Review Film Horor Pasar Setan: Ketika Sebuah Mitos Menjadi Teror Mengerikan di Layar Lebar

AKURAT.CO, Ketika kita membayangkan sebuah pasar, biasanya yang terlintas dalam pikiran adalah keramaian kegiatan jual-beli antara pedagang dan pembeli.
Namun, bagaimana jika pasar tersebut tidak terletak di tengah pemukiman masyarakat dan transaksinya melibatkan makhluk tak kasat mata? Premis itulah yang ingin diangkat oleh film horor bertajuk "Pasar Setan".
Kisah dalam "Pasar Setan" dimulai dengan karakter seorang perempuan bernama Rani (diperankan oleh Michelle Tahalea), seorang perwira polisi yang ditugaskan untuk menangani kasus pembunuhan di sebuah hutan terlarang.
Baca Juga: Film Horor A Quiet Place Day One - Memulai Petualangan Penuh Kengerian di Kota Sunyi Senyap
Alur cerita semakin berkembang ketika kasus ini melibatkan seorang vlogger terkenal bernama Tamara (diperankan oleh Audi Marissa), yang terlibat dalam mengunggah video horor palsu.
Tak ingin reputasinya merosot, Tamara dan tiga temannya memutuskan untuk mengambil langkah berbahaya dengan menelusuri mitos tentang pasar setan.
Mereka bertekad untuk membuktikan keberadaannya, bukan hanya untuk mengejar ketenaran tetapi juga untuk memulihkan nama baik.
Namun, perjalanan mereka menghadapi masalah yang berhubungan dengan dunia gaib.
Selama pencarian mereka, lokasi pasar setan hanya menjadi pemanis dan pemikat untuk para penonton.
Meskipun potensi budaya mistis yang kaya, eksekusi film ini kurang memuaskan.
Secara subjektif, akting para pemain terasa datar dan dialognya kurang meyakinkan.
Begitu pula dengan eksplorasi lokasi pasar setan yang minim, sehingga tidak memberikan dampak yang kuat kepada penonton.
Meskipun begitu, pengalaman menonton film yang kurang memuaskan seperti ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi sutradara dan produser film.
Terlalu sering kita melihat potensi besar dalam sebuah konsep cerita, namun eksekusinya yang kurang tepat justru merugikan hasil akhirnya.
Diharapkan bahwa film-film di masa depan yang mengangkat tema budaya mistis dapat memanfaatkan potensi ini dengan lebih baik dan memberikan pengalaman yang lebih memuaskan bagi penonton.
"Pasar Setan" mungkin belum berhasil dalam eksekusinya, tetapi memberikan umpan balik yang konstruktif dapat menjadi langkah awal menuju karya-karya yang lebih baik di masa mendatang.
Semoga sukses untuk IDN Pictures di kesempatan selanjutnya!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Profil Instagram Wasit Persijap vs Persib Disorot, Ini Catatan 2 Laga yang Dipimpin Erfan Efendi
- 2Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 3PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 4Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 5Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 6Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 7Skor Akhir Persiku Remuk Redam Dihajar PSMS 6-0, Apa yang Jadi Penyebabnya?
- 81.000 Pelari Ramaikan Semarang, Bank Jateng Friendship Run 2026 Jadi Pemanasan Menuju Satu Dekade Borobudur Marathon
- 9Skor Akhir: Blunder Pemain Belakang Lawan, Persib Curi Kemenangan Persijap, Skor 1-2 untuk Maung Bandung
- 10Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang






