Jateng

Terapkan Teknologi Berbasis IoT, Tim Pengabdian UPGRIS Dampingi Kelompok Pembudidaya Ikan di Semarang

Afri Rismoko | 7 September 2023, 19:22 WIB
Terapkan Teknologi Berbasis IoT, Tim Pengabdian UPGRIS  Dampingi Kelompok Pembudidaya Ikan di Semarang

AKURAT.CO SEMARANG – Tim Pengabdian Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), melakukan pendampingan kelompok pembudidaya ikan di RW 10 Kelurahan Kembangarum Kota Semarang.

Tim Pengabdian UPGRIS tersebut terdiri dari tiga orang dosen dari Fakultas Teknik dan Informatika, yaitu Rizky Muliani Dwi Ujianti, Setyoningsih Wibowo dan Bambang Hadi Kunaryo.

Melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kemendikbudristek, tim Pengabdian UPGRIS melakukan pendampingan menggunakan sentuhan teknologi, yaitu Teknologi Zero Waste Air Limbah Kolam Berbasis IoT untuk Peningkatan Produksi dan Pencegahan Stunting pada Anak”.

Baca Juga: Banggar Pertanyakan Pergeseran Anggaran Pemkot Semarang

Tim Pengabdian UPGRIS memilih Kelompok Pembudidaya Ikan Lekung yang diketuai oleh Djoko Sunardi, karena kelompok ini dinilai mempunyai basic dalam budidaya ikan, melalui budikdamber (budidaya ikan dalam ember) dengan komoditas ikan lele.

Kegiatan budikdamber yang dilakukan kelompok tersebut, sudah dimulai ketika pandemi Covid-19 berlangsung hingga sekarang.

Dari hasil budikdamber, dapat menambah pemasukan warga dari sisi ekonomi melalui hasil penjualan ikan lele yang sudah dipanen.

Baca Juga: Pemkot Semarang Lakukan Perawatan Ekstra Taman-taman yang Mengering Akibat Kemarau

Selain itu juga mampu meningkatkan gizi keluarga, khususnya protein hewani dengan mengkonsumsi sendiri ikan lele hasil budikdamber.

"Namun hingga saat ini, kelompok pembudidaya ikan tersebut, belum mempunyai kolam, sehingga tim pengabdian UPGRIS memberikan hibah kolam dengan sentuhan teknologi IoT, yang dapat memonitoring kualitas air secara realtime," papar Rizky Muliani.

Dipaparkan, air kolam yang terbuang, dirancang khusus oleh tim pengabdian untuk mengairi kebun toga warga yang ada di samping kolam, sehingga tetap bermanfaat.

Baca Juga: Beri Pendampingan UKM Pengolah Keripik Ikan Khas Rawa Pening, Tim PKM Undip Beri Hibah Teknologi

Dalam program ini, tim Pengabdian UPGRIS juga memberikan pendampingan berupa pengenalan IoT dan tutorial pengoperasian perangkat pengontrol air kolam berbasis IoT, sehingga kelompok pembudidaya dapat mengoperasikannya dengan mudah.

Selain itu, juga diberikan pendampingan penggunaan eCommerce, sehingga warga dapat menggunakan marketplace dan memasarkan produk hasil panen ikan lele secara online.

”Melalui kerjasama dalam program ini, diharapkan hasil panen ikan kelompok pembudidaya menjadi lebih banyak, sehingga memberikan keuntungan dari sisi ekonomi, mencegah stunting pada anak dengan memberikan protein hewani yang tinggi,”, tandas Rizky.

Baca Juga: Membawa Batik Kudus Kembali ke Kota Kretek Melalui Koleksi Sandyakala Smara Karya Denny Wirawan

Apresiasi positif pun disampaikan ketua Kelompok Pembudidaya Ikan Lekung, Djoko Sunardi, ketika ditemui di lokasi kolam di RW 10 Kelurahan Kembangarum Kota Semarang.

"Kami apresiasi positif dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Tim Pengabdian UPGRIS, atas penyuluhan dan pendampingan yang diberikan," terangnya.

Menurut Djoko, program pendampingan tersebut sangat membantu kelompok, dalam peningkatan produksi ikan, hingga pengoperasian eCommerce dan teknologi IoT.

"Hasilnya budidaya ikan ini, juga mampu memberikan protein hewani pada masyarakat khususnya anak-anak di daerah kami," pungkasnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A