Jateng

Bangkit dari Keterpurukan, Marco Bezzecchi Raih Podium Dramatis di MotoGP Motegi 2026

Theo Adi Pratama | 4 Oktober 2026, 17:46 WIB
Bangkit dari Keterpurukan, Marco Bezzecchi Raih Podium Dramatis di MotoGP Motegi 2026

JATENG.AKURAT.CO, Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh pebalap andalan tim Aprilia, Marco Bezzecchi, saat melakoni balapan utama Grand Prix Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi pada kalender MotoGP 2026.

Setelah melewati sesi sprint race Sabtu yang penuh rintangan tanpa hasil maksimal, rider asal Italia itu mampu bangkit lewat pertarungan sengit demi merebut podium ketiga yang sangat berharga.

Meski berhasil mengamankan tempat di tangga juara, Bezzecchi harus merela posisi dalam perburuan gelar juara dunia kembali melebar akibat dominasi konsisten dua rival utamanya, Jorge Martin dan Marc Marquez, yang sukses finis di depannya sepanjang akhir pekan ini.

Baca Juga: Pecco Bagnaia Buka Suara Usai GP Motegi 2026: Akui Pembalap Salah Proyeksi Ban Michelin

Awal Lomba Impresif dan Kejutan Kecepatan di Akhir Balapan

Mengawali balapan dari posisi start keempat, Bezzecchi langsung melakukan manuver agresif begitu lampu hijau menyala.

Ia sukses melesat melewati Pedro Acosta untuk langsung mengamankan urutan ketiga saat memasuki area kurva pertama.

Pada putaran-putaran awal, kecepatan motor Aprilia yang dikendarai Bezzecchi terlihat sangat kompetitif hingga mampu menempel ketat rombongan terdepan.

Walaupun ritme tinggi yang ditunjukkan Marquez dan Martin di pertengahan lomba sempat membuat jarak sedikit menjauh, Bezzecchi tak pernah benar-benar kehilangan fokus.

Gaya berkendaranya justru makin tajam menjelang garis finis. Pebalap bernomor start 72 ini secara konsisten mencetak catatan waktu putaran terbaiknya pada lap-lap pamungkas, menunjukkan manajemen ban dan ritme pacu yang sangat matang.

Baca Juga: Hasil MotoGP Motegi 2026: Marquez Tekuk Martin, Ducati Ukir Rekor 100 Kemenangan

Ancaman Bastianini dan Duel Ketat di Tikungan Terakhir

Kenaikan ritme balap di masa-masa kritis rupanya juga dialami oleh Enea Bastianini yang mengintai tepat dari posisi keempat.

Peningkatan kecepatan Bastianini di penghujung laga sempat mengancam posisi tiga besar yang tengah digenggam rapat oleh Bezzecchi.

Tekanan dari lini belakang memaksa Bezzecchi memeras performa terbaik kendaraan hingga sektor terakhir sirkuit.

Kedua penunggang kuda besi tersebut bahkan menyajikan duel menegangkan yang berlangsung ketat hingga tikungan pamungkas sebelum menyentuh garis finis.

"Balapan yang sangat berat, terutama karena Enea [Bastianini] melaju sangat kencang. Setiap lap saya berusaha mempertajam waktu, tetapi dia terus mendekat," ungkap Bezzecchi seusai menuntaskan balapan di Motegi.

Dilema Klasemen Jelang Balapan Seri Berikutnya

Kebahagiaan Bezzecchi yang kembali berdiri di atas podium sedikit terbayangi oleh situasi perolehan poin sementara.

Kehilangan angka penting dari Marquez serta Martin membuat ruang geraknya untuk merebut puncak klasemen menjadi semakin sempit.

Bezzecchi mengakui bahwa target utamanya pada balapan kali ini adalah memastikan tempat di tiga besar sembari menjaga peluang untuk mendekati barisan terdepan jika ada celah.

Adanya dorongan dari Bastianini di belakang ia sebut justru menjadi pemicu ekstra untuk menekan limit kendaraannya.

Fokus kini langsung dialihkan pada seri-seri mendatang. Dengan rasa percaya diri dan kenyamanan pada motor Aprilia yang terus membaik, Bezzecchi optimistis dapat tampil lebih kompetitif untuk memangkas margin poin di sisa musim ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.