Tangis dan Doa di Jatidiri, Lagu Sampai Jumpa Endank Soekamti Mengiringi Kepergian Bobotoh Persib

JATENG.AKURAT.CO – Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (8/11) malam, tidak hanya menjadi tempat pertarungan Persib Bandung menghadapi Java United FC dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027.
Di tengah riuh dukungan ribuan Bobotoh, terselip suasana haru yang menyentuh hati.
Lagu Sampai Jumpa milik Endank Soekamti dinyanyikan para pendukung Persib yang hadir di stadion kebanggaan warga Semarang tersebut.
Bukan sekadar nyanyian untuk menyemangati tim kesayangan. Lagu itu menjadi ungkapan perpisahan sekaligus penghormatan kepada salah seorang Bobotoh, Roby Kurniawan, yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas saat perjalanan menuju Semarang.
Roby merupakan pendukung Persib asal Bogor yang bersama sejumlah rekannya berangkat menuju Semarang untuk menyaksikan langsung perjuangan Maung Bandung menghadapi Java United di Stadion Jatidiri.
Namun, perjalanan untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya itu berakhir tragis.
Kecelakaan lalu lintas terjadi di area Tol Tegal KM 282, Jawa Tengah, Minggu (8/11/2026), sekitar pukul 07.00 WIB. Roby menjadi salah satu korban dalam insiden tersebut.
Kabar kepergiannya menjadi duka bagi keluarga besar Persib dan Bobotoh.
Terlebih, Roby sedang dalam perjalanan membawa kecintaannya kepada Maung Bandung, sebagaimana ribuan pendukung lainnya yang rela menempuh perjalanan jauh demi mendukung tim kebanggaan.
Lagu Perpisahan untuk Roby Kurniawan
Di Stadion Jatidiri, lagu Sampai Jumpa seolah menjadi bahasa yang mewakili perasaan para Bobotoh.
Lirik demi lirik dinyanyikan sebagai bentuk penghormatan kepada Roby.
Di tengah atmosfer pertandingan sepak bola, ada pesan kehilangan, doa, dan harapan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
Momen tersebut memperlihatkan bahwa kecintaan terhadap klub bukan hanya tentang kemenangan, kekalahan, atau persaingan di lapangan.
Ada ikatan persaudaraan yang tumbuh di antara sesama pendukung. Mereka datang dari kota berbeda, menempuh perjalanan bersama, dan dipersatukan oleh kecintaan kepada satu lambang kebanggaan, Persib Bandung.
Kepergian Roby menjadi pengingat bahwa di balik semangat mendukung tim kesayangan, ada keselamatan dan nyawa manusia yang jauh lebih berharga.
Persib Sampaikan Duka Mendalam
Duka atas kepergian Roby juga disampaikan secara resmi oleh Persib Bandung dan seluruh keluarga besar PT Persib Bandung Bermartabat.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta seluruh pihak yang merasakan kehilangan.
"Atas nama manajemen, pemain, tim, dan seluruh keluarga besar PERSIB, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Roby Kurniawan. Kami turut merasakan kesedihan yang mendalam dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan," ujarnya.
Sebagai bentuk penghormatan, seluruh pemain dan tim Persib mengenakan pita hitam saat menghadapi Java United FC di Stadion Jatidiri.
Manajemen Persib juga berencana mengunjungi rumah duka di kawasan Parung, Bogor, untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kami ingin hadir dan menyampaikan langsung rasa duka kepada keluarga almarhum. Dukungan dan kecintaan Bobotoh selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan PERSIB. Karena itu, kami merasa kehilangan atas kepergian salah satu Bobotoh yang tengah dalam perjalanan untuk memberikan dukungan kepada tim," katanya.
Persib turut mendoakan agar Roby mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Keluarga yang ditinggalkan juga diharapkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi musibah tersebut.
Doa juga disampaikan kepada rekan-rekan Bobotoh lainnya yang turut terdampak kecelakaan agar mendapatkan penanganan terbaik dan segera pulih.
Sepak Bola Bukan Sekadar Kemenangan
Kehadiran ribuan Bobotoh di Stadion Jatidiri malam itu menjadi bukti besarnya kecintaan terhadap Persib.
Mereka rela menempuh perjalanan jauh untuk berdiri di tribun, menyanyikan lagu dukungan, dan memberikan energi kepada para pemain.
Namun, kepergian Roby memberikan makna berbeda pada perjalanan tandang kali ini.
Di antara nyanyian dukungan dan gemuruh stadion, ada satu nama yang tidak lagi bisa ikut bernyanyi bersama rekan-rekannya.
Lagu Sampai Jumpa dari Endank Soekamti menjadi simbol bahwa meski seseorang telah pergi, kenangan dan persaudaraan yang ditinggalkan akan tetap hidup.
Persib pun mengingatkan seluruh Bobotoh yang melakukan perjalanan untuk selalu mengutamakan keselamatan.
Dukungan dan kecintaan kepada klub memang sangat berarti, tetapi keselamatan jiwa tetap menjadi hal paling utama.
Malam di Stadion Jatidiri bukan hanya tentang Persib melawan Java United. Ada doa yang dipanjatkan, ada kehilangan yang dirasakan, dan ada persaudaraan yang kembali diteguhkan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Persis Siap-siap Disanksi Komdis PSSI Usai Dua Kartu Merah
- 4Update Skor Java United vs Persib: Tuan Rumah Unggul 2-0, Ciro Alves dan Gustavo Hancurkan Pertahanan Maung Bandung
- 5Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 6Persijap Kian Merana, Kalah Kandang di Tangan Garudayaksa FC, Jurang Degradasi Kian Dekat, Skor Akhir 1-2
- 7Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 8Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 9Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 10Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak



