5 Keunikan Nasi Grombyang, Kuliner Khas Daerah Pantura Pemalang, Sekilas Mirip Rawon

AKURAT.CO JATENG - 5 Keunikan Nasi Grombyang, Kuliner Khas Daerah Pantura Pemalang, Sekilas Mirip Rawon.
Di Kawasan Pantura, tepatnya di Kota Pemalang, Asa kuliner unik yang bernama Nasi Grombyang. Berikut ulasannya.
Sajian Ini Menyerupai Rawon Karena Kuahnya Berwarna Hitam Anda pasti sudah tahu tentunya bahwa Pemalang identik dengan Nasi Grombyang.
Jika Anda melewati Kota Pemalang, jangan lupa menyempatkan waktu untuk menikmati Nasi Grombyang yang khas dari Kota Pemalang.
Anda bisa menikmati Nasi Grombyang dengan sangat mudah. Karena para penjual Nasi Grombyang bisa Anda temukan dengan mudahnya di Kota Pemalang, terutama di jalan-jalan dekat Alun-Alun Kota Pemalang.
Berikut 5 Keunikan Nasi Grombyang, Kuliner Khas Daerah Pantura Pemalang, Sekilas Mirip Rawon.
- Asal Usul Nama Nasi Grombyang
Dalam bahasa Pemalang, Grombyang berarti mengapung di permukaan atau bergoyang-goyang.
Mengapa Nasi Grombyang itu identik dengan bergoyang- goyang. Dalam penyajian Nasi Grombyang ini komposisi antara kuah Grombyang dengan nasinya, lebih banyak kuah daripada nasinya.
Sehingga nasinya dapat mengapung dan bergoyang-goyang di antara kuah Grombyangnya. Nama Grombyang ini tidak bisa didapati di kota-kota lain, sehingga nama Grombyang sangat ikonik dan unik.
- Keunikan Nama dari Para Penjualnya
Di kalangan warga Pemalang, ada keunikan 3 nama penjual Nasi Grombyang Legendaris Pemalang yang sudah menjadi ciri khas,
Yaitu Warso, Waridin dan Toli. Tiga nama inilah yang sudah melekat dengan branded Nasi Grombyang Khas Pemalang, sehingga jika disambungkan menjadi Nasi Grombyang Pak Warso, Nasi Grombyang Pak Waridin dan Nasi Grombyang Pak Toli.
- Menu Warisan Turun Temurun Nenek Moyang
Menu Nasi Grombyang Pemalang merupakan resep para orang tua dari para penjual Nasi Grombyang yang diwariskan secara turun temurun.
Pada tahun 1960-an, konon para orang-orang tua mereka berjualan keliling dan ketika sampai jantung perkotaan sekitar alun-alun Pemalang dan Stasiun Kereta Api Pemalang
Tepatnya di Pelutan Pemalang yang sampai sekarang laris manis dipadati oleh pembeli baik dari wisatawan domestik maupun dari wisatawan di luar kota Pemalang.
- Isi Menunya Mirip Rawon
Bahan utamanya dari Nasi Grombyang ini adalah Daging Kerbau yang diiris besar-besar, ditambah menu kaldunya yang terbuat dari kluwak, serundeng, serta dari lemak daging kerbau sendiri.
Hal tersebut lah yang membedakan Nasi Grombyang dengan soto-soto daging pada umumnya. Sekilas rupanya mirip dengan Rawon tetapi isinya berbeda.
- Menu Pelengkap Makan Nasi Grombyang
Sebagian besar warga Pemalang terkenal lebih menyukai memakan daging kerbau daripada daging sapi, maka menu pendukungnya pun adalah Sate Daging Kerbau.
Kalau Anda penyuka daging sapi, ketika berkunjung dan berkuliner ria di Warung Makan Nasi Grombyang ingin makan daging sapi memang akan sedikit kesulitan.
Hal inilah yang membedakan kuliner khas Pemalang dengan kota-kota lain di Indonesia apalagi Jawa Tengah.
Itulah ulasan tentang 5 Keunikan Nasi Grombyang, Kuliner Khas Daerah Pantura Pemalang, Sekilas Mirip Rawon. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 8Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


