Semen Padang vs PSIS Semarang: Pertarungan Sengit di Awal Enam Laga Penentuan Nasib Kabau Sirah

JATENG.AKURAT.CO, Awan kelabu masih menggelayuti Semen Padang FC di kompetisi BRI Liga 1 2024/25.
Kekalahan dari PSM Makassar semakin memperburuk posisi tim berjuluk Kabau Sirah tersebut di papan bawah klasemen, membuat ancaman degradasi ke Liga 2 semakin nyata.
Sebagai tim dengan sejarah panjang dan pernah disegani di kancah sepak bola Tanah Air, performa Semen Padang musim ini jauh dari harapan.
Setelah kembali promosi ke Liga 1 pada musim 2024/25, mereka justru tertatih-tatih di zona degradasi.
Kekalahan telak dari Dewa United FC menjadi salah satu momen kelam yang semakin memperburuk citra tim asal Sumatera Barat ini.
Meskipun demikian, asa untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia masih belum sepenuhnya padam.
Semen Padang memiliki enam pertandingan sisa yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendulang poin dan menjauhi zona merah.
Baca Juga: Jaga Momentum Usai Imbang Lawan Persija, Persebaya Fokus Penuh Hadapi Madura United di GBT
Jadwal enam laga sisa Semen Padang terbilang berat. Mereka akan menjamu PSIS Semarang, kemudian bertandang ke markas Persija Jakarta, sebelum kembali bermain di kandang menjamu Madura United FC pada awal Mei 2025.
Setelah itu, mereka akan bertolak ke Surabaya untuk menghadapi Persebaya, menjamu Persik Kediri, dan mengakhiri musim dengan bertandang ke markas Arema FC.
Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah dalam perjuangan untuk bertahan di BRI Liga 1.
Arsitek asal Portugal yang pernah menangani Arema FC dan RANS Nusantara FC ini enggan mengibarkan bendera putih dan berharap Kabau Sirah mampu bangkit di sisa pertandingan.
"Yang pasti, saya berharap kita bisa berjuang di pertandingan-pertandingan berikutnya," ujar Almeida dengan nada penuh harapan.
Para suporter setia Semen Padang tentu berharap keajaiban akan terjadi di sisa enam pertandingan ini.
Mereka berharap para pemain mampu menunjukkan semangat pantang menyerah dan meraih hasil positif demi menjaga marwah sepak bola Sumatera di kasta tertinggi kompetisi Tanah Air.
Perjuangan berat menanti Kabau Sirah untuk menghindari nasib tragis degradasi yang pernah mereka alami sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 10Persijap Kian Merana, Kalah Kandang di Tangan Garudayaksa FC, Jurang Degradasi Kian Dekat, Skor Akhir 1-2








