Wow Keren! di Universitas Ini Ada Mata Kuliah yang Mempelajari Cara Taylor Swift Menjadi Penyanyi Sukses

AKURAT.CO, Ada mata kuliah unik yang khusus mempelajari penyanyi Taylor Swift. Matkul (Mata kuliah) ini akan membedah bagaimana Penyanyi ini menjadi sukses dan populer.
Popularitas dan kesuksesan Penyanyi pop asal Amerika Serikat, Taylor Swift mencuri perhatian dunia akademis untuk mempelajari sosok penyanyi ini.
Dilansir dari Kron4, Universitas California di Berkeley, Amerika Serikat. Menjadikan Taylor Swift mata kuliah untuk bidang entrepreneurship dan hiburan.
Sebelumnya, mata kuliah yang membahas Taylor Swift telah diadakan oleh Universitas Texas, Universitas Negeri Arizona dan Universitas Stanford.
Dalam mata kuliah tersebut, mahasiswa akan mempelajari bagaimana pelantun lagu "Shake it Off" ini meraih kesuksesan dalam industri musik.
Subjek studi yang dipelajari diantaranya bagaimana cara Taylor Swift mengumpulkan penggemar, mengelola personal branding, pembuatan karya hingga cara penyanyi itu bertahan di industri musik dunia.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Tempat Makan Favorit di Kota Demak, Destinasi Kuliner setelah Ziarah Walisongo
Mata kuliah ini mulai diajarkan tahun 2024 dengan tema "Artistry and Entrepreneurship: Taylor's Version. Dibimbing oleh dosen bernama Crystal Haryanto dan Sofia Lendahl.
Mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini akan diajak untuk mempelajari tata kelola pertunjukan dan konser, cuplikan wawancara, analisis video klip, cara dia membuat lirik hingga cara kerja Taylor Swift.
Mata kuliah ini juga dianjurkan untuk memantau perkembangan karir penyanyi 33 tahun ini.
Baca Juga: Gelato Secrets, Sensasi Menikmati Es Krim Italia dengan Memadukan Bahan dan Layanan Khas Bali
Saat ini Taylor sedang mengadakan World Tour bertajuk "The Eras Tour". lewat tur ini digadang Taylor akan menjadi musisi dengan pendapatan jutaan dollar.
Film Taylor Swift bertajuk Eras Tour yang saat ini diputar di bioskop juga memecahkan rekor box office. Film The Eras Tour telah mengumpulkan pendapatan domestik US$150 juta atau Rp2,36 triliun.
Sementara secara global, film ini meraih pendapatan lebih dari US$200 juta atau sekitar Rp3,15 triliun, seperti yang dilaporkan Comscore.
Kekayaan Taylor akan terus bertambah lagi seiring dia merilis album 1989 Taylor's Version yang merupakan remake album keempatnya.
Selain sebagai penyanyi solo, Taylor juga pencipta untuk lagu-lagu sendiri, ia juga berkarir sebagai pengusaha dan mendirikan label rekamannya sendiri.
Film dokumenter konsernya The Eras Tour berhasil membuat heboh fansnya, sampai ada sekelompok fans yang berkaraoke ria di ruang bioskop saat acara nonton bareng film tersebut. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless






