah dari modus penipuan pemberangkatan haji khusus (Furoda) berbiaya murah di Purworejo.
Hal ini diungkap oleh Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano setelah pihaknya mendapat laporan seorang warga yang merasa tertipu karena tak kunjung diberangkatkan ke Tanah Suci meski telah menyetor ratusan juta rupiah.
Korban bernama Gunawan melaporkan kasus tersebut pada Februari 2022. Pelaku berinisial NS (57), warga Kecamatan Banyuurip, menawarkan paket haji Furoda 2022 senilai Rp160 juta melalui biro travel PT Madani Alam Semesta.
"Pelaku menjanjikan masa tunggu hanya satu setengah tahun. Namun hingga waktu yang dijanjikan, korban tidak diberangkatkan," ungkap Kapolres, Senin (16/6/2025).
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa biro travel tersebut tidak memiliki izin penyelenggaraan haji Furoda dan hanya melayani umrah.
Uang yang disetorkan korban pun digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi, yakni investasi.
Polisi menangkap tersangka pada Senin, 26 Mei 2025. Barang bukti yang diamankan meliputi surat perjanjian pendaftaran haji Furoda tertanggal 23 Maret 2022, serta sejumlah kwitansi pembayaran senilai total Rp152,3 juta.
NS diketahui merupakan residivis kasus penipuan arisan yang divonis 1 tahun 8 bulan penjara pada 2022.
Ia juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Kulon Progo untuk kasus serupa.
"Diduga masih ada korban lain yang belum melapor. Total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," tambah AKBP Andry.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.
Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap penawaran ibadah haji dan umrah yang menjanjikan keberangkatan cepat dengan biaya tak masuk akal.
Masyarakat diminta untuk memverifikasi legalitas biro travel serta memastikan prosedur sesuai ketentuan Kementerian Agama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


