Jateng

Persis Solo Gagal Raih Kemenangan di Manahan, Dedy Gusmawan Soroti Komunikasi Pemain

Arixc Ardana | 25 Oktober 2026, 19:49 WIB
Persis Solo Gagal Raih Kemenangan di Manahan, Dedy Gusmawan Soroti Komunikasi Pemain

JATENG.AKURAT.CO – Persis Solo harus puas berbagi poin dengan RANS Nusantara FC setelah bermain imbang 2-2 pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027.

Bermain di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/10/2026) malam, Laskar Sambernyawa kembali gagal mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

Persis Solo dua kali tertinggal sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Namun, hasil imbang ini belum sepenuhnya memuaskan tim tuan rumah yang bertekad memperbaiki performa di kompetisi musim ini.

RANS Nusantara FC lebih dahulu membuka keunggulan melalui gol Refan pada menit ke-13.

Persis berusaha meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan dan akhirnya mendapatkan hasil menjelang berakhirnya babak pertama.

Vico Duarte sukses mengeksekusi tendangan penalti untuk membawa Persis menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin ketat. RANS kembali unggul pada menit ke-67 setelah Hoel Andersen mencetak gol melalui sundulan.

Tertinggal untuk kedua kalinya, Persis tidak menyerah. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-81 ketika Andy Harjito menyundul bola ke gawang RANS untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Kedua tim masih berusaha mencari gol kemenangan pada sisa waktu pertandingan. Namun, tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Dedy Gusmawan Apresiasi Perjuangan Pemain Persis

Caretaker Persis Solo, Dedy Gusmawan, mengapresiasi kerja keras para pemain meskipun hasil pertandingan belum sesuai harapan.

Menurutnya, para pemain telah menunjukkan perkembangan dalam setiap pertandingan. Ia berharap semangat tersebut dapat terus dipertahankan untuk membantu Persis keluar dari tren hasil yang kurang memuaskan.

"Saya apresiasi pemain meskipun hasil belum memuaskan tapi mereka sudah bekerja keras. Meski satu poin kita dapat, tapi secara semangat pemain sudah menunjukkannya," ujar Dedy seusai pertandingan.

Dedy menegaskan, hasil imbang melawan RANS akan menjadi bahan evaluasi bagi timnya sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

Selain memperkuat aspek taktik dan teknik, ia menyoroti komunikasi antarpemain yang dinilai masih perlu diperbaiki.

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan agar permainan Persis semakin solid.

"Memang itu menjadi pekerjaan rumah kita dan dilihat dari pertandingan sebelumnya. Tapi di latihan kita selalu koreksi dan evaluasi masalah itu. Memang ada sedikit miss komunikasi antara pemain tapi kita tetap evaluasi ke depan. Semoga masalah ini segera teratasi," tuturnya.

Dedy berharap evaluasi yang dilakukan dalam sesi latihan dapat membantu mengurangi kesalahan komunikasi sekaligus meningkatkan koordinasi antarpemain di lapangan.

Andrean Rindorindo Minta Suporter Tetap Memberi Dukungan

Kekecewaan atas hasil imbang juga dirasakan para pemain Persis Solo. Mewakili rekan-rekannya, Andrean Rindorindo menyampaikan terima kasih kepada suporter yang telah hadir langsung di Stadion Manahan untuk memberikan dukungan.

Ia juga meminta maaf karena tim belum mampu mempersembahkan hasil maksimal bagi pendukung Laskar Sambernyawa.

Andrean mengakui, tambahan satu poin di kandang terasa mengecewakan bagi tim yang mengincar kemenangan. Meski demikian, ia melihat masih ada perkembangan dalam permainan Persis.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada suporter yang sudah hadir. Tentu ini hasil yang bukan kita mau, kita mendapatkan satu poin di kandang rasanya seperti kalah. Mungkin secara permainan kita tidak terlalu baik tetapi tetap ada progres," jelasnya.

Ia menambahkan, perubahan kepelatihan turut menjadi tantangan yang harus dihadapi tim. Para pemain masih berusaha menyesuaikan diri agar dapat segera menemukan kembali performa terbaik.

"Mungkin ini masalah transisi pergantian pelatih. Namun kita tetap berusaha mengatasi secepat mungkin dan tentu kita harap pertandingan ini menjadi pelajaran untuk pertandingan selanjutnya," imbuhnya.

Persis Bertekad Bangkit pada Laga Berikutnya

Hasil imbang melawan RANS Nusantara FC menjadi pekerjaan rumah bagi Persis Solo untuk membenahi sejumlah aspek permainan.

Kemampuan bangkit setelah dua kali tertinggal menjadi salah satu hal positif yang bisa dipetik. Namun, Persis masih perlu meningkatkan konsistensi permainan, memperbaiki komunikasi, serta memaksimalkan peluang agar bisa mengamankan tiga poin.

Evaluasi yang dilakukan tim pelatih diharapkan mampu membawa perubahan pada pertandingan berikutnya. Persis pun dituntut segera menemukan momentum positif demi memperbaiki hasil di Pegadaian Championship 2026/2027.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.