Cuma Gara-gara Bumbu Rahasia Ini, Plecing Kangkung Bikin Nagih dan Jadi Buruan Penikmat Kuliner! Jangan Sampai Lupa Kalau ke Lombok!

JATENG.AKURAT.CO, Makan ayam taliwang di Lombok rasanya nggak lengkap kalau belum ditemani sama pasangannya: plecing kangkung!
Makanan yang satu ini memang sederhana, cuma kangkung dan taoge rebus yang disiram bumbu.
Tapi jangan salah, rasanya luar biasa! Ada rahasia di balik kenikmatan plecing kangkung yang bikin siapa pun ketagihan. Penasaran?
Bumbu Ajaib yang Bikin Ketagihan
Plecing kangkung adalah perpaduan kangkung dan taoge rebus yang disiram dengan sambal.
Tapi, yang bikin rasanya beda adalah taburan kelapa cokelat yang sudah dicampur dengan gula Jawa. Rasanya jadi unik, ada manis-manis gurih yang nggak biasa.
Selain itu, ada satu lagi yang bikin plecing kangkung jadi otentik: taburan kacang tanah goreng di atasnya!
Kacang ini bukan cuma pelengkap, tapi juga jadi ciri khas plecing kangkung khas Lombok yang wajib ada.
Sambal "Pelala" yang Pedasnya Nampol!
Bagian terpenting dari plecing kangkung tentu saja adalah sambalnya. Sambal berwarna merah ini punya nama khusus, lho: sambal pelala!
Sambal ini terbuat dari perpaduan terasi dan tomat yang diulek jadi satu. Pedasnya pas, gurihnya mantap, bikin kamu nggak bisa berhenti nambah!
Kombinasi segarnya kangkung dan taoge, manisnya kelapa parut, gurihnya kacang, dan pedasnya sambal pelala membuat plecing kangkung menjadi hidangan yang sempurna. Rasanya nampol banget di lidah!
Jadi, kalau kamu lagi liburan di Lombok, jangan cuma makan ayam taliwang.
Pastikan kamu juga pesan plecing kangkung. Dijamin, pengalaman kuliner kamu bakal makin lengkap dan berkesan!
Gimana, sudah nggak sabar pengen nyobain plecing kangkung? Yuk, share artikel ini ke teman-temanmu!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










