Jateng

Misteri dan Mitos Pantai Karangbolong: Antara Keindahan Alam dan Ritual Kepercayaan

Theo Adi Pratama | 9 Desember 2023, 08:30 WIB
Misteri dan Mitos Pantai Karangbolong: Antara Keindahan Alam dan Ritual Kepercayaan

AKURAT.CO Misteri, Kabupaten Kebumen di Jawa Tengah dikenal memiliki sejumlah wisata pantai yang memukau dengan panorama alamnya.

Namun, di balik keindahan alam tersebut, banyak diiringi oleh mitos dan kisah misteri.

Salah satu pantai yang memikat perhatian dengan cerita-cerita gaibnya adalah Pantai Karangbolong.

Baca Juga: Misteri dan Tradisi di Pantai Menganti, Kebumen: Larangan Pakaian Hijau dan Cerita Nyi Roro Kidul

Keindahan Pantai Karangbolong

Pantai Karangbolong, yang terletak di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, menawarkan keindahan alam yang memukau.

Rutenya pun cukup mudah dijangkau, terutama dari arah Yogyakarta melalui Jalan Deandles atau jalur selatan menuju Pantai Suwuk, melewati Alun-Alun Karangbolong, dan melalui pertigaan hingga sampai di destinasi akhir.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Kebumen, pantai ini memukau dengan hamparan pasir yang luas, dibatasi oleh batuan sedimen klastik asal gunungapi.

Pasir berwarna abu-abu di pantai ini memberikan karakteristik unik, yang berasal dari batuan di sekitarnya.

Namun, keindahan ini juga disertai dengan potensi arus balik kuat, menjadikannya kurang cocok untuk kegiatan berenang.

Pantai Karangbolong tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang memesona, tetapi juga menjadi habitat ikan karang, membuatnya ideal untuk kegiatan memancing.

Selain itu, di sebelah timur pantai, terdapat Gua Karangbolong yang memiliki dimensi yang mengesankan.

Gua ini memiliki panjang sekitar 30 meter, lebar 10 meter, dan tinggi sekitar 5 meter, menjadi rumah bagi burung walet.

Baca Juga: Misteri Gedung Nabatiyasa: Jejak Sejarah dan Suara Gamelan Tak Kasat Mata di Kebumen, yang Saat Ini Beralih Fungsi Menjadi Bangunan Hotel

Misteri dan Mitos di Balik Keindahan

Meskipun dikenal sebagai destinasi wisata yang menakjubkan, Pantai Karangbolong juga dipercaya sebagai tempat keramat di Kebumen.

Mitos dan kisah misteri mulai menyelimuti pantai ini, memberikan sentuhan magis pada destinasi yang sejatinya indah ini.

Perilaku Masyarakat dan Ritual Kepercayaan

Mitos dan misteri Pantai Karangbolong tidak hanya menjadi sekadar cerita, tetapi juga memengaruhi perilaku masyarakat setempat.

Di sekitar pantai, berbagai acara adat dan tradisi digelar sebagai bentuk penghormatan dan kepercayaan terhadap kekuatan mistis yang melibatkan Pantai Karangbolong.

Salah satu ritual yang mencolok adalah "ritual unduh sarang walet."

Mitos yang berkembang di kalangan masyarakat setempat menyatakan bahwa ritual ini harus dilakukan sebelum panen sarang burung walet di Gua Karangbolong agar terhindar dari marabahaya.

Baca Juga: Misteri dan Sejarah Goa Petruk: Kisah Kesetiaan dan Wahyu Baratayudha

Ritual Unduh Sarang Walet dan Mitos Nyi Roro Kidul

Dalam upacara ini, warga menyajikan berbagai macam sesaji dan penganan yang konon menjadi favorit Nyi Roro Kidul, yang dianggap sebagai penguasa pantai atau laut selatan.

Ritual ini bertujuan untuk menunjukkan penghormatan kepada Nyi Roro Kidul, yang diyakini sebagai penguasa Pantai Karangbolong.

Sehari sebelum prosesi pengambilan sarang burung walet, pertunjukan seni seperti ketoprak, wayang kulit, dan tayub diselenggarakan di gua tempat burung walet bersarang.

Dalam tradisi ini, juga terdapat larangan bagi dalang yang menggelar pertunjukan wayang kulit untuk menampilkan cerita tentang tokoh yang mati di peperangan.

Diyakini bahwa hal ini dapat membawa sial pada pemetik sarang burung walet.

Baca Juga: Benteng Van Der Wijck: Memeluk Sejarah dan Misteri di Gombong, Kebumen

Asal-usul Mitos dan Kisah Kerajaan Mataram Islam

Mitos mengenai ritual unduh sarang walet ini diyakini berasal dari zaman Kerajaan Mataram Islam.

Kisah yang terkenal adalah tentang Kyai Surti, seorang utusan Kerajaan Mataram yang diperintahkan mencari obat untuk istri raja.

Saat tiba di Pantai Karangbolong, Kyai Surti melakukan pertapaan dan mendapatkan wangsit dari Dewi Suryawati, anak buah Ratu Kidul.

Wangsit itu meminta Kyai Surti untuk mengambil sarang burung walet sebagai obat untuk istri raja.

Setelah mendapatkan izin Nyi Roro Kidul, Kyai Surti berhasil mengambil sarang burung walet, dan sebagai imbalan, ia menikahi Dewi Suryawati.

Kyai Surti pun menjadi penjaga Pantai Karangbolong, mengakhiri mitos yang memberikan dasar bagi tradisi dan kepercayaan masyarakat setempat.

Keunikan dan Keindahan yang Tetap Terjaga

Pantai Karangbolong, dengan segala misteri dan mitos yang menyertainya, tetap menjadi destinasi wisata yang menakjubkan di Kabupaten Kebumen.

Keunikan alamnya, dipadu dengan kekayaan budaya dan kepercayaan masyarakat setempat, menciptakan pengalaman yang unik bagi para pengunjung yang tertarik menjelajahi pesona Pantai Karangbolong.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.