JANGAN TERKECOH! Ini 3 Mitos Terbesar Soal Beli dan Sewa Rumah, Nomor 1 Paling Sering Dipercaya!

JATENG.AKURAT.CO, Membeli atau menyewa rumah sering jadi dilema terbesar dalam hidup.
Banyak nasihat yang beredar, tapi gak semua benar. Sayangnya, mitos-mitos ini bisa membuat kamu salah langkah dan menyesal di kemudian hari.
Nah, biar kamu gak terjebak, yuk kita bongkar 3 mitos terbesar tentang beli vs sewa rumah yang paling sering dipercaya!
Baca Juga: Awas Ngiler! Bandeng Presto Semarang: Lauk Gurih Nan Lembut Tanpa Duri!
Mitos 1: Membeli Rumah Selalu Lebih Baik daripada Menyewa
Fakta: Ternyata tidak selalu begitu! Banyak milenial yang menyesal setelah membeli rumah karena tidak menyadari biaya besar yang menyertainya.
Setelah cicilan lunas, masih ada biaya perawatan, renovasi, dan pajak tahunan.
Membeli rumah cocok untuk kamu yang memang berencana menetap di satu tempat dalam jangka panjang.
Tapi, kalau pekerjaanmu menuntutmu untuk sering pindah, menyewa justru bisa jadi pilihan yang lebih bijak dan fleksibel.
Dengan menyewa, kamu tidak terikat dan bisa pindah kapan saja tanpa pusing memikirkan biaya penjualan.
Baca Juga: Bukan Cuma Segar! Ini Sejarah dan Kisah Unik di Balik Kuliner Es Pisang Ijo Khas Makassar!
Mitos 2: Menyewa Rumah Berarti Terbebas dari "Pengeluaran Tersembunyi"
Fakta: Ini juga mitos. Meskipun kamu tidak perlu bayar pajak properti, ada "pengeluaran tersembunyi" lain yang sering luput dari perhitungan.
Contohnya biaya pindah, seperti sewa kendaraan atau membeli perabotan baru.
Selain itu, harga sewa juga punya tren kenaikan. Suatu hari, harga sewa tempat tinggalmu bisa naik drastis, memaksa kamu pindah ke tempat yang lebih kecil atau lokasinya kurang strategis. Ini bisa bikin kamu tidak nyaman.
Baca Juga: Bikin Ngiler! Kupat Tahu, Kuliner Khas yang Rasanya Beda di Tiap Daerah!
Mitos 3: Rumah adalah Satu-satunya Investasi Finansial Terbesar dalam Hidup
Fakta: Bagi kebanyakan orang, rumah memang pembelian terbesar.
Tapi, anggapan ini hanya benar jika kamu berencana menjual rumah itu di kemudian hari.
Rumah adalah investasi yang tidak likuid. Kamu tidak bisa menjualnya secepat saham atau emas.
Meskipun harga properti terus naik, risikonya juga ada. Banyak properti yang sulit dijual karena harganya yang melambung tinggi.
Selain itu, jika kamu menyewakan properti, keuntungan baru terasa jika biaya yang kamu keluarkan (pajak, perawatan) lebih kecil dari pendapatan sewa.
Baca Juga: Jangan Ngaku Pecinta Kuliner Solo kalau Belum Cobain Serabi Notosuman, Ini Kisah Unik di Baliknya!
Kesimpulan
Jadi, membeli atau menyewa, mana yang lebih baik? Jawabannya tergantung kondisimu.
Jika kamu mencari kepastian, kenyamanan, dan tidak keberatan dengan komitmen jangka panjang, membeli rumah bisa menjadi investasi kehidupan yang tak ternilai.
Namun, jika kamu berjiwa bebas, butuh fleksibilitas, dan tidak ingin terbebani biaya tak terduga, menyewa adalah opsi yang lebih masuk akal.
Dengan sisa uang yang dialokasikan, kamu bisa berinvestasi di instrumen lain yang lebih fleksibel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








