Jateng

Amarah Ong Kim Swee Usai Persis Solo Dibantai Malut United: Kesalahan Sendiri Biang Keladinya!

Afri Rismoko | 12 April 2025, 20:48 WIB
Amarah Ong Kim Swee Usai Persis Solo Dibantai Malut United: Kesalahan Sendiri Biang Keladinya!

JATENG.AKURAT.CO, Pelatih kepala Persis Solo, Ong Kim Swee, melontarkan komentar pedas usai timnya menelan kekalahan telak 1-3 dari Malut United dalam laga pekan ke-28 Liga 1 2024/2025 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (12/4) sore.

Trigol dari Yakob Sayuri di babak pertama membuyarkan harapan Laskar Sambernyawa meraih poin di kandang, meski sempat memperkecil kedudukan melalui sundulan Cleylton Santos.

Usai pertandingan, Ong Kim Swee tak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai kekalahan timnya disebabkan oleh kesalahan-kesalahan mendasar para pemain, terutama hilangnya fokus di babak pertama yang berhasil dimanfaatkan secara maksimal oleh Malut United.

Baca Juga: Erick Thohir Murka, PSSI Desak Drawing Ulang Liga 4 Akibat Dugaan Kecurangan yang Viral

"Kita kalah pada babak pertama, terutama dengan gol dari kesalahan sendiri di mana kita hilang fokus dan ini memberikan ruang kepada Malut United. Seperti yang sebelumnya saya katakan, apabila kita bermain menghadapi tim yang bermain lebih baik, mereka akan mengambil peluang. Jadi kesalahan sendiri mengakibatkan kita dibobol pada babak pertama," ujar pelatih yang akrab disapa OKS ini.

Ia menambahkan bahwa upaya untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua datang terlambat dan Persis hanya mampu mencetak satu gol.

Lebih lanjut, OKS merinci letak kesalahan timnya pada proses terjadinya gol-gol Malut United.

"Kalau kita lihat gol pertama yang dicetak oleh Malut dari corner kick, yaitu marking, adalah kesalahan kita sendiri. Gol kedua, kesalahan di bagian tengah yaitu clearance. Kemudian gol ketiga, kita kehilangan bola di bagian tengah. Jadi untuk mengatakan bagian pertahanan tidak melakukan tugasnya, itu merupakan bukan satu persoalan," jelasnya.

Baca Juga: Preview Persija Jakarta Vs Persebaya Surabaya, Tanpa Kekuatan Penuh Akibat Sanksi Pemain

Menariknya, OKS membedakan antara kesalahan individu dan kesalahan sebagai unit tim.

"Pertahanan menjalankan tugas, tapi kesalahan individu dan kesalahan sebagai satu unit tim, berbeda. Jadi, bagi saya pertahanan telah menjalankan tugasnya, tetapi kesalahan individu yang membuat kita dibobol," tegasnya.

Pelatih asal Malaysia ini juga menyoroti kegagalan para pemain Persis Solo dalam memaksimalkan peluang yang didapat, berbanding terbalik dengan efektivitas Malut United dalam memanfaatkan setiap kesempatan.

"Kita tidak memaksimalkan peluang yang didapat, dan apabila berhadapan dengan tim yang mempunyai pemain yang berkualitas seperti Malut, mereka mampu menyempurnakan peluang yang ada. Ini yang menyebabkan kita gagal menyempurnakan peluang pada babak kedua," sesalnya.

Kendati kecewa, OKS menekankan pentingnya bagi tim untuk segera bangkit di sisa enam pertandingan musim ini.

"Kita tidak boleh beralasan. Kita harus memastikan kita kembali lebih baik setelah pertandingan hari ini, di mana kita memiliki 6 pertandingan. Kita kecewa, namun kita tidak boleh berhenti di sini. Masih ada pertandingan-pertandingan berikutnya, dan tim yang lain juga ingin keluar dari zona merah," pungkasnya.

Senada dengan pelatih, perwakilan pemain Persis Solo, Eky Taufik, juga menyampaikan kekecewaannya.

Ia bahkan meminta rekan-rekannya untuk memiliki rasa malu atas hasil buruk di kandang sendiri dan berjanji akan melakukan pembenahan untuk laga-laga mendatang.

"Hasil yang sangat tidak kami inginkan. Hasil yang sangat buruk. Tentunya kami menginginkan kepada seluruh pemain harus memiliki sikap malu. Terhadap hasil pertandingan hari ini, kami harus introspeksi diri, dan kami malu di hadapan pendukung sendiri," ujar Eky dengan nada kecewa.

"Dalam kondisi seperti ini di klasemen, kita seharusnya lapar untuk mencari poin, tapi ternyata hasil hari ini tidak bagus. Kami harus segera bangkit kembali," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A