Derby Jatim Dipastikan Tetap di Stadion Gelora Bung Tomo

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah mengumumkan bahwa laga derby Jawa Timur (Jatim) yang akan mempertemukan Persebaya Surabaya dan Arema tetap akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (23/9).
Keputusan ini telah disampaikan oleh Erick kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan manajemen Persebaya.
"Sudah putus kemarin. Saya sudah telepon Pak Basuki, dan PT Liga," ujar Erick seusai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/9).
Baca Juga: PSSI Resmi Bentuk Satgas Antimafia Sepakbola, Netizen : Ada Akmal, Ngapain ??
Erick Thohir mengapresiasi langkah PT LIB dan Menteri PUPR yang dapat mengakomodasi keinginan suporter Persebaya, yang dikenal sebagai Bonek, untuk dapat menyaksikan dan mendukung tim kesayangannya secara langsung di GBT.
"Tentu silakan dipergunakan untuk Bonek, tapi saya harapkan juga mohon dijaga karena fasilitas ini akan dipergunakan untuk Piala Dunia U-17," ucap Erick.
Erick Thohir juga mengungkapkan bahwa GBT bersama dengan Stadion Jalak Harupat dan Stadion Manahan tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17. Oleh karena itu, Indonesia harus memastikan agar empat venue tersebut telah memenuhi standar yang diinginkan oleh FIFA untuk Piala Dunia U-17.
Baca Juga: Bandara Jenderal Ahmad Yani Gelar Latihan Modular
"Alhamdulillah kemarin saya sudah bicara, akhirnya ada titik temu, (perbaikan GBT) boleh diundur sehari, jadi 24 (September) sudah tidak boleh dipakai, termasuk di semua tempat lain yang menjadi tuan rumah," kata Erick.
Dengan keputusan ini, para penggemar sepak bola di Jatim dapat tetap menantikan pertandingan sengit antara Persebaya dan Arema di Stadion Gelora Bung Tomo, sementara stadion ini akan terus menjalani perbaikan agar memenuhi persyaratan Piala Dunia U-17 yang akan datang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









