Jateng

Hasil MotoGP Motegi 2026: Marquez Tekuk Martin, Ducati Ukir Rekor 100 Kemenangan

Theo Adi Pratama | 4 Oktober 2026, 17:39 WIB
Hasil MotoGP Motegi 2026: Marquez Tekuk Martin, Ducati Ukir Rekor 100 Kemenangan

JATENG.AKURAT.CO, Perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin membara setelah Marc Marquez kembali mencatatkan hasil sempurna pada balapan Grand Prix Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi.

Pebalap pabrikan Ducati itu berhasil meraih kemenangan ganda (sprint dan main race) ketiganya musim ini sejak seri Aragon.

Hasil impresif ini diraih usai sang juara dunia sembilan kali sukses menyalip rival terdekatnya, Jorge Martin, dalam pertarungan ketat di lintasan basah maupun kering.

Tambahan poin penuh di Motegi sekaligus menempel ketat posisi puncak klasemen sementara dengan selisih yang sangat tipis, yakni dua poin saja.

Strategi Cermat dan Adaptasi Ban Keras di Motegi

Tidak seperti pada sesi sprint Sabtu ketika Marquez langsung mengambil alih kepemimpinan di tikungan pertama, balapan utama sepanjang 24 lap menuntut pendekatan yang berbeda.

Martin mengambil alih posisi terdepan sejak awal start, memaksa Marquez bermain lebih sabar sembari membaca kondisi lintasan.

Keputusan alokasi Michelin yang menarik opsi ban belakang lunak sebelum balapan menambah tantangan tersendiri bagi para pebalap. Seluruh kontestan di grid akhirnya memilih kombinasi ban depan medium dan ban belakang hard.

Marquez terbukti mampu beradaptasi cepat dengan pilihan kompon keras tersebut.

Memasuki lap kelima, Marquez mencatatkan waktu putaran tercepat (fastest lap) dan menempel ketat Jorge Martin.

Usaha tersebut membuah hasil beberapa lap kemudian ketika Marquez melancarkan manuver bersih di tikungan sembilan untuk merebut posisi terdepan hingga garis finish.

Kunci Sukses: Kontrol Risiko dan Ritme Balap

Usai mengamankan 37 poin maksimal dari akhir pekan di Motegi, Marquez mengungkapkan kepuasannya terhadap peningkatan kinerja motor Ducati Desmosedici yang ia kendarai.

"Saya sangat senang bisa mengamankan 37 poin lagi. Sejak hari Jumat perasaannya sudah bagus, dan modifikasi kecil setelah sprint race membuat saya makin percaya diri. Target hari ini sangat jelas, yakni berusaha memimpin secepat mungkin dan mengontrol ritme balapan," ujar Marquez saat diwawancarai seusai balapan.

Ia menambahkan bahwa meski startnya tak semulus hari sebelumnya, kesabaran menjadi kunci utama.

Pengalaman yang minim dengan ban keras membuat Marquez memilih untuk memahami limit motor terlebih dahulu pada tiga lap awal sebelum menekan habis-habisan.

Kado Kemenangan Ke-100 Ducati dan Tantangan Berikutnya di Mandalika

Kemenangan keempat Marquez di Sirkuit Motegi sepanjang kariernya ini terasa makin istimewa.

Hasil tersebut menggenapi rekor 100 kemenangan pabrikan Ducati di ajang MotoGP di bawah arahan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna.

Meskipun momentum positif terus berpihak pada Marquez sejak seri Aragon, ujian berat sudah menanti di depan mata.

Seri berikutnya akan digelar di Sirkuit Mandalika, Indonesia—lintasan yang dikenal sangat menguras ketahanan ban dan dinilai lebih menguntungkan karakter motor Aprilia.

Marquez mengakui bahwa dirinya memiliki rekor kurang beruntung di Indonesia karena belum pernah menyentuh garis finish pada sesi balapan utama Grand Prix Mandalika.

Kendati demikian, pebalap asal Spanyol itu optimistis dapat mematahkan tren negatif tersebut berkat performa motor dan rasa percaya diri yang terus meningkat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.