Ini Alasan SCU Angkat Budaya Indonesia Timur dalam Wisuda Periode III Tahun 2023

AKURAT.CO SEMARANG - Indonesia Timur, menjadi tema yang diangkat Soegijapranata Catholic University (SCU) atau Unika Soegijapranata Semarang dalam prosesi Wisuda Periode III Tahun 2023.
Tema tersebut bukan tanpa alasan, selain SCU ingin menonjolkan sisi lain yang dimilikinya sebagai kampus keberagaman, tema ini juga diambil mengingat bahwa ada sekitar 11,14% mahasiswa baru tahun akademik 2023/2024 yang berasal dari daerah Indonesia Timur.
Para mahasiswa SCU tersebut asal mahasiswa tersebut antara lain meliputi Maluku, Makassar, Manado, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Papua.
Baca Juga: Pojok Braille, Upaya BI Jateng Tingkatkan Literasi Penyandang Disabilitas Netra
Tidak hanya itu, banyak penelitian yang dilakukan SCU di wilayah Indonesia Timur juga menjadi alasan diangkatnya tema ini.
Salah satunya adalah kajian tentang keberagaman beragama di Manado, Kupang, dan Ambon yang dilakukan Maret hingga Agustus lalu.
Beberapa pengabdian masyarakat yang dilakukan juga menyasar daerah di Indonesia Timur, seperti Makassar Selatan, Maluku, Taniba, dan Merauke.
Bahkan, diantaranya sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan SCU.
Tema ini juga diangkat sebagai bentuk SCU dalam memberikan wadah bagi mahasiswanya yang berasal dari Indonesia Timur.
Salah satunya adalah adanya komunitas mahasiswa SCU dari NTT, Pondok Mantta.
Baca Juga: Patra Jasa Ajak Warga Wonotingal untuk Pemberdayaan Sampah Menjadi Kerajinan Tangan Daur Ulang
Komunitas ini merupakan wadah yang diberikan SCU kepada mahasiswa guna, mengembangkan diri, sekaligus memperkenalkan serta melestarikan budayanya dengan melibatkan para dosen.
“Karena kami (mahasiswa SCU dari NTT) kan datang ke sini (SCU) benar-benar sendiri untuk menempuh pendidikan. jadi dengan adanya ini kami jadi bisa lebih mengandalkan teman-teman dari satu daerah,” ujar salah satu anggota Pondok Mantta, Petrus Aryanto Rambing.
Petrus merupakan salah satu wisudawan berprestasi dari Program Studi (Prodi) Arsitektur SCU.
Baca Juga: Bawaslu Waspadai Politik Uang Secara Digital
Bahkan sebelum diwisuda, ia sudah diterima bekerja di salah satu perusahaan konsultan desain dan arsitektur di Jakarta.
Ini sejalan dengan waktu tunggu wisudawan yang terus dipercepat.
“Kalau dari data wisuda periode lalu, waktu tunggunya rata-rata hanya 1,6 bulan,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni SCU, Dr Berta Bekti Retnawati.
Baca Juga: Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke 68 Ditlantas Polda Jateng Gelar Bakti Sosial
Hal senada juga disampaikan Rektor SCU Dr Ferdinandus Hindiarto.
“Kami senang karena teman-teman mahasiswa lulusnya semakin tepat waktu, karena itu menjadi kebanggaan dan kebahagiaan kami,” ujarnya.
Diketahui, SCU meluluskan 789 mahasiswanya pada prosesi Wisuda Periode III Tahun 2023.
Seluruh mahasiswa yang diwisuda berasal dari 1 program doktor, 8 program magister, 1 program profesi, 14 program sarjana, dan 1 program diploma.
Prosesi wisuda terbagi menjadi 4 sesi selama 2 hari pada Jumat Sabtu, 15-16 September 2023, yang dilaksanakan di Auditorium Gedung Albertus, Kampus 1 SCU Bendan Semarang. *
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









