Jateng

Jogja Vibes! Asyiknya Berlibur dengan Paket Wisata Lava Tour Merapi: Serunya Menjelajah Lereng Gunung Berapi dengan Jip Off-road

Theo Adi Pratama | 2 Desember 2024, 13:00 WIB
Jogja Vibes! Asyiknya Berlibur dengan Paket Wisata Lava Tour Merapi: Serunya Menjelajah Lereng Gunung Berapi dengan Jip Off-road

JATENG.AKURAT.CO, Bagi pencinta petualangan dan keindahan alam, Lava Tour Merapi adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Yogyakarta.

Terletak di kawasan lereng Gunung Merapi, wisata ini menawarkan sensasi seru menjelajahi keindahan alam sekaligus mengenang jejak erupsi besar Merapi pada tahun 2010.

Apa Itu Lava Tour Merapi?

Lava Tour Merapi adalah wahana wisata petualangan menggunakan jip off-road untuk berkeliling di kawasan lereng Gunung Merapi.

Dalam perjalanan ini, wisatawan diajak menyusuri bekas jalur erupsi, melihat berbagai situs bersejarah, dan menikmati panorama indah yang hanya bisa ditemui di kawasan vulkanik aktif seperti Merapi.

Tur ini menjadi simbol kebangkitan pariwisata di Sleman setelah erupsi besar Merapi pada 2010.

Resmi beroperasi secara masif sejak 2014, kini ada sekitar 29 komunitas yang menyediakan layanan Lava Tour Merapi dengan lebih dari 1.100 jip siap membawa wisatawan menjelajah.

Pilihan Paket Lava Tour Merapi

Untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan preferensi wisatawan, Lava Tour Merapi menawarkan beberapa paket perjalanan dengan rute dan durasi yang beragam. Berikut detailnya:

1. Paket Short Trip

Durasi: ±1 jam (12 km)
Destinasi: The Lost World Park, Rumah Mbah Marijan, Museum Mini Sisa Erupsi, dan bunker Kaliadem.
Harga: Mulai Rp400.000 per jip.

2. Paket Medium Trip

Durasi: ±2 jam (15 km)
Destinasi: Rute yang sama dengan short trip, ditambah petualangan melewati Sungai Kali Kuning.
Harga: Rp500.000–Rp625.000 (pilihan basah/kering).

3. Paket Long Trip

Durasi: ±3 jam (18 km)
Destinasi: Semua tempat di medium trip, dengan tambahan Batu Alien, lokasi bekas jalur erupsi.
Harga: Rp600.000–Rp630.000.

4. Paket Sunrise Trip

Durasi: ±2,5 jam (12 km)
Destinasi: Menikmati matahari terbit di lereng Merapi sambil melewati rute short trip.
Waktu Mulai: Pukul 04.30 WIB.
Harga: Rp500.000–Rp575.000.

Tempat Wisata yang Dilalui

Selama Lava Tour Merapi, kamu akan diajak mengunjungi berbagai destinasi menarik, seperti:

Bunker Kaliadem: Tempat perlindungan dari erupsi Merapi yang kini menjadi lokasi bersejarah.

Rumah Mbah Marijan: Rumah mendiang juru kunci Merapi yang menjadi saksi bisu erupsi.

Museum Mini Sisa Erupsi: Koleksi barang-barang yang selamat dari erupsi, memberikan gambaran dahsyatnya bencana.

The Lost World Park: Kawasan bekas desa yang tertimbun erupsi, kini berubah menjadi taman wisata.

Sungai Kali Kuning: Sungai vulkanik dengan pemandangan yang eksotis.

Batu Alien: Batu besar berbentuk wajah manusia, hasil dari aliran lava panas.

Tips dan Informasi Penting

Lokasi Basecamp: Kaliadem, Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman. Berjarak sekitar 35 km dari pusat Kota Jogja.

Jam Operasional: 09.00–18.30 WIB (khusus Sunrise Trip harus booking terlebih dahulu).

Transportasi: Bisa menggunakan kendaraan pribadi atau layanan antar-jemput dari penyedia Lava Tour.

Pakaian: Kenakan pakaian nyaman, alas kaki yang kokoh, dan masker untuk melindungi dari debu.

Kenapa Memilih Lava Tour Merapi?

Lava Tour Merapi bukan hanya wisata petualangan, tetapi juga perjalanan penuh makna.

Kamu akan belajar tentang kekuatan alam, sejarah erupsi Merapi, dan semangat bangkitnya masyarakat setempat setelah bencana.

Ditambah lagi, sensasi naik jip off-road di medan berbatu dan berpasir pasti akan memacu adrenalin.

Jadi, jika kamu ingin pengalaman unik yang menggabungkan edukasi, petualangan, dan pemandangan alam memukau, Lava Tour Merapi adalah pilihan yang sempurna.

Siapkan diri dan nikmati serunya menjelajah lereng Merapi dengan gaya yang tak terlupakan!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.