Jateng

Maurinho Tak Mau Ditipu, Waspadai Strategi Barcelona Jelang El Clasico vs Madrid

Arixc Ardana | 25 Oktober 2026, 22:49 WIB
Maurinho Tak Mau Ditipu, Waspadai Strategi Barcelona Jelang El Clasico vs Madrid
Real Madrid akan bertandang ke markas Barcelona di Stadion Camp Nou, Minggu (25/10/2026) malam waktu setempat atau Senin (26/10/2026) dini hari WIB.

JATENG.AKURAT.CO – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menegaskan tidak akan mengubah pendekatan permainan timnya hanya untuk meredam bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, menjelang duel panas El Clasico pertama musim ini di La Liga Spanyol 2026-2027.

Real Madrid akan bertandang ke markas Barcelona di Stadion Camp Nou, Minggu (25/10/2026) malam waktu setempat atau Senin (26/10/2026) dini hari WIB.

Pertandingan pekan ke-10 ini menjadi salah satu laga paling dinantikan karena berpotensi memengaruhi persaingan di papan atas klasemen.

Mourinho menyadari kualitas Lamine Yamal yang menjadi salah satu pemain penting Barcelona.

Namun, pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa Real Madrid tidak akan meninggalkan prinsip permainan yang selama ini diterapkannya hanya demi mengantisipasi pergerakan pemain berusia muda tersebut.

"Dia (Lamine Yamal) adalah seorang pemain hebat. Kami tidak akan mengubah hal-hal secara keseluruhan. Kami tidak akan melupakan cara-cara melakukan hal-hal," kata Jose Mourinho, dikutip dari BBC.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Mourinho lebih memilih mempertahankan identitas permainan Real Madrid ketimbang melakukan perubahan besar untuk menghadapi satu pemain lawan.

Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan. Barcelona memiliki sejumlah pemain berkualitas yang dapat mengubah jalannya pertandingan, terutama ketika mendapatkan ruang untuk membangun serangan.

Real Madrid Punya Misi Pangkas Jarak dari Barcelona

Pertandingan Barcelona vs Real Madrid bukan sekadar perebutan gengsi dua rival abadi. Hasil El Clasico kali ini juga dapat memberikan perubahan signifikan dalam persaingan gelar La Liga 2026-2027.

Barcelona saat ini berada di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin atas Real Madrid yang menempati peringkat ketiga.

Kemenangan di Camp Nou akan membuat Los Blancos memangkas jarak menjadi tiga poin sekaligus membuka peluang menggeser Atletico Madrid dari posisi kedua.

Sebaliknya, jika Barcelona mampu mempertahankan keunggulannya, Blaugrana akan semakin kokoh di puncak klasemen dan memperbesar tekanan terhadap para pesaingnya.

Real Madrid juga memiliki misi lain, yakni menghentikan laju impresif Barcelona pada awal musim ini.

Barcelona tercatat meraih sembilan kemenangan beruntun dalam sembilan pertandingan awal La Liga musim ini. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi tim tuan rumah untuk menghadapi rival terbesarnya.

Apabila Madrid mampu mencuri kemenangan di Camp Nou, catatan sempurna Barcelona tersebut akan terhenti. Los Blancos sekaligus berpeluang menggagalkan upaya Blaugrana mencatatkan sepuluh kemenangan beruntun sebagai rekor awal musim terbaru dalam sejarah La Liga.

Mourinho Akui Pemain Madrid Masih Beradaptasi

Meski memiliki ambisi besar, Mourinho tidak menutup mata terhadap kondisi timnya yang masih dalam proses penyesuaian dengan pendekatan permainan yang diterapkannya.

Menurut Mourinho, para pemain Real Madrid masih membutuhkan waktu untuk memahami metode dan tuntutan taktik yang diinginkannya.

Ia menyebut kebersamaan tim dengan dirinya baru berlangsung sekitar tiga bulan jika tidak menghitung masa pramusim dan jeda internasional.

"Kami baru bersama tiga bulan jika Anda tak menghitung pramusim dan jeda internasional," kata Mourinho.

"Para pemain masih (dalam proses) mengenal saya dan cara-cara saya melakukan hal-hal."

Proses adaptasi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan menjelang pertandingan besar seperti El Clasico.

Real Madrid memang masih bersaing di papan atas, tetapi perjalanan mereka pada awal musim tidak sepenuhnya mulus. Los Blancos telah menelan dua kekalahan dan beberapa kali harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan.

Situasi ini membuat duel melawan Barcelona menjadi ujian penting bagi Mourinho untuk menunjukkan sejauh mana perkembangan timnya.

Pelatih yang pernah membawa Madrid meraih trofi tersebut tentu berharap anak asuhnya mampu memperlihatkan perkembangan positif di tengah tekanan pertandingan yang sarat gengsi.

Modal Madrid Lebih Bagus Usai Menang di Liga Champions

Real Madrid datang ke El Clasico dengan modal kemenangan meyakinkan di kompetisi Eropa.

Los Blancos menaklukkan RB Leipzig dengan skor 4-1 pada pertandingan matchday ketiga Liga Champions 2026-2027, Rabu (21/10/2026).

Hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Madrid sebelum menghadapi Barcelona. Produktivitas gol dalam pertandingan itu juga memberikan sinyal positif bagi lini serang Los Blancos.

Kondisi berbeda dialami Barcelona. Tim tuan rumah harus menelan kekalahan 2-4 dari juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) pada pertandingan sehari sebelumnya.

Perbedaan hasil tersebut membuat Madrid secara psikologis memiliki modal yang cukup baik. Namun, Mourinho menolak menganggap kemenangan atas Leipzig dan kekalahan Barcelona dari PSG sebagai faktor penentu hasil El Clasico.

Menurutnya, pertandingan melawan Barcelona memiliki karakteristik tersendiri sehingga hasil dari laga sebelumnya tidak bisa dijadikan patokan utama.

"Kami dalam dinamika yang bagus, bermain bagus, kami mencetak gol, tetapi Clasico berbeda. Apa yang sudah kami lakukan sebelumnya tak ada pengaruhnya," ujar Mourinho.

Ia juga menekankan besarnya perhatian dunia terhadap pertemuan dua klub raksasa Spanyol tersebut.

"Ada pertandingan-pertandingan penting lain di dunia. Tetapi Clasico cuma ini, dunia berhenti (untuk menontonnya)," kata Mourinho.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.