Bikin Deg-degan! 5 Alasan Ini Mengungkapkan Kenapa Bitcoin Bisa Meroket di Kuartal Keempat 2025!

JATENG.AKURAT.CO, Setelah pergerakan yang cukup fluktuatif, para analis kembali memprediksi masa depan Bitcoin (BTC).
Banyak yang meyakini bahwa kuartal keempat (Q4) tahun 2025 akan menjadi "musim emas" bagi Bitcoin.
Ada lima alasan utama yang bisa jadi "plot twist" dan mendorong harga Bitcoin ke level tertinggi baru.
Penasaran apa saja katalis pendorongnya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!
1. Q4 Jadi Musim Panen Bitcoin
Secara historis, Q4 selalu menjadi periode yang menguntungkan bagi Bitcoin. Rata-rata imbal hasil di periode ini mencapai 85,4%.
Kenaikan signifikan ini sering kali didorong oleh kebijakan moneter yang melonggar dari bank sentral, seperti The Federal Reserve (The Fed).
Pelonggaran ini meningkatkan likuiditas di pasar, membuat investor berani mengambil risiko di aset seperti kripto.
2. Sinyal Pemangkasan Suku Bunga di September
Pasar saat ini memprediksi The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin di bulan September.
Jika prediksi ini benar, maka ini bisa menjadi pemicu "mode risk-on" di pasar global.
Investor akan mengalihkan dana dari aset konservatif ke aset yang berpotensi menghasilkan keuntungan lebih tinggi, termasuk Bitcoin.
3. Arus Masuk ETF Bitcoin yang Kembali Positif
Arus masuk dana ke ETF (Exchange Traded Fund) Bitcoin kembali menunjukkan sinyal positif, setelah sempat mengalami penarikan besar-besaran.
Untuk bisa melanjutkan reli, Bitcoin harus berhasil menembus dan mempertahankan level Rp2,03 miliar (USD 125.000) sebagai support.
Jika berhasil, jalan menuju rekor harga baru akan terbuka lebar.
4. Oktober dan November, Periode Reli Terbaik
Data historis menunjukkan bahwa bulan Oktober dan November adalah periode terbaik untuk Bitcoin.
Kenaikan gabungan di dua bulan ini rata-rata mencapai +67,91%.
Periode ini sering kali menjadi awal dari reli besar, sementara bulan Desember cenderung menjadi bulan konsolidasi di mana investor mulai mengamankan keuntungan.
5. Faktor Makroekonomi yang Mendukung
Selain pemangkasan suku bunga, ada faktor makroekonomi lain yang ikut memperkuat momentum, seperti likuiditas global dan sentimen investor.
Jika semua faktor ini bergerak sejalan, September bisa menjadi titik balik penting yang mengawali pergerakan besar Bitcoin di akhir tahun.
Dengan berbagai katalis positif ini, Q4 tahun 2025 diprediksi akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para investor Bitcoin.
Apakah Anda sudah siap menyambut musim panen Bitcoin di akhir tahun ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD






