Angkat Tema ‘Membaca Optimisme Realitas Sosial Hari Ini’, Ajang Kreativitas Festival Teater Pelajar Kudus Kembali Digelar

AKURAT.CO KUDUS, Setelah absen selama 3 tahun karena pandemi, ajang kreativitas dan kompetisi Festival Teater Pelajar (FTP) kembali digelar.
FTP merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Teater Djarum dan didukung sepenuhnya oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus.
Tercatat sebanyak 31 peserta teater pelajar se-Kabupaten Kudus, dari tingkat SMP sederajat dan SMA sederajat, ikut serta dalam ajang FTP 2023.
Baca Juga: Dinamika Lapangan JIS: Sorotan Media Sosial Tak Halangi Pesta Sepak Bola U-17
Babak final FTP-XIII-2023 ini diselenggarakan pada 11 – 12 November 2023 di GOR Djarum Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah yang menampilkan hasil karya seluruh peserta terpilih program FTP yang berhasil masuk ke babak final.
“Festival Teater Pelajar kembali hadir setelah melewati tantangan pandemi yang berat. Kehadirannya yang dinanti terutama oleh para pelajar di Kudus membuktikan bahwa FTP bukan sekadar panggung pertunjukan, melainkan juga menjadi wadah emas bagi para pelajar untuk mengembangkan diri sesuai dengan minat dan bakat yang mereka miliki," papar Renitasari Adrian, selaku Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.
Pihaknya berharap penampilan luar biasa dari para peserta FTP 2023 dapat menginspirasi dan meningkatkan minat para pelajar lainnya, untuk turut serta dalam mengembangkan diri mereka dalam dunia teater.
Baca Juga: KPU Kota Semarang Terima 9.675 Kotak Suara untuk Pemilu 2024
"Semoga festival ini terus menjadi sumber inspirasi dan pertumbuhan bagi generasi muda di Kudus sehingga semakin banyak generasi muda bangsa yang terdampak secara positif,” tandas Renitasari
Dalam festival ini, para pelajar diajak untuk mengekspresikan diri secara kreatif melalui karya-karya teater yang mereka tampilkan.
Mereka belajar untuk berani tampil di depan publik, mengungkapkan gagasan, dan berperan dalam berbagai karakter.
FTP bukan hanya tentang pertunjukan, tetapi juga tentang perjalanan belajar yang mendalam dan memuaskan.
Selain itu, festival ini juga mengajarkan kepada para peserta tentang pentingnya kerja sama, disiplin, dan sportivitas.
Mereka belajar untuk bekerja sama dalam tim, menghormati peran masing-masing, dan bersaing dengan sehat.
FTP hadir sebagai respon terhadap antusiasme berteater yang ditunjukkan oleh sekolah dan madrasah di Kabupaten Kudus.
Selain menjadi ajang kompetisi, FTP juga telah menjadi wadah silaturahmi dan media belajar bagi para pelaku seni teater di Kabupaten Kudus dan sekitarnya.
Jumlah peserta FTP menunjukkan tren meningkat dari tahun ke tahun.
"Sejak diselenggarakan pertama kali pada tahun 2008 yang diikuti oleh 9 kelompok teater hingga penyelenggaraan FTP-XIII-2023 yang kini diikuti oleh 31 peserta teater pelajar se-Kabupaten Kudus, dari tingkat SMP sederajat dan SMA sederajat," jelas Asa Jatmiko, selaku Pembina Teater Djarum.
Penyelenggaraan FTP XIII 2023 ini mengangkat tema Membaca Optimisme Realitas Sosial Hari Ini yang berlatar masa Pandemi Covid-19 yang melanda nyaris 3 tahun lebih.
Keadaan ini telah meninggalkan kenyataan-kenyataan pahit dalam kehidupan masyarakat namun juga muncul beberapa kebiasaan baru sebagai respon untuk tetap menciptakan harapan dan optimisme.
Para pelajar mengolah mengolah potensinya dan berusaha untuk menciptakan harapan dan optimisme itu dalam naskah pertunjukan yang ditampilkan.
“Setelah 3 tahun vakum akibat pandemi, pihak sekolah yang menjadi peserta terasa lebih aktif menunjukkan dukungannya terhadap teater pelajar sehingga melahirkan harapan besar bahwa teater pelajar akan terus hidup dan mengakar di Kudus," urai Asa lagi.
"Kami mengucapkan selamat untuk semua pelajar yang ikut berproses teater karena optimisme yang kalian pancarkan melalui karya-karya pertunjukan teater inilah, sesungguhnya telah menjadi harapan yang paling nyata di dalam kita membangun kehidupan masyarakat, bangsa dan negara ini menjadi semakin baik dan berdaya,” tandasnya.
Tahap penyisihan dilakukan para juri yang terdiri dari Andreas Teguh Prayoga dan Akmad Zaki Yamani untuk tingkat SMP, serta Asa Jatmiko dan Ramdani untuk tingkat SMA yang berlangsung pada 19 - 24 Oktober 2023.
Para juri tersebut secara bulat telah menetapkan sembilan finalis yang akan tampil pada malam final.
Acara juga akan dimeriahkan dengan penampilan bintang tamu Teater 28 dari Universitas Siliwangi Tasikmalaya.
Malam final pertama yang berlangsung pada Sabtu (11/11) menampilkan karya dari Teater SAKA – SMK Negeri 2 Kudus, Teater SPEPABA – SMP 4 Bae, Teater RAMARSAKU – SMK Raden Umar Said, Teater LEMBAH MANAH – MTs 1 Kudus dan Teater JANGKAR BUMI - MA Qudsiyyah.
Sedangkan malam final kedua berlangsung pada Minggu (12/11) menampilkan karya dari Teater BOBOT - SMP 1 Kudus, Teater PATAS - SMA 1 Bae, Teater SPERO – SMP 2 Kudus dan Teater SAGE – SMA 1 Gebog.
Para finalis yang berhasil masuk ke babak final ini akan bermain dan memperebutkan gelar, antara lain: Aktor Utama Terbaik, Aktris Utama Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik, Penata Set Panggung dan Lampu Terbaik, Penata Rias dan Kostum Terbaik, Penata Musik Terbaik, kemudian juga sutradara terbaik dan puncaknya adalah gelar Teater Terbaik.
Penampilan mereka akan dinilai secara langsung oleh para juri yang terdiri dari Billy Gamaliel selaku Program Manager Bakti Budaya Djarum Foundation, Jose Rizal Manua yang dikenal sebagai teaterawan yang telah terlibat dalam dunia teater sejak 1972, dan Irwan Jamal yang dikenal aktif sebagai penulis naskah, sutradara, aktor dan pelukis.
Para pemenang ini juga akan mendapatkan hadiah dana pembinaan.
“Senang sekali rasanya melihat penampilan dan antusiasme luar biasa dari para peserta Festival Teater Pelajar dengan membawa semangat yang sangat bergelora dan menunjukkan upaya yang luar biasa dalam usaha mereka untuk bertumbuh dalam dunia teater," ungkap Jose Rizal Manua.
Menurutnya, para peserta FTP adalah generasi muda yang masih belia, namun mereka telah menampilkan bakat yang sangat luar biasa dalam bidang teater.
"Ini adalah bukti bahwa semangat dan dedikasi generasi muda terhadap seni pertunjukan di Indonesia sangat kuat,” ujar Jose.
Baca Juga: Ini Alasan Garam Demak Dipasarkan Luar Daerah
“Festival Teater Pelajar ini menjadi awal dari perjalanan karir yang cemerlang bagi para peserta di dunia seni pertunjukan. Semoga para pelajar ini terus berkembang dan mengasah bakat mereka dalam upaya memajukan dunia seni pertunjukan di Indonesia," tandas Irwan Jamal,
Dengan semangat dan antusiasme yang ditunjukkan para peserta ini, saya yakin bahwa masa depan seni pertunjukan di Indonesia akan semakin cerah, dengan kontribusi besar dari generasi muda yang berbakat seperti mereka," ungkap Irwan kembali.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


