Jateng

Kemudi Sehat, Berkendara Pun Nyaman: Ini Tipsnya

Theo Adi Pratama | 20 September 2026, 17:53 WIB
Kemudi Sehat, Berkendara Pun Nyaman: Ini Tipsnya

JATENG.AKURAT.CO, Kemudi atau setang motor adalah komponen yang mengatur arah laju kendaraan.

Fungsinya sangat vital, terutama saat bermanuver, menikung, atau menghindari rintangan.

Jika komstir, bearing, atau kabel setang bermasalah, kemudi bisa terasa berat, goyang, bahkan mengunci. Akibatnya, risiko kecelakaan meningkat.

Sayangnya, banyak pemilik motor hanya fokus pada mesin dan ban, sementara area kemudi jarang diperiksa.

Padahal, perawatan kemudi motor relatif mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah.

Menurut mekanik di bengkel umum, kemudi yang dirawat rutin akan terasa ringan, stabil, dan presisi.

Berikut tips merawat kemudi motor agar tetap nyaman dan aman digunakan.

Baca Juga: Jangan Abaikan Shockbreaker! Ini Tips Merawatnya agar Tetap Nyaman Berkendara

Kenali Gejala Kemudi Mulai Bermasalah

Beberapa tanda menunjukkan kemudi perlu perhatian. Setang terasa berat saat diputar, ada bunyi “klik” saat melewati jalan bergelombang, atau motor bergetar di kecepatan tinggi.

Kemudi yang goyang juga bisa disebabkan bearing komstir aus. Jika dibiarkan, kerusakan bisa merambat ke komponen lain.

Cek Kelonggaran dan Bearing Komstir

Komstir adalah bantalan yang menghubungkan setang dengan rangka.

Periksa kelonggarannya dengan mengangkat roda depan dan menggoyangkan setang. Jika ada gerakan berlebihan, bearing mungkin sudah aus.

Segera setel atau ganti di bengkel. Jangan menunda karena kemudi yang longgar sangat berbahaya.

Baca Juga: Tips Merawat Engsel Jok Motor: Dari Membersihkan hingga Melumasi

Bersihkan dan Lumasi Komponen Kemudi

Debu dan air bisa membuat bearing cepat rusak. Bersihkan area komstir secara berkala. Lumasi dengan grease khusus secara tipis.

Hindari pelumas berbahan dasar minyak yang mudah menguap. Pelumasan yang tepat membuat setang tetap ringan dan halus.

Periksa Baut, Klem, dan Grip Setang

Baut dan klem setang bisa kendor akibat getaran. Periksa kekencangannya secara rutin. Grip yang sudah licin atau retak juga perlu diganti.

Grip yang tidak nyaman membuat tangan mudah lelah. Pastikan semua baut dikencangkan sesuai torsi.

Cek Kabel Gas, Rem, dan Kopling

Kabel yang kaku atau terjepit membuat kemudi terasa berat. Periksa jalur kabel di sekitar setang.

Lumasi kabel gas dan kopling secara berkala. Jika sudah berkerak atau seratnya putus, ganti kabel baru. Kabel yang lancar membuat respons motor lebih baik.

Hindari Beban Berlebih dan Benturan

Jangan menggantung beban berat di setang. Kebiasaan ini membuat komstir bekerja ekstra dan cepat aus.

Hindari juga membanting setang saat parkir atau menabrak lubang. Benturan keras bisa membuat setang bengkok.

Kapan Harus ke Bengkel?

Jika setang masih goyang setelah disetel, atau terasa mengunci, segera ke bengkel.

Mekanik akan memeriksa bearing, seal, dan rangka kemudi. Jangan menunda perbaikan karena bisa membahayakan keselamatan.


Merawat kemudi motor bukanlah pekerjaan sulit. Dengan memeriksa kelonggaran, membersihkan komstir, dan menjaga kabel serta grip, setang akan tetap ringan dan stabil.

Ingat, keselamatan berkendara dimulai dari kemudi yang prima. Rawat kemudi motor Anda mulai sekarang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.