Jateng

Segera Hapus! 4 Film Populer Ini Bakal Hilang dari HBO Max Per 1 Februari 2026

Theo Adi Pratama | 31 Januari 2026, 13:30 WIB
Segera Hapus! 4 Film Populer Ini Bakal Hilang dari HBO Max Per 1 Februari 2026

JATENG.AKURAT.CO, Kabar kurang menyenangkan datang bagi pelanggan HBO Max. Memasuki awal Februari 2026, platform streaming ini akan menghapus empat film populer dari katalog mereka.

Deretan judul tersebut mencakup film aksi legendaris era 1990-an hingga film horor modern yang sempat menjadi perbincangan global.

Film-film yang akan meninggalkan HBO Max adalah Speed, Midsommar, Misery, dan Kingdom of the Planet of the Apes.

Bagi penggemar Keanu Reeves, Florence Pugh, atau penikmat film thriller psikologis, waktu menonton semakin terbatas.

Keempat judul ini dijadwalkan resmi keluar dari HBO Max pada 1 Februari 2026, sehingga kini menjadi momen terakhir untuk menikmati tayangan tersebut secara streaming.

Daftar Film yang Keluar dari HBO Max Februari 2026

Berikut ulasan singkat empat film besar yang akan meninggalkan HBO Max:

1. Speed (1994) – Aksi Klasik Keanu Reeves

Film Speed karya sutradara Jan de Bont menjadi salah satu film aksi paling ikonik di era 90-an.

Keanu Reeves memerankan Jack Traven, seorang polisi LAPD yang harus menghentikan aksi teror bom di sebuah bus kota.

Bus tersebut akan meledak jika kecepatannya turun di bawah 50 mil per jam, menciptakan ketegangan tanpa henti sepanjang film.

Sandra Bullock tampil sebagai penumpang bus yang secara tak terduga menjadi rekan Traven dalam misi penyelamatan.

2. Midsommar (2019) – Horor Psikologis yang Mengguncang

Disutradarai oleh Ari Aster, film Midsommar menjadi salah satu horor paling dibicarakan dalam dekade terakhir.

Dibintangi Florence Pugh dan Jack Reynor, film ini mengisahkan pasangan muda asal Amerika yang menghadiri festival musim panas sembilan hari di pedesaan Swedia.

Alih-alih liburan, mereka justru terjebak dalam ritual aneh dan kekerasan brutal sebuah sekte pagan.

Film ini dikenal karena visual cerah yang kontras dengan tema horornya yang gelap dan mengganggu.

3. Misery (1990) – Thriller Psikologis Pemenang Oscar

Misery, adaptasi novel Stephen King, disutradarai oleh Rob Reiner dan menjadi salah satu thriller psikologis terbaik sepanjang masa.

Film ini mengikuti kisah Paul Sheldon (James Caan), seorang novelis terkenal yang diselamatkan dari kecelakaan mobil oleh penggemar fanatiknya, Annie Wilkes (Kathy Bates).

Namun, penyelamatan tersebut berubah menjadi mimpi buruk. Peran Kathy Bates bahkan membawanya meraih Oscar berkat penampilan yang ikonik dan menyeramkan.

4. Kingdom of the Planet of the Apes (2024) – Epik Fiksi Ilmiah Modern

Film terbaru dalam waralaba Planet of the Apes ini juga akan meninggalkan HBO Max.

Disutradarai Wes Ball, Kingdom of the Planet of the Apes berlatar bertahun-tahun setelah War for the Planet of the Apes.

Kisahnya mengikuti Noa, seekor simpanse muda, yang melakukan perjalanan bersama seorang manusia bernama Mae untuk menentukan masa depan umat kera dan manusia.

Menariknya, film ini tidak akan sepenuhnya menghilang dari streaming, karena dijadwalkan masuk ke Hulu pada 2 Februari 2026.

Masih Ada Kesempatan Menonton?

Bagi pelanggan HBO Max, keempat film ini masih bisa ditonton hingga 1 Februari 2026.

Setelah tanggal tersebut, hanya Kingdom of the Planet of the Apes yang langsung memiliki rumah streaming baru di Hulu, sementara tiga judul lainnya belum diumumkan akan pindah ke platform mana.

Pergantian katalog adalah hal lumrah di dunia streaming, namun hilangnya Speed, Midsommar, Misery, dan Kingdom of the Planet of the Apes tetap menjadi kehilangan besar bagi HBO Max.

Jika kamu belum sempat menonton atau ingin mengulang film-film ikonik ini, sekarang adalah waktu terakhir sebelum Februari 2026.

Jangan sampai menyesal karena melewatkan film aksi klasik, horor psikologis kontroversial, hingga thriller legendaris yang memengaruhi dunia perfilman hingga hari ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.