Berikut 6 Hal yang Biasanya Dicari Perusahaan Saat Merekrut Karyawan

AKURAT.CO - Diterima bekerja di perusahaan besar setelah menyandang gelar sarjana merupakan hal yang membahagiakan.
Tidak hanya bagi diri sendiri, tapi juga orang tua dan orang yang selalu mendukungmu.
Karena prosesnya tidaklah mudah. Agar kamu dapat bersaing dengan kandidat lain, ketahuilah beberapa hal yang memang saat ini paling dicari oleh perusahaan berikut ini:
Baca Juga: Jalan Hingga Ratusan Meter, Ganjar Salami Puluhan Ribu Warga, Sampaikan Pesan Mendalam Ini
Kepribadian karyawan
Hal pertama yang dilihat recruiter adalah kepribadianmu.
Secara garis besar, mereka dapat menyimpulkannya sejak kamu memasuki ruangan, cara berbicara, berpakaian, dan tatapan mata.
Kamu tak bisa memalsukan kepribadianmu di depan mereka.
So, be real karena kalau rezeki, kamu pasti diterima meskipun punya segudang kelemahan.
Baca Juga: Baznas Jateng: Program Pak Ganjar Membuat Kami Kian Bermanfaat untuk Masyarakat
Gairah bekerja
Perusahaan manapun pasti mencari sosok karyawan yang bergairah saat bekerja.
Dalam arti memiliki semangat yang tinggi untuk menyelesaikan pekerjaan dan senantiasa memberikan yang terbaik.
Kamu yang memiliki sifat ini patut bangga karena dengan bila diimbangi dengan performa maksimal, ada kemungkinan kamu akan lolos ke tahap berikutnya.
Intinya, jangan henti menunjukkan antusiasme di depan recruiter untuk menambah minat mereka terhadapmu.
Dapat bekerja dalam tim
Tak selamanya suatu pekerjaan diselesaikan secara individu.
Ada kalanya atasan menyuruhmu untuk bekerja bersama tim, biasanya untuk mengurus proyek, sehingga kemampuan teamwork sangat dibutuhkan.
Tak heran kalau sebagian perusahaan memasukkan sesi Forum Group Discussion (FGD) dalam proses seleksi.
Dari sesi ini, perusahaan akan melihat kemampuan kerjasama kandidat. Bila cocok, kamu boleh mengikuti tahap selanjutnya.
Baca Juga: Ganjar Diserbu Lautan Manusia saat Perpisahan
Luwes
Perusahaan juga mencari karyawan yang luwes atau fleksibel, lho! Dalam arti, mau diajak kemana saja, melakukan apa saja, dan pastinya tipikal orang yang menyenangkan.
Dengan demikian, suasana kerja menjadi tidak monoton.
Tidak dapat dipungkiri, bekerja monoton cepat menimbulkan kebosanan.
Berbeda kalau lingkungannya luwes, semua karyawan pasti betah.
Selagi pekerjaan tidak terbengkalai, maka sah-sah saja untuk bekerja secara luwes.
Baca Juga: Identix Coffee Buka Cabang Thematic Banking Cafe di Unnes
Mau mengaku salah
Kemampuan mengakui kesalahan memang tidak terlihat selama proses rekruitmen.
Tapi, perusahaan dapat melihatnya dengan membaca kepribadianmu seperti yang dijelaskan pada poin pertama.
Jika semua karyawan selalu merasa benar, suasana di kantor akan kacau.
Kemauan untuk mengaku salah dapat menyadarkan karyawan lain kalau bersalah itu bukanlah hal yang buruk.
Sebab, setiap orang punya kesempatan untuk memperbaikinya.
Kemampuan beradaptasi
Pintar dan sopan saja tidaklah cukup karena perusahaan membutuhkan karyawan yang cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.
Sebab setelah diterima, kamu harus mengikuti instruksi kerja di perusahaan seperti karyawan lainnya.
Selain itu, kamu juga harus berbaur dengan karyawan lain untuk memudahkan proses pembelajaran sistem dan cara kerja di perusahaan.
Tanpa kemampuan adaptasi yang baik, bisa dipastikan kamu tak akan betah bekerja di sana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










