Mengungkap Sejarah dan Keindahan Alam di Danau Ranu Kumbolo di Jalur Pendakian Gunung Semeru

AKURAT.CO Sejarah, Ranu Kumbolo, sebuah nama yang mengandung cerita dan misteri di balik keindahan alamnya.
Terletak di ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut, danau ini memikat hati para pendaki Gunung Semeru di Jawa Timur dengan panorama memukau yang ditawarkannya.
Dengan luas area permukaan mencapai sekitar 15 hektar, danau ini bukan hanya sekadar titik istirahat bagi para pendaki, tetapi juga menjadi saksi bisu dari sebuah kisah yang melatarbelakangi keberadaannya.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat sekitar danau, yang kerap disebut masyarakat Tengger, asal-usul Ranu Kumbolo berasal dari sebuah kisah yang menyentuh hati.
Dikisahkan bahwa danau ini memiliki cerita yang berawal dari kehidupan sepasang suami istri yang hidup dalam keterbatasan.
Suatu hari, sang istri merasa lapar dan berkeinginan untuk memakan ikan, sehingga sang suami berangkat memancing di sungai.
Namun, ikan yang berhasil ditangkap bukanlah ikan biasa, melainkan ikan ajaib yang dapat berbicara dan memiliki sisik emas yang dapat berubah menjadi emas sungguhan.
Sang suami menerima ikan tersebut dengan syarat bahwa keberadaannya harus tetap dirahasiakan, termasuk kepada istrinya.
Namun, sang istri yang tidak mengetahui keajaiban ikan tersebut, dalam keadaan lapar, tanpa sadar memasak ikan itu.
Ketika sang suami kembali dan menemukan bahwa ikan tersebut telah dimakan, sang istri mengakui perbuatannya.
Baca Juga: Sejarah dan Kemegahan Arsitektur Masjid Agung Keraton Sumenep: Perpaduan Kebudayaan yang Mengagumkan
Malam itu, sang suami bermimpi bahwa anak yang sedang dikandung istrinya akan memiliki sisik ikan.
Ketika anak laki-laki itu lahir, benar saja, ia memiliki sisik ikan di tubuhnya dan diberi nama Kumbolo.
Ketika Kumbolo dewasa, sang ibu bermimpi bahwa sisik ikan di tubuh anaknya dapat hilang jika ia mengambil mutiara pelangi di puncak Gunung Mahameru.
Kumbolo pun memenuhi permintaan tersebut dan berhasil menemukan mutiara pelangi.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Kisah Monumen Perjuangan Bandung: Sebuah Simbol Sejarah dan Perjuangan
Namun, ketika ia turun gunung, tanah tempat mutiara jatuh amblas dan membentuk danau, serta menenggelamkan Kumbolo.
Namun, dalam keajaiban yang tak terduga, Kumbolo keluar dari danau dengan tubuh yang bersih dari sisik ikan, dan danau itu kemudian dinamai Ranu Kumbolo.
Kisah yang mengalir di balik keindahan alam Ranu Kumbolo menambah daya tarik danau ini bagi para pendaki.
Selain menikmati panorama memukau, mereka juga dapat merenungkan kisah tentang keajaiban dan keajaiban alam yang tak terduga.
Ranu Kumbolo bukan sekadar danau, tetapi juga sebuah perpaduan antara keindahan alam dan cerita yang mengharukan, menjadikannya destinasi yang layak untuk dijelajahi dan dihargai.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








