SCU Tingkatkan Kapasitas Pendidikan dalam Project eACCESS

AKURAT.CO SEMARANG - Tiga pilar utama mengiringi jalannya perguruan tinggi dalam mewujudkan tujuan EU-Asia Collaboration for aCcessible Education in Smart Power Systems (eACCESS).
Adapun 3 pilar tersebut antara lain pengajaran dan kurikulum, pengembangan laboratorium, dan platform perkuliahan.
Hal tersebut disampaikan dalam kuliah umum bertajuk "AI Applications to Power Engineering Problems", yang digelar Program Studi (Prodi) Teknik Elektro Soegijapranata Catholic University (SCU) atau Unika Soegijapranata.
Baca Juga: Jika Stok Habis, Dewan Sarankan Pemkot Semarang Beli Air Bersih
"Salah satunya adalah pengembangan platform kuliah jarak jauh, agar proses perkuliahan yang jarak jauh ini bisa dijalankan secara interaktif,” ujar Dekan Fakultas Teknik (FT) SCU, Prof Dr Ir Slamet Riyadi, MT.
Program ini juga secara khusus berorientasi pada pengembangan kurikulum perguruan tinggi.
“Kami mengusulkan beberapa mata kuliah yang perlu diperbaiki. Antar perguruan tinggi akan saling melengkapi, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri,” tambah Prof Slamet.
Baca Juga: Polda Jateng Ungkap 221 Kasus Judi, Ada 350 Tersangka
“Walaupun pembelajaran secara daring, tetap menggunakan software. Sehingga proses pembelajaran bisa interaktif karena bisa memberikan umpan balik," dukung Prof Keshav Dahal, akademisi dari University of The West Scotland.
Prof Keshav berkesempatan membagikan pemaparannya terkait kiatnya dalam menjawab tantangan kebermanfaatan artificial intelligence (AI), terutama dalam isu rekayasa energi.
"Kami berharap bisa memberikan pengaruh di SCU. Kampus ini pun bisa melakukan pertukaran pelajar, dengan masa studi yang bisa disesuaikan," paparnya.
Baca Juga: Dinbudpar Rembang Sosialisasikan Film Animasi RA Kartini
Kegiatan kuliah umum yang diselenggarakan di Kampus 1 SCU, Bendan Dhuwur Semarang tersebut, merupakan hasil kolaborasi bersama SCU dengan sejumlah perguruan dari dalam dan luar negeri.
Mereka yakni University of The West Scotland, Lodz University of Technology Polandia, Aristotle University of Thessaloniki Yunani, serta dua perguruan tinggi dari Nepal, yakni Kantipur Engineering College dan Pokhara University.
Unika Atma Jaya Jakarta juga turut menemani SCU sebagai perwakilan dari Indonesia.
Baca Juga: Mahasiswa UIN Walisongo Diajak Jadi Pengawas TPS Oleh Bawaslu Kota Semarang
Perguruan tinggi ini telah berdinamika selama 4 tahun guna mengembangkan serta meningkatkan kapasitas dan kualitas lewat berbagai program dan kegiatan di lingkup pendidikan tinggi.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerja sama SCU dalam project eACCESS yang didirikan oleh Erasmus+. *
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless

