TERKINI! Perang AS-Israel vs Iran Terus Berlanjut, Teheran Diguncang Serangan Udara Bertubi-tubi, Internet Diblokir

JATENG.AKURAT.CO, Perang antara Amerika Serikat–Israel melawan Iran kian memanas.
Serangan udara masih terus menghantam Teheran dan sejumlah kota lainnya, sementara para pemimpin Iran yang tersisa merapatkan barisan dan bersumpah membalas setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Dikutip dari Al Jazeera, gumpalan asap tebal terlihat membubung di atas kawasan permukiman ibu kota Iran menyusul gelombang serangan udara terbaru pada 1 Maret 2026.
Sejumlah ledakan terdengar di berbagai penjuru kota, menandai eskalasi konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Ibu Kota Diguncang, Internet Diblokir
Teheran diguncang berkali-kali pada Minggu, (1/3/026) setelah serangkaian serangan menghantam sejumlah lingkungan.
Militer Israel mengklaim pusat-pusat militer termasuk di antara target yang disasar.
Namun, otoritas Iran sejauh ini enggan merinci dampak serangan rudal tersebut.
Di saat bersamaan, konektivitas internet hampir sepenuhnya diblokir untuk hari kedua berturut-turut.
Serangan besar-besaran ini terjadi setelah Khamenei dan sejumlah komandan puncak Iran dilaporkan tewas di Teheran pada awal perang, Sabtu lalu.
Situasi ini memicu fase baru dalam dinamika politik internal Republik Islam.
Mekanisme Suksesi Mulai Dijalankan
Di tengah tekanan militer eksternal, elite tertinggi Iran menegaskan bahwa sistem teokrasi negara itu tetap berjalan sesuai mekanisme konstitusional.
Berdasarkan aturan pasca-Revolusi Islam 1979, lembaga ulama bernama Assembly of Experts bertugas memilih pemimpin tertinggi berikutnya.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa dewan kepemimpinan baru “telah mulai bekerja” setelah wafatnya Khamenei.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan proses tersebut diperkirakan rampung dalam hitungan hari.
Untuk sementara waktu, pemerintahan dijalankan oleh dewan beranggotakan tiga orang.
Selain Pezeshkian, anggota lainnya adalah Ketua Kehakiman Gholam-Hossein Mohseni-Ejei dan Ayatollah Alireza Arafi, yang juga merupakan anggota Guardian Council.
Penunjukan unsur ulama dalam dewan tersebut melibatkan Expediency Council.
Dalam pidato video pertamanya, Pezeshkian menyerukan para pendukung pemerintah untuk tetap solid dan berkumpul di masjid-masjid serta jalan-jalan utama kota meskipun situasi perang masih berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kolaborasi Huawei x Pop Mart: Nova 16 Pro dan Watch Fit 5 Hirono Edition Resmi Dirilis
- 2Jadwal Lengkap F1 GP Bahrain di Malaysia 2–4 Oktober 2026, Ada Live Streaming
- 3UPDATE Live Skor! PSIS vs Adhyaksa FC: Sundulan Miftahul Hamdi Bawa Laskar Mahesa Jenar Unggul 1-0 di Babak Pertama
- 4Cuma Dari YouTube, Reiga Luwes Menari Sampai Bikin Orang Tua Bangga
- 5Pakar Hukum Tata Negara Soroti Perkara Ijazah Gibran di MK: Dinilai Jadi Terobosan Hukum dan Menyisakan Persoalan Kewenangan
- 6Starting Grid MotoGP Jepang 2026: Jorge Martin Pole Position, Marc Marquez Membayangi di Posisi Kedua
- 7BAGANA Blora Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 65 KK Terdampak Kekeringan di Randublatung
- 8Jadwal MotoGP Jepang 2026 dan Cara Nonton Live Streaming: Persaingan Sengit Marc Marquez & Jorge Martin
- 9Prediksi Skor Persis Solo vs Kendal Tornado FC: Laskar Badai Pantura Diuji Atmosfer Panas Manahan
- 10Bukan Sekadar Pelantikan, MES Jateng Siapkan Ekonomi Syariah Tembus Pasar Global






