Jateng

5 Tips Aman Menjalankan Ibadah Puasa Bagi Penderita Maag, Tetap Aman dan Nyaman Jalankan Ibadah dengan Baik

Theo Adi Pratama | 3 April 2024, 11:54 WIB
5 Tips Aman Menjalankan Ibadah Puasa Bagi Penderita Maag, Tetap Aman dan Nyaman Jalankan Ibadah dengan Baik

AKURAT.CO, Puasa Ramadan, sebuah kewajiban agama bagi umat Islam, seringkali menimbulkan pertanyaan bagi penderita penyakit maag.

Dengan durasi puasa kurang lebih 13 jam dalam sehari, bagaimana cara menjalankannya tanpa memperburuk kondisi kesehatan mereka?

Maag, atau dispepsia dalam istilah medis, adalah gejala tidak nyaman yang terjadi di perut bagian atas.

Gejalanya meliputi lambung perih, perut begah, kembung, bahkan sensasi terbakar di ulu hati.

Pola makan yang tidak teratur, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gas, dan stres adalah beberapa faktor yang dapat memicu kambuhnya sakit maag.

Bagi penderita maag, menjalankan puasa bisa menjadi tantangan.

Baca Juga: Tips Seputar Tunjangan Hari Raya: Menjadi Bijak dalam Mengelola THR Agar Tidak Terlalu Boros

Mereka harus mengatur pola makan dengan hati-hati agar tidak memperparah kondisi kesehatan mereka.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu penderita maag menjalankan puasa dengan lebih nyaman:

1. Hindari Makan Berlebihan: Saat sahur dan berbuka, penderita mag sebaiknya menghindari makan secara berlebihan.

Porsi makan yang terlalu besar dapat meningkatkan tekanan pada lambung dan memicu naiknya asam lambung.

2. Hindari Makanan Berminyak dan Pedas: Makanan yang mengandung banyak minyak, pedas, dan digoreng dapat menjadi musuh utama penderita mag.

Jenis makanan ini cenderung memicu peningkatan asam lambung dan mengganggu pencernaan.

Baca Juga: Update Terkini Kode Redeem Mobile Legends MLBB 3 April 2024, Dapatkan Skin dan Emblem Gratis

3. Jangan Makan Terburu-Buru: Kebiasaan makan dengan cepat dapat menyebabkan udara terperangkap di dalam saluran pencernaan, yang dapat memicu mulas atau kembung.

Makanlah secara perlahan dan nikmati setiap suapan dengan tenang.

4. Hindari Tidur Setelah Makan: Setelah sahur, hindarilah kebiasaan langsung tidur.

Tidur setelah makan dapat mengganggu proses pencernaan dan memperburuk gejala mag.

Jika merasa mengantuk, usahakan untuk tidur dengan posisi kepala dan bahu lebih tinggi dari perut.

5. Pilih Menu Makanan Tepat: Saat sahur dan berbuka, pilihlah menu makanan yang sesuai untuk penderita mag.

Karbohidrat kompleks seperti nasi atau oatmeal, daging rendah lemak seperti dada ayam atau ikan, dan buah-buahan non-asam seperti pir, apel, dan pisang adalah pilihan yang baik.

Baca Juga: Rekomendasi Cafe Instagramable di Pusat Kota Surabaya: Thirthy Three Brew Coffee, Tempat Nongkrong Asyik di Daerah Tunjungan Surabaya

Dengan memperhatikan tips-tips di atas, penderita mag dapat menjalankan puasa Ramadan dengan lebih nyaman dan mengurangi risiko kambuhnya penyakit mereka.

Namun, jika gejala mag terus mengganggu atau memburuk, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Semoga puasa Ramadan kali ini berjalan lancar dan membawa berkah bagi semua umat Islam.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.