Jateng

Hotel Siranda Semarang: Keanggunan, Kejayaan dan Misteri di Balik Sejarahnya yang Masih Terasa

Theo Adi Pratama | 28 November 2023, 11:43 WIB
Hotel Siranda Semarang: Keanggunan, Kejayaan dan Misteri di Balik Sejarahnya yang Masih Terasa

AKURAT.CO, Hotel Siranda Semarang, sebuah ikon kota yang telah berdiri megah sejak tahun 1931, tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur klasiknya dan pelayanan yang tak tertandingi, tetapi juga menyimpan sejarah yang menarik dan misterius yang menambah daya tariknya.

Hotel ini mulai jadi perbincangan lagi setelah diangkat dalam sebuah film yang berjudul Panggonan Wingit yang dibintangi Luna Maya dan Christian Sugiono yang akan tayang pada 30 November 2023 yang menceritakan kisah misteri yang menylimuti hotel yang dulu terkenal mewah ini.

Oleh karena itu untuk memahaminya, mari kita meresapi dahulu perjalanan panjang hotel ini, dari pembangunan hingga kisah mistis yang menyelimutinya.

Baca Juga: 3 Bekas Hotel di Jantung Kota Semarang: Jejak Sejarah Kelam Bangunan Kuno yang Penuh Mistis, Salah satunya Hotel Siranda

Sejarah Kejayaan Hotel Siranda Semarang

Hotel Siranda Semarang bermula pada masa kolonial Belanda, di mana hotel ini dibangun sebagai tempat penginapan eksklusif bagi pejabat pemerintahan dan tokoh berpengaruh.

Pada tahun 1929, seorang pengusaha terkemuka memulai proyek ambisius ini dengan tujuan menciptakan tempat mewah yang dapat menampung para pejabat dan tamu penting yang berkunjung ke Semarang.

Proses pembangunan, yang melibatkan arsitek Belanda dan pengrajin lokal ahli seni ukir kayu, berlangsung selama dua tahun dan menghasilkan bangunan megah bergaya Art Deco dengan sentuhan budaya Jawa.

Baca Juga: Menguak Misteri Hotel Sky Garden Semarang: Antara Sejarah dan Kisah Mistis yang Menyelimutinya

Pembukaan dan Perubahan Hotel Siranda Semarang

Pada 15 Juni 1931, Hotel Siranda Semarang resmi dibuka dengan perayaan yang megah.

Para pejabat, tokoh masyarakat, dan tamu terhormat berkumpul untuk merayakan pembukaan hotel ini.

Hotel ini segera menjadi pusat perhatian dan menjadi tempat favorit bagi para tamu yang mencari penginapan mewah dan pelayanan terbaik.

Selama puluhan tahun beroperasi, Hotel Siranda mengalami beberapa kali perubahan dan renovasi guna menjaga kualitas dan daya tariknya.

Pada tahun 1950-an, renovasi besar-besaran dilakukan dengan penambahan kamar, lounge, dan fasilitas baru.

Pada tahun 1970-an, hotel ini mengalami pembaruan lagi dengan penambahan kolam renang, restoran, dan fasilitas olahraga.

Baca Juga: Misteri dan Keangkeran Piramida Rowosari: Destinasi Wisata Alternatif dengan Kisah yang Tak Terungkap

Pengelolaan Baru dan Restorasi

Pada tahun 1990-an, Hotel Siranda diambil alih oleh kelompok investasi yang berkomitmen untuk memulihkan kejayaan dan keindahan hotel ini.

Proses restorasi menyeluruh melibatkan ahli warisan budaya dan arsitek terkemuka, mengembalikan keindahan dan keaslian arsitektur Art Deco hotel ini.

Pengelolaan baru ini juga membawa perubahan dalam penyediaan pelayanan dan fasilitas, menjadikan Hotel Siranda Semarang kembali sebagai tempat akomodasi mewah yang

Baca Juga: Tanjakan Sigar Bencah Semarang, Salah Satu Jalan yang Dikenal Angker Karena Sering Terjadi Kecelakaan Maut

Arsitektur Unik Hotel Siranda Semarang

Arsitektur Hotel Siranda memikat dengan perpaduan antara gaya Art Deco dan sentuhan budaya Jawa.

Gaya Art Deco ditandai dengan garis-garis geometris dan ornamen khas yang mencerminkan kemewahan, sementara elemen-elemen budaya Jawa terlihat dalam seni ukir kayu yang memperindah hotel ini.

Ornamen-ornamen ini bukan hanya menghiasi, tetapi juga memberikan nuansa khas yang membedakan Hotel Siranda Semarang dari properti lainnya.

Baca Juga: Mitos Seputar Bukit Gombel Semarang, Salah Satunya Hantu Wewe Gombel yang Suka Menculik Anak Kecil

Misteri di Balik Hotel Siranda Semarang

Meskipun Hotel Siranda Semarang pernah meraih kejayaannya sebagai tempat penginapan mewah, kini hotel ini terlihat sepi dan terbengkalai.

Namun, keheningan tersebut tidak berarti hotel ini kehilangan kepopulerannya.

Kisah angker tentang Hotel Siranda semakin meluas, terutama melalui cerita-cerita mistis yang beredar di dunia maya.

Hotel ini dikenal sebagai tempat yang angker, dihuni oleh pocong dan kuntilanak, yang membuatnya sepi dari aktivitas manusia.

Kisah mistis ini menciptakan aura misteri dan ketakutan di sekitar Hotel Siranda Semarang.

Bahkan, orang-orang yang melihatnya dari kejauhan pun merasakan hawa angker yang menyelimuti bangunan tersebut.

Cerita-cerita seram ini tidak hanya berpusat di dalam hotel, melainkan juga di sekitarnya.

Pohon beringin di tempat parkir depan hotel diyakini sebagai tempat berkeliaran kuntilanak yang menyeramkan.

Meskipun tidak semua orang berani memasuki kawasan hotel ini, beberapa orang yang nekat telah berbagi pengalaman seram mereka, seperti suara langkah misterius di koridor gelap hotel dan kehadiran yang tidak terlihat.

Baca Juga: Sejarah Istana Gergaji: Dari Megahnya Masa Lampau Hingga Berubah Fungsi Menjadi Kantor Regional 3 OJK Jateng DIY

Akhir dari Hotel Siranda Semarang

Meskipun sejarah kejayaan Hotel Siranda Semarang telah tertoreh indah dalam arsitektur dan pelayanannya, cerita misterius yang mengitari hotel ini membuat pengunjung semakin jarang terlihat.

Cerita-cerita mistis ini, bersama dengan kepercayaan bahwa hotel ini sarat dengan energi negatif, telah mengakibatkan bisnis hotel yang dulu ramai terpaksa menutup pintunya.

Bagi masyarakat setempat, terutama pada malam hari, Hotel Siranda Semarang dihindari karena dianggap tidak aman dan dipercayai sebagai tempat yang dipenuhi energi negatif.

Meskipun hotel ini telah ditutup, kisah mistisnya tetap hidup dan menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat Semarang.

Sejauh mana kebenaran dari cerita-cerita misterius ini, hanya para pengunjung yang berani menjelajahi dan merasakan aura Hotel Siranda Semarang yang dapat memberikan jawaban.

Hingga kini, hotel ini tetap menjadi salah satu lokasi yang penuh dengan misteri dan ketidakpastian, menantang keberanian mereka yang berani mengungkap rahasia di balik keanggunan dan kesunyian Hotel Siranda Semarang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.