Moba Vibes! Rahasia Terungkap, Ternyata Ini Kisah Hou Yi Sang Pemanah Legendaris yang Menginspirasi Hero Hou Yi di Honor of Kings!

JATENG.AKURAT.CO, Bagi para pecinta Honor of Kings, sosok Hou Yi pasti sudah tidak asing lagi. Pemanah ulung ini terkenal dengan kemampuannya yang luar biasa dalam menghabisi lawan dengan presisi mematikan.
Namun, tahukah kamu bahwa di balik kehebatannya di arena MOBA, Hou Yi menyimpan kisah legenda yang penuh misteri dan keajaiban? Mari kita telusuri asal-usul Hou Yi dan kisahnya yang inspiratif.
Mitologi Tiongkok: Pemanah Terhebat Sepanjang Masa
Dalam mitologi Tiongkok, Hou Yi dianggap sebagai pemanah terhebat sepanjang masa.
Ia terkenal karena menikahi dewi bulan, Chang'e, dan keberaniannya dalam menghadapi sembilan matahari. Hou Yi adalah seorang manusia abadi yang tinggal di istana Kaisar Langit.
Namun, ia membuat keputusan untuk menjadi manusia demi membantu umat manusia saat dibutuhkan.
Kisah Cinta dengan Chang'e
Hou Yi menikah dengan Chang'e, yang kemudian mengkhianatinya dan menjadi dewi bulan.
Meskipun Hou Yi dan Chang’e sama-sama merupakan tokoh populer dalam mitologi Tiongkok, hanya sedikit yang diketahui tentang keluarga mereka.
Kisah cinta mereka penuh dengan pengkhianatan dan pengorbanan, menambah nuansa tragis dalam legenda Hou Yi.
Karakteristik Hou Yi
Hou Yi digambarkan sebagai seorang pemuda yang sangat kuat dan tidak berperikemanusiaan.
Ia membawa busur besar yang terbuat dari tulang harimau dan anak panah yang dibuat dari urat naga.
“Konon hanya Hou Yi yang mampu menarik busurnya itu,” tulis Mae Hamilton di laman Mythopedia.
Dalam seni, Hou Yi biasanya tampil dengan mengenakan pakaian tradisional tentara dan kulit binatang.
Pertempuran dengan Sepuluh Matahari
Di masa ketika bumi masih sangat muda, ada sepuluh matahari yang bergantian menerangi planet ini.
Saat itu, Kaisar Yao memerintah Tiongkok. Kaisar Langit memberi tahu sepuluh matahari bahwa hanya satu yang boleh bermain di langit dalam satu waktu agar tidak menghancurkan bumi.
Namun, karena masih muda, mereka memutuskan bahwa bermain bersama akan jauh lebih menyenangkan daripada sendirian.
Ketika kesepuluh matahari muncul di langit, suhu di bumi menjadi sangat panas. Bencana massal pun terjadi.
“Tumbuhan layu dan orang-orang pingsan di jalanan saat bumi mulai terbakar,” ungkap Hamilton.
Melihat adanya peluang untuk melakukan kerusuhan, monster muncul dari bayang-bayang dan mulai memangsa umat manusia.
Seorang pemanah terampil bernama Hou Yi melihat kehancuran yang disebabkan oleh matahari.
Maka ia pun segera menemui Kaisar Langit dan memberi tahu bahwa jika matahari tidak berperilaku baik, dia harus menembak jatuh mereka untuk menyelamatkan bumi.
Aksi Heroik Hou Yi
Khawatir akan nyawa cucu-cucunya, Kaisar Langit memarahi mereka dan memohon agar mereka kembali ke rumah.
Namun matahari sedang bersenang-senang, sehingga mereka tidak dapat mendengar Kaisar Langit karena suara tawa mereka sendiri.
Meskipun Kaisar Langit menyayangi cucu-cucunya, tidak ada alasan bagi matahari untuk menimbulkan bencana bagi bumi.
Akhirnya, dia memberi izin pada Hou Yi untuk melakukan apa yang harus dilakukan.
Ia membekali dirinya dengan busur besar yang terbuat dari tulang harimau dan anak panah yang terbuat dari urat naga.
Pertama, Hou Yi membunuh monster yang meneror pedesaan.
Setelah selesai, dia naik ke puncak gunung yang tinggi untuk menghadapi matahari secara langsung.
Sebelum mulai menembak, Hou Yi memberikan peringatan terakhir kepada matahari dan memohon agar mereka kembali ke istana Kaisar Langit.
Ketika mendengar peringatan ini, matahari justru menjulurkan lidahnya ke arah Hou Yi dan menyuruhnya untuk mengurus urusannya sendiri.
Hou Yi menarik kembali busurnya dan melepaskan sembilan anak panah ke matahari.
Dalam sekejap, sembilan di antaranya jatuh dari langit. Matahari yang tersisa sangat ketakutan sehingga dia lari dan bersembunyi di dalam gua.
Dampak Tindakan Hou Yi
Bumi kini terjerumus ke dalam kegelapan dan dingin yang tak tertahankan.
Setiap makhluk hidup di planet ini memohon agar matahari terakhir muncul.
Namun dia sangat takut pada Hou Yi sehingga dia menutup telinganya dan mengabaikan permohonan manusia.
Setelah semua orang mencoba membujuk matahari untuk terbit, ayam jantan naik ke atas tempat bertenggernya dan berteriak, “Gege! Gege!” Gege berarti kakak laki-laki.
Suara ayam jago yang nyaring itu menjangkau matahari dan akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari guanya.
Kini, setiap kali ayam jantan berkokok di pagi hari, matahari terbit menyambutnya.
Hou Yi adalah sosok pahlawan yang tidak hanya dikenal di arena Honor of Kings, tetapi juga dalam mitologi Tiongkok.
Keberaniannya dalam menghadapi sembilan matahari dan pengorbanannya untuk umat manusia menjadikan Hou Yi sebagai legenda yang menginspirasi.
Kisahnya penuh dengan keajaiban, pengkhianatan, dan heroisme, menjadikan Hou Yi sebagai karakter yang tak terlupakan dalam sejarah mitologi Tiongkok.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 4LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 5UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 6Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 8GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 9Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 10Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini







