Pratama Arhan Tinggalkan Tokyo Verdy! CEO Yoyok Sukawi: Kalau Kembali ke Indonesia Sudah Pasti ke PSIS

AKURAT.CO, Pratama ArhanTinggalkan Tokyo Verdy! CEO Yoyok Sukawi: Kalau Kembali ke Indonesia Sudah Pasti ke PSIS
Bek kiri Timnas Indonesia Pratama Arhan dipastikan tinggalkan Tokyo Verdy, usai kontraknya habis tahun ini.
Kepastian ini ditegaskan agen Pratama Arhan, Dusan Bogdanovic, yang menegaskan jika mantan pemain PSIS Semarang tersebut meninggalkan Jepang pada tahun ini
Baca Juga: Penemuan Bayi Gegerkan Warga Jatirejo, Gunungpati
Pratama Arhan memulai perjalanan karir internasional dengan bergabung bersama Tokyo Verdy pada awal tahun 2022, yang saat itu bermain di Liga 2 Jepang atau J2 League
Di klub Jepang ini, Pratama Arhan dikontrak dengan durasi dua musim.
Kehadirannya di Jepang menjadi mungkin berkat kebijakan J.League Partner Nations yang membuat Arhan tidak dihitung sebagai pemain asing, karena berasal dari negara yang bekerja sama dengan kompetisi sepakbola Jepang.
Meski demikian, catatan penampilan Arhan selama dua musim di J2 League terhitung minim.
Dua penampilan dalam ajang Emperor’s Cup dan total 66 menit bermain di liga menjadi statistik yang mencolok.
Keputusan Pratama Arhan untuk meninggalkan Tokyo Verdy setelah klub tersebut promosi ke J1 League tentu membuat publik penasaran.
"Kompetisi J2 League sangat berkualitas tinggi. Habis ini kan Tokyo Verdy promosi ke J1 League, tapi kami akan pindah dari Tokyo Verdy. Rencana ini sudah dari dua sampai tiga bulan lalu," jelas Dusan
Baca Juga: Deadpool 3: Bocoran Foto Ungkap Kehadiran Karakter Mutant lain, Termasuk Sabretooth
Kini, ketertarikan klub-klub yang sudah menunggu tanda tangannya menjadi sorotan.
Bagaimana perjalanan karier Pratama Arhan selanjutnya? Apakah kepindahannya akan membuka babak baru dalam kariernya?
Pertanyaan ini menjadi misteri yang segera akan terpecahkan, seiring dengan pengumuman masa depannya dalam waktu dekat.
Kisah Pratama Arhan, pemain sepakbola yang tengah mencari arah baru di karier profesionalnya, tidak hanya menarik perhatian klub-klub di luar negeri, tetapi juga menjadi bahan diskusi di level manajemen di tanah air.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, ikut memberikan pandangannya terkait nasib mantan pemainnya tersebut.
Yoyok Sukawi, dalam pernyataannya, mengungkapkan bahwa saat ini ia tidak setuju dengan ide Pratama Arhan kembali ke Indonesia.
Menurutnya, talenta Arhan memiliki potensi yang luar biasa, dan lebih baik jika pemain tersebut tetap berkarir di luar negeri.
"Saya belum setuju, karena talenta dia jauh yang pemain lain. Jadi lebih baik di luar negeri dulu," ujar Yoyok Sukawi melalui akun TikToknya.
Baca Juga: Menemukan Keindahan dan Kenyamanan di 5 Cafe Hidden Gem Semarang
Pernyataan tersebut mencerminkan keyakinan Yoyok Sukawi terhadap potensi dan kualitas Pratama Arhan sebagai pemain sepakbola.
Meskipun begitu, CEO PSIS Semarang juga memberikan jaminan bahwa jika suatu saat Arhan memutuskan untuk kembali ke tanah air, PSIS Semarang dengan senang hati akan menyambutnya kembali.
"Tapi kalau dia mau kembali ke Indonesia, udah pasti dia kembali ke PSIS," tegasnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 7MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 8PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 9TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
- 10Terungkap dari CCTV, Kuasa Hukum Nathan Sebut Maher Diduga Pukul Anggota TNI dalam Keributan di Jl Veteran Semarang









