Jateng

Meresahkan, Sebelas Remaja Geng Motor Kalibaru Mistery Diamankan Polrestabes Semarang

Theo Adi Pratama | 3 April 2024, 20:18 WIB
Meresahkan, Sebelas Remaja Geng Motor Kalibaru Mistery Diamankan Polrestabes Semarang

AKURAT.CO, Sebelas Remaja dari Geng Motor Kalibaru Mistery Kota Semarang diamankan oleh Polrestabes Semarang.

Geng tersebut memang berasal dari Kalibaru Timur Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara.

Mereka diamankan oleh petugas dari Satuan Samapta Polrestabes Semarang sekitar pukul 19.00 pada hari Selasa (2/4/2024).

Mereka tengah melakukan konvoi menggunakan sepeda motor dengan mengibarkan bendera warna hitam bertuliskan "Kalibaru Mistery" yang menyebabkan kekhawatiran di kalangan warga dan mengganggu pengguna jalan lainnya.

Baca Juga: Berikut Jadwal Lengkap Liga 3 Putaran Nasional Khusus Klub yang Mewakili Jawa Tengah

Kasat Samapta Polrestabes Semarang, AKBP Tri Wisnugroho Yulianto menyatakan bahwa mereka akan mengadakan buka puasa bersama di warung makan Geprek Endul Jl. Brigjend Katamso Kecamatan Semarang Timur.

"Awalnya laporan tersebut datang dari pemilik warung, ada gerombolan geng motor yang sangat meresahkan dan bikin rusuh," kata AKBP Tri Wisnugroho pada Rabu (3/4/2024).

Setelah melakukan penggerebekan di warung makan Geprek Endul, petugas kepolisian berhasil menangkap 11 orang.

Baca Juga: Cek! Ini Jadwal Operasi Jalur Fungsional Tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulonprogro Ruas Colomadu - Ngawen Klaten di Lebaran 2024

"Mayoritas dari mereka adalah remaja, terdiri dari 3 orang SMP dan 5 orang SMA. Ada juga yang tidak bersekolah dan tidak bekerja," tambahnya.

Mereka dibawa ke Pos Patko Samapta Simpanglima Semarang untuk didata. Hasil pemeriksaan pada pemilik Handphone benar terdapat group bernama "Takjil Bukber Kalibaru 2024" dan tidak ditemukan akan merencanakan tawuran.

Petugas dari Satuan Reserse Kriminal juga terlibat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Satpol PP Kota Semarang Gencarkan Razia PGOT Jelang Lebaran

"Kami melakukan pembinaan fisik, termasuk push up dan sit up, agar memeberikan efek jera agar tidak mengulangi Tindakan yang dapat membahayakan masyarakat sekitar," ucap Kasat Samapta Polrestabes Semarang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.