Fokus Pemulihan Cedera, Maarten Paes Tunggu Keputusan Medis Jelang Pertandingan vs Bahrain

AKURAT.CO,Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengonfirmasi bahwa tim sedang menunggu kedatangan penjaga gawang Maarten Paes menjelang pertandingan penting dalam lanjutan putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia dijadwalkan bertemu dengan Bahrain di Stadion Nasional Bahrain pada Rabu, 10 Oktober 2024, pukul 23.00 WIB.
Sumardji menjelaskan bahwa Paes, yang saat ini bermain untuk klub FC Dallas, mengalami cedera ringan di pergelangan tangannya. Namun, proses pemulihannya terus dipantau secara ketat.
Baca Juga: Dibalik Sukses PEPARNAS XVII Solo, Peran Relawan dan Pengalaman Inspiratif
"Maarten Paes akan tiba di Bahrain besok siang, sekitar pukul 14.40 waktu setempat. Kami sudah berkoordinasi dengan dokter tim FC Dallas untuk memastikan kondisinya membaik sebelum dia terbang ke Bahrain," ujar Sumardji dalam sesi latihan Timnas di Bahrain pada Senin (8/10/2024).
Setibanya di Bahrain, Paes akan menjalani pemeriksaan medis lanjutan oleh dokter tim untuk menilai kesiapan fisiknya menghadapi Bahrain.
"Begitu Paes tiba, dokter akan langsung memeriksa kondisinya. Setelah itu, baru bisa diputuskan apakah dia bisa bermain atau tidak di laga nanti," tambah Sumardji.
Selain itu, Sumardji optimistis dengan kondisi fisik para pemain lainnya yang sudah bergabung dalam latihan.
Hingga sesi latihan kedua, Timnas Indonesia telah diperkuat oleh 26 pemain, dan semua pemain berada dalam kondisi baik.
Baca Juga: Atlet Jateng Sukses Raih 51 Medali di Hari Pertama PEPARNAS XVII Solo
"Alhamdulillah, kondisi tim sangat baik. Pemain berlatih dengan semangat dan tanpa beban. Ini juga berkat dukungan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang memberikan motivasi besar kepada tim," jelasnya.
Sumardji berharap Timnas Indonesia bisa tampil maksimal saat berhadapan dengan Bahrain dan membawa pulang poin penting dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Harapannya, tanggal 10 melawan Bahrain, tim bisa tampil all out dan membawa pulang poin," tegas Sumardji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









