Jateng

Misteri Kampung Selaq di Pulau Seribu Masjid: Jejak Ilmu Hitam dan Makhluk Halus di Lombok NTB

Theo Adi Pratama | 2 Februari 2024, 06:00 WIB
Misteri Kampung Selaq di Pulau Seribu Masjid: Jejak Ilmu Hitam dan Makhluk Halus di Lombok NTB

AKURAT.CO Misteri, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikenal bukan hanya sebagai pulau seribu masjid, tetapi juga sebagai pulau dengan keyakinan kuat terhadap makhluk halus.

Orang-orang Lombok meyakini keberadaan makhluk astral yang tidak hanya terbatas pada hantu, tetapi juga mencakup perwujudan manusia hasil pengaruh ilmu hitam.

Salah satu tempat yang terkenal dengan sebutan "Kampung Selaq" di Lombok Timur menjadi saksi sejarah kelam yang masih melekat hingga kini.

Baca Juga: Misteri yang Menyelimuti Malam Jumat: Antara Mitos, Kepercayaan dan Kengerian

Disebut sebagai "Kampung Selaq," tempat ini dianggap sebagai kampung hantu jadi-jadian. Kisah kelamnya masih terngiang seiring berjalannya waktu.

Dusun Kilang, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur, konon menjadi saksi peperangan perebutan wilayah kerajaan.

Penduduk dusun ini pada masa itu menekuni ilmu hitam sebagai bekal untuk melawan musuh.

Baca Juga: Misteri Hutan Blora Jawa Tengah: Kawasan Hutan yang Diselimuti Suasana Angker dan Penuh Kesesatan

Peperangan tidak hanya melibatkan kaum pria, tetapi seluruh penduduk, termasuk wanita dan anak-anak, turut serta sebagai pejuang perang.

Ilmu hitam menjadi perisai diri bagi mereka. Antusiasme masyarakat terhadap ilmu hitam ini berlanjut secara turun temurun, melekat pada setiap generasi.

Yulia, seorang penduduk setempat, menceritakan pengalamannya melihat makhluk menyeramkan yang sering muncul saat hujan pertama setelah musim kemarau.

Baca Juga: Kisah yang Menyelimuti Sungai Bengawan Solo: Keindahan dan Misteri Sungai Terpanjang di Pulau Jawa

Makhluk-makhluk itu terlihat berkeliaran di jalan dari senja hingga subuh, dengan berbagai gaya dan rupa yang menciptakan suasana mistis.

Menurut Yulia, makhluk tersebut tidak bersifat mengganggu.

Mereka tampaknya hanya senang menakuti orang dengan muncul di hadapan mereka.

Namun, belum pernah terdengar cerita tentang korban yang meninggal dunia akibat makhluk jadi-jadian tersebut.

Baca Juga: Misteri yang Menyelimuti Jembatan Si Katak: Tempat Misterius di Dekat Kampus Universitas Diponegoro

Tokoh masyarakat setempat, Lalu Syahbul, menjelaskan bahwa ilmu hitam di Kampung Selaq seakan menjadi kutukan yang sulit dihilangkan.

Hanya kematian yang dapat menghentikan kutukan tersebut. Ilmu hitam akan terus mengalir melalui hubungan pernikahan, kelahiran anak cucu, dan seterusnya.

Syahbul menuturkan bahwa jika calon pasangan berasal dari keturunan Selaq, maka setelah menikah, pasangan tersebut bisa dijadikan tumbal atau calon Selaq berikutnya. Ini merupakan perjanjian dengan jin untuk melanjutkan keturunan.

Baca Juga: Keunikan dan Misteri Desa Jatisawit dan Jatisawit Lor: Mitos Siluman Buaya dan Larangan Bedug

Proses menjadikan seseorang sebagai Selaq melibatkan ritual khusus yang sangat menyakitkan.

Calon Selaq harus dilangkahi sebanyak tujuh kali tanpa mengangkat anggota badannya dari lantai.

Jika tidak tahan sakit, calon Selaq bisa meninggal dunia selama proses ritual.

Kematian bagi pemilik ilmu hitam Selaq tidaklah biasa. Saat berada di ambang kematian, lidah mereka harus menyentuh lantai agar napas mereka bisa terhenti.

Tidak banyak yang dapat mengenali tanda-tanda orang penggelut ilmu hitam ini, kecuali sinar merah di kening yang muncul pada saat terbit matahari hingga menjelang siang.

Meskipun keberadaan makhluk jadi-jadian ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat, sebagian besar penduduk baru sulit membedakan pemilik ilmu hitam di tengah ramainya pendatang.

Namun, ada keanehan yang tampak ketika ada warga dari lingkungan dusun yang meninggal.

Para perasuk ilmu hitam Selaq berkumpul untuk mencari aliran air dari sisa pemandian orang yang meninggal, yang mereka sebut "Sangkep."

Keberadaan makhluk jadi-jadian ini mungkin masih menjadi misteri bagi sebagian orang, tetapi bagi masyarakat setempat, hal ini adalah bagian dari warisan kultural dan kepercayaan yang telah diwariskan secara turun temurun.

Seiring berjalannya waktu, mungkin Kampung Selaq akan terus menjadi tempat yang sarat dengan cerita mistis dan kepercayaan yang memikat bagi mereka yang menyelami kebudayaan lokal Lombok, Nusa Tenggara Barat.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.