Jateng

Tavares Keluhkan Kondisi Tim, PSM Makassar Dibelit Masalah Finansial Jelang Lawan Persija

Afri Rismoko | 20 September 2025, 20:45 WIB
Tavares Keluhkan Kondisi Tim, PSM Makassar Dibelit Masalah Finansial Jelang Lawan Persija

JATENG.AKURAT.CO, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, secara terbuka mengungkapkan keluhan terkait kondisi nonteknis yang dihadapi timnya.

Jelang pertandingan BRI Super League 2025/26 melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, ia menyebut para pemain dan staf telah mengalami keterlambatan gaji dan bonus hingga lima bulan.

"Saya punya staf yang pekan lalu tidak bisa makan malam karena tidak memiliki uang. Saya sendiri juga hampir lima bulan tidak menerima gaji. Hal ini membuat fokus 200 persen pada sepak bola menjadi sangat sulit," kata Tavares dalam konferensi pers.

Baca Juga: PSS Sleman Siap Ladeni Persiku Kudus, Ansyari Lubis Minta Pemain Tampil Ekstra Termotivasi

Meskipun menegaskan bahwa masalah finansial bukanlah alasan atas hasil buruk tim, pelatih asal Portugal ini mengaku frustrasi karena situasi ini sudah berulang sejak musim pertamanya.

Selain masalah gaji, Tavares juga menghadapi tantangan lain. Timnya tidak memiliki turnamen pramusim, beberapa pemain terlambat bergabung, dan klub terkena larangan transfer FIFA.

Situasi ini membuat PSM seperti melakukan pramusim di tengah kompetisi.

Meskipun demikian, Tavares menegaskan komitmennya terhadap tim dan berharap penuh pada dukungan suporter.

"Saya senang karena tahu bahwa besok, suporter akan datang. Karena kita perlu bersama pada masa-masa sulit," ujarnya.

PSM Makassar saat ini berada di dasar klasemen setelah meraih tiga hasil imbang dan satu kekalahan dari empat pertandingan. Namun, Tavares masih optimistis.

“Kami masih memiliki 30 pertandingan, jadi artinya kami (masih) bisa mendapatkan 90 poin,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A