Jateng

Menelusuri Jejak Sejarah: Bunker Kuno di Kota Solo, Tempat Wisata Bersejarah yang Menarik

Theo Adi Pratama | 12 Januari 2024, 12:00 WIB
Menelusuri Jejak Sejarah: Bunker Kuno di Kota Solo, Tempat Wisata Bersejarah yang Menarik

AKURAT.CO Sejarah, Kota Solo, atau Surakarta, bukan hanya dikenal sebagai kota yang kaya akan budaya dan tradisi, tetapi juga memiliki daya tarik bagi para pecinta sejarah.

Salah satu destinasi wisata bersejarah yang patut dikunjungi di Solo adalah bunker kuno yang terletak di sudut kantor Walikota Surakarta.

Bunker ini tidak hanya sekadar sebuah situs sejarah, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan panjang Kota Solo dari masa lampau.

Ditemukan pada tahun 2012 ketika pembangunan kompleks di Balaikota Surakarta akan dimulai, keberadaan bunker ini mengundang rasa ingin tahu masyarakat akan sejarah yang terpendam di balik dinding-dindingnya.

Baca Juga: Kuliner Khas Sego Tiwul Gunungkidul: Kelezatan yang Membawa Sejarah Panjang

Setelah penemuan tersebut, dilakukan penggalian dan restorasi yang berhasil diselesaikan pada tahun 2017.

Restorasi ini tidak hanya membutuhkan keahlian arsitektur dan konstruksi, tetapi juga menelan biaya sebesar Rp 747,8 juta.

Hasilnya, bunker kuno ini kembali berdiri megah, memberikan pengalaman bersejarah bagi para pengunjung yang ingin menyusuri lorong waktu.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim arkeolog Yogyakarta, bunker ini diperkirakan dibangun pada abad ke-19 oleh Pemerintahan Kolonial Belanda.

Baca Juga: Sekelumit Kisah Candi Prambanan: Keindahan, Sejarah, dan Misteri yang Terdapat di Candi Roro Jonggrang

Dalam catatan sejarahnya, bunker ini diduga sebagai tempat penyimpanan uang pada masa tersebut, yang kini telah bertransformasi menjadi Bank Indonesia Perwakilan Solo.

Namun, fungsi bunker tidak hanya terbatas pada penyimpanan uang.

Sebagai struktur pertahanan, bunker ini juga berperan sebagai tempat perlindungan di masa Pemerintahan Kolonial Belanda.

Dengan suasana gelap dan tertutup, bunker memberikan perlindungan maksimal saat terjadi serangan musuh.

Baca Juga: Menggali Keindahan Sejarah dan Mitos yang Menyelimuti Candi Plaosan di Klaten

Pendapat lain menyebutkan bahwa bunker ini mungkin digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata pada masa penjajahan Belanda.

Dengan demikian, musuh sulit mendeteksi keberadaan senjata tersebut.

Keberadaan bunker ini menjadi bukti hidup dari masa lalu yang harus diingat dan dijaga agar tidak hilang begitu saja.

Pemerintah Kota Solo menyadari pentingnya pelestarian sejarah ini dan telah menjadikan bunker kuno ini sebagai salah satu tempat wisata yang dapat diakses oleh masyarakat secara gratis.

Baca Juga: Mengungkap Keindahan Sejarah dan Perjalanan: Jejak Candi Ngempon di Kabupaten Semarang

Bunker bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Selain memberikan pelajaran sejarah yang berharga, pengunjung juga dapat mengabadikan momen estetik untuk keperluan konten media sosial.

Dengan demikian, bunker kuno di Kota Solo bukan hanya menjadi tempat bersejarah, tetapi juga merangkul peran baru sebagai destinasi wisata yang edukatif dan menarik bagi semua kalangan.

Mari bersama-sama menjaga dan menghargai warisan bersejarah ini untuk generasi-generasi yang akan datang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.