Jateng

Film Horor Legendaris Anaconda (1997) Segera Tinggalkan Netflix Februari 2026

Theo Adi Pratama | 18 Januari 2026, 16:00 WIB
Film Horor Legendaris Anaconda (1997) Segera Tinggalkan Netflix Februari 2026

JATENG.AKURAT.CO, Kabar kurang menyenangkan datang bagi pencinta film horor klasik. Anaconda (1997), film horor ular raksasa yang sempat menjadi ikon akhir 90-an, dipastikan akan meninggalkan Netflix pada Februari 2026.

Informasi ini langsung menyita perhatian publik, terutama generasi 90-an dan Gen Z yang baru mengenal film ini lewat platform streaming.

Disutradarai oleh Luis Llosa, Anaconda pertama kali tayang di bioskop Amerika Serikat pada 11 April 1997.

Film ini dibintangi jajaran aktor papan atas seperti Jennifer Lopez, Jon Voight, Owen Wilson, Ice Cube, dan Eric Stoltz.

Meski menuai kritik sejak awal perilisannya, Anaconda justru tumbuh menjadi film cult favorit yang masih sering dibicarakan hingga sekarang.

Dengan kabar Anaconda akan hengkang dari Netflix, ini menjadi momen terakhir bagi penonton untuk menikmati film horor survival ikonik ini secara streaming.

Baca Juga: 28 Years Later The Bone Temple Akhirnya Tayang, Ini Hal Penting yang Wajib Diketahui

Anaconda Resmi Hapus dari Netflix Mulai Februari 2026

Menurut laporan What’s On Netflix, film Anaconda (1997) akan resmi keluar dari katalog Netflix pada 1 Februari 2026.

Artinya, penonton hanya memiliki waktu terbatas untuk menontonnya sebelum benar-benar menghilang dari platform tersebut.

Kehadiran Anaconda di Netflix selama ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi penikmat film horor lawas dengan nuansa petualangan ekstrem dan monster klasik.

Sinopsis Singkat Anaconda (1997)

Anaconda mengisahkan sekelompok kru dokumenter yang melakukan ekspedisi ke hutan hujan Amazon.

Perjalanan mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika bertemu ular raksasa mematikan yang memangsa siapa pun di jalurnya.

Ketegangan film ini diperkuat oleh karakter antagonis yang manipulatif serta suasana hutan lebat yang menekan secara psikologis.

Performa Box Office: Sukses Secara Finansial

Meski kerap disebut sebagai film horor “campy”, Anaconda terbukti sukses di box office.

Dengan anggaran sekitar 45 juta dolar AS, film ini berhasil meraup pendapatan global sebesar 136,8 juta dolar AS.

Di pasar domestik Amerika Serikat, Anaconda menghasilkan sekitar 65,8 juta dolar AS, sementara pendapatan internasionalnya mencapai 71 juta dolar AS.

Pada pekan pembukaannya saja, film ini mencatatkan pendapatan 16 juta dolar AS, angka yang tergolong kuat untuk film horor saat itu.

Kritik Pedas, Tapi Dicintai Penonton Setia

Sayangnya, kesuksesan finansial tersebut tidak sejalan dengan respons kritikus.

Di Rotten Tomatoes, Anaconda hanya mencetak skor 41 persen di Tomatometer. Sementara dari sisi penonton, Popcornmeter bahkan menunjukkan angka 24 persen.

Namun seiring berjalannya waktu, Anaconda justru mendapatkan status cult classic.

Gaya horor berlebihan, CGI khas era 90-an, serta dialog ikonik membuat film ini tetap dikenang dan ditonton ulang hingga kini.

Koneksi dengan Reboot Anaconda 2025

Popularitas Anaconda kembali meningkat setelah hadirnya reboot Anaconda 2025 yang dibintangi Paul Rudd dan Jack Black.

Menariknya, Jennifer Lopez dan Ice Cube turut muncul sebagai cameo, menjadi nostalgia manis bagi penggemar film original.

Sutradara reboot, Tom Gormican, mengungkapkan kepada Variety pada Desember 2025 bahwa kehadiran para bintang lama sudah direncanakan sejak awal.

Ia menyebut keterlibatan mereka sebagai bentuk “restu” terhadap versi terbaru Anaconda.

Wajib Nonton Sebelum Terlambat

Dengan jadwal penghapusan yang sudah ditetapkan, Anaconda (1997) menjadi tontonan wajib sebelum benar-benar hilang dari Netflix.

Terlepas dari kritik, film ini adalah bagian penting dari sejarah film horor monster dan budaya pop 90-an.

Jika kamu pencinta film horor klasik, monster movie, atau sekadar ingin nostalgia, pastikan menonton Anaconda sebelum 1 Februari 2026.

Jangan sampai menyesal karena melewatkan salah satu film horor paling ikonik sepanjang masa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.