Jateng

Mitos yang Menyelimuti Seputar Panggung Sangga Buwana: Misteri di Keraton Kasunanan Surakarta

Theo Adi Pratama | 15 Februari 2024, 08:00 WIB
Mitos yang Menyelimuti  Seputar Panggung Sangga Buwana: Misteri di Keraton Kasunanan Surakarta

AKURAT.CO Misteri, Panggung Sangga Buwana, sebuah bangunan yang dikeramatkan di Keraton Kasunanan Surakarta, Solo, telah menjadi pusat perhatian masyarakat karena misteri yang menyelimutinya.

Bangunan ini, konon, tidak hanya menjadi tempat penting dalam sejarah raja-raja Solo, tetapi juga menyimpan cerita-cerita mistis yang masih memikat banyak orang hingga saat ini.

Bangunan Panggung Sangga Buwana memiliki arsitektur klasik yang khas dari bangunan zaman dulu.

Baca Juga: Sisi Misteri serta Mitos dan Asal-usul Desa Selapura, Dukuwaru Tegal: Sebuah Cerita yang Sudah Turun Temurun

Dengan bentuk menara yang menjulang tinggi, bangunan ini tampak megah di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta.

Puncaknya dihiasi dengan topi bulat yang memiliki hiasan ekor naga, yang dikendarai oleh seorang manusia yang sedang memanah.

Menurut cerita, bangunan ini tidak hanya didekorasi dengan hiasan biasa, tetapi juga menampilkan sengkalan tahun pendiriannya.

Konon, Panggung Sangga Buwana didirikan pada tahun 1708 Jawa atau sekitar 1728 Masehi oleh Sri Susuhunan Paku Buwono III.

Baca Juga: Mengungkap Sisi Misteri dan Makna Mitos Pernikahan Anak Pertama dengan Anak Terakhir Menurut Primbon Jawa

Bangunan tua ini berdiri kokoh di antara pelataran Sri Manganti dan Kedathon dengan bentuk segi delapan yang terdiri dari 4 tingkat.

Pada bagian atasnya, terdapat tudung saji yang merupakan lambang manusia yang sedang mengendarai naga, melambangkan tahun pembangunannya pada tahun 1708 Jawa.

Dulu, Panggung Sangga Buwana digunakan untuk mengintai musuh dari ketinggian, dan kabarnya juga menjadi tempat meditasi bagi raja.

Namun, di balik keindahannya, bangunan ini juga dikelilingi oleh mitos-mitos yang menarik perhatian masyarakat.

Baca Juga: Menyingkap Misteri yang Menyelimuti Kampung Pitu di Gunungkidul: Tempat yang Dihuni 7 Keluarga saja

Salah satu mitos terkenal tentang Panggung Sangga Buwana adalah kisah pertemuan raja-raja Solo dengan Nyi Roro Kidul.

Konon, letak bangunan ini yang sejajar dengan jalan keluar dari kota Solo menuju Wonogiri dipercaya sebagai pertanda tempat pertemuan tersebut, karena dipercaya bahwa Nyi Roro Kidul datang dari arah selatan.

Panggung Sangga Buwana juga memiliki tingkat ketiga yang menghadap utara, di mana terdapat jam besar yang konon bisa berbunyi sendiri.

Baca Juga: Mengungkap Misteri dan Juga Mitos Sunda: Larangan Memakai Baju Hijau di Pantai Selatan dan Mitos Lainnya

Meskipun sempat terbakar pada tahun 1954 dan kemudian dibangun kembali pada tahun 1959, bangunan ini masih digunakan oleh raja untuk bermeditasi, sehingga tidak semua orang diperbolehkan masuk ke dalamnya.

Mitos-mitos yang mengelilingi Panggung Sangga Buwana ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah dan budaya Keraton Kasunanan Surakarta.

Kekayaan warisan budaya dan misteri yang tersimpan di dalamnya tetap menjadi daya tarik bagi masyarakat, dan menjadi bahan pembicaraan yang menarik untuk diperdebatkan.

Sudahkah Anda mendengar mitos tentang Panggung Sangga Buwana?***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.