Bek Timnas U23 Ferrari Kena Prank Dua Kali Wasit Shen Yinhao, Dulu Penalti Gaib Kini Gol ke Gawang Uzbekistan Dianulir di Piala Asia U23 2024

AKURAT.CO, Bek Timnas U23 Ferrari Kena Prank Dua Kali Wasit Shen Yinhao, Dulu Penalti Gaib Kini Gol ke Gawang Uzbekistan Dianulir di Piala Asia U23 2024
Hasil negatif diraih Timnas U23 Indonesia vs Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U23 usai kalah 0-2
Dalam laga ini gol Timnas U23 lewat bek Ferrari dianulir wasit karena offside, menariknya ini bukan kejadian pertama kalinya, wasit Shen Yinhao nge-prank Timnas Indonesia yang juga melibatkan Muhammad Ferrari.
Dikutip dari akun Instagram @forumwasitindonesia, Shen Yinhao merupakan wasit yang berada di bawah naungan Federasi Sepak Bola China.
Lahir di Shanghai, China, pada 6 November 1986, Shen Yinhao adalah sosok yang telah mencatatkan namanya dalam jagad sepak bola sebagai seorang wasit.
Saat ini, usianya telah menginjak 38 tahun, namun pengalamannya dalam bidang ini sudah sangat matang.
Shen Yinhao memulai debutnya sebagai wasit Liga Super China pada tahun 2016, saat usianya baru mencapai 30 tahun.
Dalam tempo yang singkat, dia telah mampu meraih tempat di panggung besar sepak bola.
Pada tahun 2018, Shen Yinhao mendapatkan lisensi wasit FIFA, membuka pintu untuk memimpin laga-laga internasional.
Sejak saat itu, dia telah menunjukkan kapabilitasnya dalam mengelola pertandingan di level global.
Pada salah satu momen yang paling diingat pecinta sepak bola tanah air, saat Shen Yinhao memimpin pertandingan antara Timnas Indonesia U-22 dan Kamboja pada matchday terakhir Grup A SEA Games 2023.
Namun, pertandingan tersebut tidak berjalan mulus dan penuh kontroversi.
Dalam pertandingan itu, Shen Yinhao membuat sejumlah keputusan yang memicu perdebatan.
Salah satunya terkait penunjukan titik putih sebagai penalti untuk Kamboja, setelah bek Muhammad Ferarri dianggap melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan.
Meskipun tayangan ulang menunjukkan bahwa pelanggaran tersebut terjadi di luar kotak penalti, namun Shen Yinhao tetap memutuskan untuk memberikan penalti karena pemain Kamboja sudah terjatuh di dalam kotak tersebut.
Beruntung bagi Timnas Indonesia U-22, eksekutor penalti dari Kamboja, Lim Pisoth, gagal mengeksekusi dengan baik.
Adi Satryo, kiper Timnas Indonesia U-22, yang saat ini bermain untuk klub PSIS Semarang, berhasil menghalau tendangannya dengan sempurna.
Keputusan-keputusan kontroversial seperti ini menempatkan Shen Yinhao di sorotan, memperdebatkan kualitas kepemimpinannya dalam mengelola pertandingan.
Kini nama Shen Yinhao dan Ferrari kembali bersinggungan
Usai gol bek Timnas U23 tersebut dianulir wasit asal China tersebut
Alasannya dari tayangan ulang Ramadhan Sananta sudah terjebak offside terlebih dulu, sebelum memberikan umpan kepada Ferrari dan berbuah gol
Terkejut dengan putusan wasit, mental para pemain Timnas U23 pun diduga menurun hingga akhirnya kebobolan 2 gol dan menyerah kalah atas Uzbekistan u23 di semifinal Piala Asia u23 2024
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1UPDATE Skor LIVE SCORE! Indonesia vs Singapura, Cek Hasil Babak Pertama Kedua Full Time di FIFA ASEAN Cup 2026, Malam Ini!
- 2Vietnam vs Filipina LIVE STREAMING GRATIS di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV FIFA ASEAN Cup 2026
- 3Prediksi SKOR Vietnam vs Filipina FIFA ASEAN Cup 2026: Head to HEAD - Susunan Pemain, Menang Siapa?
- 4Italia vs Belgia Live di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV Nations League 2026
- 5RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 6Prediksi Skor Turki vs Prancis: Era Baru Zidane Diuji, Tuan Rumah Incar Kejutan
- 7Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 8UPDATE! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 2 Peringkat Usai Bungkam Singapura 2-0, Dapat Tambahan 4,12 Poin
- 9F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 10UPDATE! Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Malaysia di Puncak, Indonesia Punya Misi Geser Harimau Malaya





