Kisruh Pemain vs Manajemen Persibangga Setelah Juara Liga 4 Jateng, Manager Sebut Ini

JATENG.AKURAT.CO, Peristiwa ketegangan antara pemain dan manajemen Persibangga Purbalingga setelah berhasil meraih gelar juara Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 menjadi sorotan publik.
Beberapa pemain mengungkapkan perasaan tidak puas karena merasa kontribusi mereka belum mendapatkan penghargaan yang sesuai setelah memboyong trofi juara.
Kekhawatiran tersebut muncul ke permukaan melalui siaran langsung di platform media sosial, pada Selasa (17/2).
Salah satu pemain kunci tim, Haidar Nur Afif, mengungkapkan perasaannya melalui akun pribadinya saat live TikTok.
Ia menyatakan, bahwa manajemen kurang menghargai perjuangan seluruh skuad yang telah berjuang keras hingga meraih kemenangan.
Dirinya juga menyebutkan, bahwa manajer tim tidak datang ke ruang ganti untuk memberikan ucapan selamat langsung kepada para pemain.
“Setelah pertandingan usai, manajer tidak muncul di ruang ganti untuk menyapa kita atau memberikan apresiasi, bahkan langsung pergi dari lokasi,” ucap Haidar.
Selain itu, pemain juga mengaku bahwa biaya akomodasi hotel pasca pertandingan serta ongkos tol perjalanan harus ditanggung secara pribadi oleh masing-masing pemain.
“Kita sudah bersusah payah meraih juara, tapi perlakuan seperti ini membuat kita merasa tidak dihargai,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Manager Persibangga Hamzah Assadullah memberikan klarifikasi, pada Rabu (18/2).
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pemain Persibangga Purbalingga.
“Perbedaan persepsi ini terjadi karena adanya kesalahan dalam komunikasi antara pihak manajemen dan pemain,” jelasnya.
Hamzah menjelaskan, bahwa meskipun ia tidak bisa bertemu pemain di ruang ganti setelah penyerahan piala, ia telah menyapa dan memberikan apresiasi langsung kepada seluruh skuad di lapangan segera setelah laga adu penalti usai dan kemenangan dipastikan.
“Setelah pertandingan berakhir, kami segera menyuruh pemain untuk berangkat pulang karena akan ada acara penyambutan khusus dari masyarakat di Purbalingga,” tambahnya.
Menurut Hamzah, pihak manajemen telah berusaha memberikan dukungan terbaik untuk keperluan tim dan seluruh personel.
Jika ada hal yang dirasa kurang memuaskan oleh pemain, ia meminta maaf yang sebesar-besarnya.
“Kemenangan di Liga 4 Jateng adalah awal bagi kita untuk meraih target lebih besar, yaitu melaju ke babak Liga 3 nasional. Kami siap untuk terus mendampingi dan mengawal Persibangga dalam mengejar target tersebut, namun dukungan dari seluruh pendukung dan masyarakat pecinta sepak bola di Purbalingga akan menjadi kunci keberhasilan kita ke depannya,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









