Jateng

Jogja Vibes! Mengenal Sekilas Pesona Pasar Beringharjo: Surga Belanja dan Kuliner Sekaligus Pusat Perekonomian di Jantung Yogyakarta

Theo Adi Pratama | 2 Desember 2024, 11:00 WIB
Jogja Vibes! Mengenal Sekilas Pesona Pasar Beringharjo: Surga Belanja dan Kuliner Sekaligus Pusat Perekonomian di Jantung Yogyakarta

JATENG.AKURAT.CO, Pasar Beringharjo, ikon legendaris di jantung Yogyakarta, bukan sekadar pasar biasa.

Terletak di ujung selatan Jalan Malioboro, pasar ini memadukan sejarah, budaya, dan denyut ekonomi yang sudah berlangsung selama ratusan tahun.

Sebagai bagian tak terpisahkan dari kawasan Malioboro, Pasar Beringharjo menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang ingin merasakan kehangatan dan kekayaan tradisional Kota Gudeg.

Baca Juga: Jogja Vibes! Rekomendasi 6 Hotel di Jogja yang Cocok untuk Gathering: Nyaman, Elegan, dan Fasilitas Lengkap

Sejarah Panjang dan Filosofi Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo memiliki sejarah yang panjang, dimulai sejak berdirinya Kesultanan Ngayogyakarta pada tahun 1758.

Lokasinya yang dahulu merupakan hutan beringin kini menjadi pusat kegiatan ekonomi yang menggeliat.

Nama “Beringharjo” diberikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada tahun 1929, yang berarti “hutan beringin yang membawa kesejahteraan.”

Nama ini mencerminkan harapan agar pasar menjadi simbol kemakmuran bagi masyarakat Yogyakarta.

Pada awalnya, pasar ini hanya berupa beberapa kios sederhana, namun kini telah berkembang menjadi salah satu pasar tradisional terbesar dan terlengkap di Yogyakarta.

Surga Belanja Aneka Produk

Pasar Beringharjo dikenal sebagai surga belanja, terutama bagi pecinta batik.

Dari batik tulis hingga batik cap, beragam motif dan warna tersedia di sini dengan harga yang ramah kantong.

Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan suvenir khas, seperti gantungan kunci, kerajinan tangan, hingga perlengkapan mahar dan seserahan.

Jangan ragu untuk menawar harga, karena pedagang di sini terkenal ramah dan senang bercanda.

Pengunjung seperti Wulan, seorang wisatawan asal Bandung, mengaku puas berbelanja di sini.

“Saya beli daster Rp 100 ribu dapat tiga, juga setelan baju anak-anak dengan harga sama. Pedagangnya ramah, jadi betah deh di sini,” ujarnya.

Baca Juga: Jogja Vibes! Rekomendasi 4 Resort Keren di Jogja untuk Staycation Romantis Bersama Orang Tersayang

Kuliner Khas yang Menggoda Selera

Tak hanya belanja, Pasar Beringharjo juga menjadi pusat kuliner tradisional yang menggugah selera.

Aneka jajanan khas Jogja seperti gudeg, pecel senggol, hingga wedang ronde bisa ditemukan di sini.

Bagi pecinta makanan tradisional, Pasar Beringharjo adalah tempat yang wajib dikunjungi.

Jam Operasional dan Lokasi Strategis

Pasar Beringharjo buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 21.00 WIB, sehingga pengunjung memiliki waktu yang fleksibel untuk menjelajahi setiap sudutnya.

Lokasinya yang strategis di Jalan Malioboro membuat pasar ini mudah diakses, baik dengan kendaraan pribadi, transportasi umum seperti Trans Jogja, maupun dengan berjalan kaki dari hotel-hotel di sekitar Malioboro.

Keunikan Arsitektur dan Nuansa Tradisional

Bangunan Pasar Beringharjo mempertahankan arsitektur kolonial yang elegan, memberikan nuansa klasik yang menawan.

Di dalamnya, pengunjung dapat merasakan atmosfer pasar tradisional yang otentik dengan pedagang yang ramah dan suasana yang hidup.

Fasilitas pasar juga dilengkapi dengan sistem keamanan modern seperti CCTV dan patroli petugas untuk kenyamanan para pengunjung.

Baca Juga: Jogja Vibes! Rekomendasi 4 Cafe Aesthetic di Jogja: Menyantap Kuliner Lezat Sambil Berburu Spot Instagramable

Wisata Belanja dan Budaya dalam Satu Tempat

Pasar Beringharjo bukan hanya tempat belanja, tetapi juga pusat sejarah dan budaya.

Di sekitar pasar, wisatawan dapat mengunjungi Benteng Vredeburg, Taman Budaya, dan atraksi lainnya yang melengkapi pengalaman perjalanan di Yogyakarta.

Pasar ini juga sering menjadi lokasi acara budaya seperti pertunjukan wayang kulit dan pameran seni.

Pesona yang Tak Pernah Padam

Pasar Beringharjo telah menjadi simbol kehidupan masyarakat Yogyakarta yang dinamis.

Dengan sejarah yang kaya, produk-produk khas yang melimpah, dan keramahan yang khas, pasar ini terus menjadi destinasi yang memikat hati wisatawan dari berbagai penjuru.

Jadi, jika kamu berkunjung ke Jogja, jangan lupa untuk mampir dan merasakan langsung pesona Pasar Beringharjo!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.