Kisah Sejarah! Makam Banyusumurup: Tempat Peristirahatan Para Pengkhianat Kerajaan di Imogiri!

JATENG.AKURAT.CO, Makam Banyusumurup, yang terletak di Dusun Banyusumurup, Kecamatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta, menyimpan cerita sejarah yang menarik.
Dikenal sebagai makam para "pengkhianat", kompleks pemakaman ini menjadi salah satu dari tiga kompleks makam di Imogiri, selain Makam Panembahan Giri dan Makam Raja-Raja Imogiri.
Yuk, simak kisah di balik Makam Banyusumurup!
Sejarah dan Lokasi Makam Banyusumurup
Makam Banyusumurup terletak di dekat kompleks Makam Raja-Raja Imogiri dan merupakan kompleks makam termuda di antara ketiganya.
Meskipun catatan sejarah yang detail tentang individu-individu yang dimakamkan di sini masih terbatas, beberapa tokoh penting disebutkan terkait dengan makam ini.
Kisah Pangeran Pekik: Antara Pengkhianatan dan Tragedi
Salah satu tokoh utama yang dimakamkan di Makam Banyusumurup adalah Pangeran Pekik, putra dari Adipati Surabaya yang hidup pada awal abad ke-17 Masehi.
Menurut Babad Tanah Jawi, Pangeran Pekik terlibat dalam konflik antara Sultan Amangkurat I dan putranya, Raden Mas Rahmat (yang kelak menjadi Amangkurat II).
Pangeran Pekik dianggap memihak Raden Mas Rahmat dalam perselisihan mereka, terutama terkait perebutan kekuasaan dan kisah cinta dengan Rara Oyi.
Akibatnya, Pangeran Pekik dihukum mati oleh Sultan Amangkurat I, bersama dengan keluarganya dan puluhan pengikutnya.
Rara Oyi juga dimakamkan di sini setelah tewas di tangan Raden Mas Rahmat sebagai bentuk penebusan dosa.
Tokoh Lain yang Dimakamkan di Banyusumurup
Selain Pangeran Pekik, ada beberapa tokoh lain yang dimakamkan di Makam Banyusumurup, antara lain:
Patih Danurejo II: Dianggap condong kepada Belanda dan Sultan Hamengkubuwono III, ia dihukum mati oleh Sultan Hamengkubuwono II. Namun, namanya dipulihkan pada masa Sultan Hamengkubuwono VI, dan jenazahnya dipindahkan ke Makam Giri Purno di Klaten.
Raden Ronggo Prawirodirjo III: Tokoh yang memilih melawan Belanda, meskipun akhirnya tertangkap dan dimakamkan di sini. Namanya kemudian dipulihkan oleh Sultan Hamengkubuwono IX, dan jenazahnya dipindahkan ke Makam Giri Purno.
Kontroversi dan Misteri yang Menyelimuti
Meskipun kisah-kisah ini menarik, ada beberapa ketidaksesuaian kronologis dalam catatan sejarah.
Misalnya, kisah Rara Oyi diperkirakan terjadi antara tahun 1660-1670, sementara Pangeran Pekik telah meninggal pada tahun 1659.
Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang akurasi cerita yang diturunkan secara lisan.
Makam Banyusumurup sebagai Destinasi Wisata Sejarah
Bagi para pecinta sejarah, Makam Banyusumurup menjadi destinasi menarik untuk mempelajari dinamika politik dan tragedi di era Kerajaan Mataram.
Lokasinya yang dekat dengan Makam Raja-Raja Imogiri juga memudahkan pengunjung untuk menjelajahi lebih banyak situs bersejarah di kawasan ini.
Jadi, apakah kamu tertarik untuk mengunjungi Makam Banyusumurup dan menyelami kisah-kisah tragis di baliknya? Jangan lupa untuk menghormati situs bersejarah ini saat berkunjung!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini







