Jateng

James Gunn Buka Suara soal Batman DCU, Update The Brave and the Bold Masih Ditahan

Theo Adi Pratama | 20 Januari 2026, 13:00 WIB
James Gunn Buka Suara soal Batman DCU, Update The Brave and the Bold Masih Ditahan

JATENG.AKURAT.CO, Spekulasi soal Batman versi DCU kembali mencuat, terutama terkait casting dan jadwal pengembangan film The Brave and the Bold.

Namun, James Gunn, co-head DC Studios, akhirnya memberikan klarifikasi langsung yang menjawab rasa penasaran penggemar.

Dalam pernyataannya, Gunn menegaskan bahwa update besar soal Batman DCU belum akan diumumkan dalam waktu dekat, dan ada alasan strategis di balik keputusan tersebut.

Bagi penggemar yang menanti kabar aktor baru Bruce Wayne atau perkembangan cerita, jawaban Gunn mungkin terasa mengecewakan.

Namun di sisi lain, pernyataan ini memberi gambaran jelas tentang bagaimana DC Studios membangun semesta barunya dengan lebih hati-hati, terstruktur, dan berjangka panjang.

Alasan Update Batman DCU Masih Ditunda

James Gunn menegaskan bahwa tidak akan ada pengumuman terkait The Brave and the Bold sebelum naskah benar-benar siap dieksekusi.

Menurutnya, update hanya akan datang ketika sudah ada “actionable script” yang matang secara kreatif dan produksi.

Gunn menjelaskan bahwa proses penulisan film bukan ilmu pasti. Sebuah naskah bisa terlihat hampir selesai, lalu di draft berikutnya justru kembali membutuhkan perombakan besar.

Karena itu, DC Studios memilih menahan diri agar tidak memberikan janji atau ekspektasi prematur kepada publik.

“Batsphere” Tidak Ingin Dikaburkan

Salah satu alasan utama penundaan ini adalah keberadaan The Batman Part II garapan Matt Reeves, yang dijadwalkan rilis pada Oktober 2027.

Gunn menegaskan ia tidak ingin “mengaburkan Batsphere”, istilah yang merujuk pada ekosistem Batman secara keseluruhan.

Ia juga memastikan tidak akan ada dua film Batman rilis di tahun yang sama, karena itu berpotensi membingungkan penonton umum dan melemahkan positioning masing-masing film.

Rumor Audisi Batman & Wonder Woman Dibantah

Menanggapi rumor audisi Batman dan Wonder Woman yang ramai beredar sejak 2025, Gunn dengan tegas membantahnya. Ia menyebut semua kabar tersebut sepenuhnya tidak benar.

Penegasan ini sekaligus menutup spekulasi bahwa DC Studios sudah diam-diam memilih pemeran baru Batman DCU.

Untuk saat ini, proyek tersebut masih fokus pada pengembangan cerita, bukan casting.

The Brave and the Bold Akan Datang Setelah The Batman 2

Dari pernyataan Gunn, dapat disimpulkan bahwa The Brave and the Bold kemungkinan besar baru akan rilis cukup lama setelah The Batman 2.

DC Studios tampaknya ingin memberi jarak yang jelas antara Batman versi Matt Reeves dan Batman versi DCU agar masing-masing punya identitas kuat.

Pendekatan ini sejalan dengan strategi DC Studios yang ingin membangun semesta secara organik, bukan terburu-buru demi mengejar jadwal.

Update Proyek DCU Lainnya

Selain Batman, Gunn juga membagikan sedikit update soal proyek DCU lain:

  • Satu proyek DCU sudah di-greenlight, meski belum diumumkan ke publik
  • Dynamic Duo disebut berjalan “sangat, sangat baik”
  • Film Clayface masih berada di tahap director’s cut, dengan produser bersikap hands-off selama proses kreatif sutradara berlangsung

Ini menunjukkan bahwa meski update Batman tertahan, roda pengembangan DCU secara keseluruhan tetap bergerak aktif.

Update terbaru dari James Gunn menegaskan bahwa Batman DCU bukan proyek yang ditunda tanpa arah, melainkan sedang dipersiapkan dengan sangat hati-hati.

DC Studios memilih kualitas cerita dan kejelasan strategi ketimbang pengumuman cepat yang berisiko.

Bagi penggemar, ini berarti penantian yang lebih panjang. Namun jika strategi ini berhasil, The Brave and the Bold berpotensi menjadi fondasi kuat bagi masa depan Batman di DCU—tanpa mengganggu dominasi The Batman versi Matt Reeves.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.